Dalam era Industri 4.0, literasi ekonomi dan keuangan serta perilaku keuangan yang bijaksana menjadi semakin penting dalam mengelola keuangan. Kecerdasan keuangan, yaitu kemampuan individu untuk mengelola segala sumber daya yang dimilikinya untuk mencapai kebebasan finansial, menjadi krusial dalam kehidupan modern. Survei Literasi Keuangan dan Inklusi Nasional 2022 oleh Otoritas Jasa Keuangan Indonesia menunjukkan peningkatan signifikan dalam indeks literasi keuangan dan inklusi dibandingkan tahun 2019. Tingkat literasi keuangan yang lebih tinggi berkaitan erat dengan bagaimana individu mengelola, merencanakan, dan mengendalikan keuangan mereka untuk memastikan finansial mereka stabil baik saat ini maupun di masa yang akan datang. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh yang dimiliki oleh literasi keuangan terhadap perilaku keuangan mahasiswa program studi manajemen sumber daya manusia aparatur (MSDMA) angkatan 2022 di Politeknik STIA LAN Jakarta. Untuk mengetahui besarnya pengaruh literasi keuangan terhadap perilaku keuangan mahasiswa, penulis menggunakan metode kuantitatif yang menggunakan angket atau kuesioner untuk melakukan pengumpulan data. Data yang telah dikumpulkan kemudian diolah menggunakan software IBM SPSS versi 27. Populasi penelitian adalah 30 mahasiswa MSDMA angkatan 2022. Berdasarkan hasil pengolahan data, terdapat pengaruh literasi keuangan sebesar 39,8% dengan nilai t hitung sebesar 4.302 lebih rendah dari t tabel yaitu 2.048 dengan tingkat signifikansi (0.000) lebih rendah dari 0.05.