Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

Analisis Pengaruh Literasi Keuangan Terhadap Perilaku Keuangan Mahasiswa Politeknik STIA LAN Jakarta Kemas Ahmad Fadhilah; Dian Indriyani
Indonesian Journal of Economics Management and Accounting Vol. 1 No. 5 (2023): IJEMA - Mei 2024
Publisher : PT. INOVASI TEKNOLOGI KOMPUTER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam era Industri 4.0, literasi ekonomi dan keuangan serta perilaku keuangan yang bijaksana menjadi semakin penting dalam mengelola keuangan. Kecerdasan keuangan, yaitu kemampuan individu untuk mengelola segala sumber daya yang dimilikinya untuk mencapai kebebasan finansial, menjadi krusial dalam kehidupan modern. Survei Literasi Keuangan dan Inklusi Nasional 2022 oleh Otoritas Jasa Keuangan Indonesia menunjukkan peningkatan signifikan dalam indeks literasi keuangan dan inklusi dibandingkan tahun 2019. Tingkat literasi keuangan yang lebih tinggi berkaitan erat dengan bagaimana individu mengelola, merencanakan, dan mengendalikan keuangan mereka untuk memastikan finansial mereka stabil baik saat ini maupun di masa yang akan datang. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh yang dimiliki oleh literasi keuangan terhadap perilaku keuangan mahasiswa program studi manajemen sumber daya manusia aparatur (MSDMA) angkatan 2022 di Politeknik STIA LAN Jakarta. Untuk mengetahui besarnya pengaruh literasi keuangan terhadap perilaku keuangan mahasiswa, penulis menggunakan metode kuantitatif yang menggunakan angket atau kuesioner untuk melakukan pengumpulan data. Data yang telah dikumpulkan kemudian diolah menggunakan software IBM SPSS versi 27. Populasi penelitian adalah 30 mahasiswa MSDMA angkatan 2022. Berdasarkan hasil pengolahan data, terdapat pengaruh literasi keuangan sebesar 39,8% dengan nilai t hitung sebesar 4.302 lebih rendah dari t tabel yaitu 2.048 dengan tingkat signifikansi (0.000) lebih rendah dari 0.05.
Peran Kepemimpinan Organisasi Mahasiswa Terhadap Solidaritas Mahasiswa di Lingkungan Politeknik STIA LAN Jakarta Aulia Afifa Pratiwi; Dian Indriyani
Indonesian Journal of Economics Management and Accounting Vol. 1 No. 5 (2023): IJEMA - Mei 2024
Publisher : PT. INOVASI TEKNOLOGI KOMPUTER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Disetiap organisasi pasti mempunyai seorang kepemimpinan untuk Setiap organisasi pasti mempunyai seorang pemimpin untuk memimpin organisasinya. Dengan demikian, kepemimpinan merupakan salah satu faktor kunci yang mendorong terwujudnya kebersamaan di kalangan peserta didik. Namun masih banyak mahasiswa yang kurang berinteraksi sehingga menimbulkan beberapa kesenjangan yang terjadi di beberapa universitas lain. Pertama, kurangnya keterlibatan dalam kegiatan membuat siswa menjadi tidak aktif dan kehilangan peluang yang sangat penting di masa depan. Selanjutnya perasaan kesepian, kesenjangan yang paling sering terjadi di lingkungan perkuliahan ini membuat mahasiswa merasa kurang memiliki rasa kebersamaan yang mungkin mengakibatkan mahasiswa tersebut mengalami stres dan kesulitan menyesuaikan diri dengan lingkungan perkuliahan. Dengan memiliki gaya kepemimpinan yang baik, seorang pemimpin mampu menginspirasi dan memotivasi anggota internal dan eksternal untuk bekerja sama secara efektif. Misalnya, seorang pemimpin yang visioner dapat merumuskan program-program yang relevan dan bermanfaat bagi seluruh peserta didik, sehingga meningkatkan rasa kebersamaan dan solidaritas di antara mereka. Selain itu, seorang pemimpin yang memiliki kemampuan komunikasi yang baik juga mampu menjalin hubungan yang harmonis dengan siswa sehingga tercipta lingkungan yang kondusif untuk berkolaborasi dan bekerja sama secara efektif. Oleh karena itu, penelitian ini tertarik untuk mengambil judul Pengaruh Kepemimpinan Mahasiswa Terhadap Kebersamaan Mahasiswa Aparatur Manajemen Sumber Daya Manusia Sekolah Administrasi NIPA
Peran Gaya Mengajar Dosen Terhadap Prestasi Mahasiswa Nafida Rizkia Husna; Dian Indriyani
Indonesian Journal of Economics Management and Accounting Vol. 1 No. 5 (2023): IJEMA - Mei 2024
Publisher : PT. INOVASI TEKNOLOGI KOMPUTER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Gaya mengajar dosen menjadi salah satu pengaruh terhadap prestasi mahasiswa, dosen harus memiliki peran aktif dan penting dalam pembelajaran mahasiswa. Setiap dosen memiliki ciri khas gaya mengajar yang berbeda-beda. Terdapat salah satu faktor pendukung pembelajaran yaitu teknologi. Seiring perkembangan zaman, teknologi semakin menjadi berkembang pesat. Tetapi hal ini juga menjadikan tantangan para dosen untuk mengajar mahasiswanya. Dosen dituntut untuk mengajar para mahasiswa dengan sekreatif mungkin dan harus mengikuti perkembangan zaman. Berdasarkan hal tersebut, peneliti memiliki ketertarikan untuk meneliti pengaruh gaya mengajar dosen terhadap prestasi mahasiswa. Hal ini disebabkan karena pengaruh gaya mengajar terhadap prestasi mahasiswa sangat relevan dengan semua para mahasiswa. Peneliti menggunakan metode kualitatif dengan wawancara sebanyak 5 mahasiswa Politeknik STIA LAN Jakarta yang kemudian dilanjut dengan metode observasi dan dokumentasi, yang dimana nantinya hasil dari wawancara tersebut akan diamati secara mendalam dan akan di dokumentasi sebagai bukti dari metode-metode yang sebelumnya telah dilakukan. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa gaya mengajar dosen berperan atau tidak berperan pada prestasi mahasiswa. Kesimpulan dari penelitian ini adalah gaya mengajar dosen menurut mahasiswa yang paling efektif adalah dengan gaya mengajar kinestetik, dengan adanya gaya mengajar ini dapat mendorong peningkatan prestasi mahasiswa
Implementasi Talent Management Dalam Rangka Mewujudkan ASN Berkualitas Di Lembaga Administrasi Negara Naurah Awaliyah Nur Afifah; Dian Indriyani
Indonesian Journal of Economics Management and Accounting Vol. 1 No. 6 (2024): IJEMA - Juni 2024
Publisher : PT. INOVASI TEKNOLOGI KOMPUTER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Untuk mendukung program tersebut dibutuhkan selain dari smart teknologi tapi dibutuhkan juga smart ASN supaya sejajar dengan negara-negara berkembang lainnya. Maka dari itu terciptalah reformasi birokrasi 4.0 oleh pemerintah dalam 2 periode ini di masa Jokowi, yang tujuannya menjadi akselerasi untuk mempercepat pemerintahan. Salah satunya menjadikan pemerintahan dengan program word class ASN yang dijabarkan dari diturunkan ke instansi-instansi kementerian Lembaga. Karena reformasi birokrasi telah beberapa tahun berjalan namun belum diketahui secara implementasi dan praktiknya secara detail apakah sudah sesuai dengan program yang direncanakan. Oleh karena itu peneliti akan membahas lebih lanjut mengenai implementasi Talent Management dalam rangka mewujudkan ASN berkualitas di Lembaga Administrasi Negara. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif dengan menggunakan triangulasi data dengan dokumentasi, wawancara, kemudian observasi yang mendalam di salah satu instansi di Indonesia. Hasil dari triangulasi data wawancara tersebut kemudian akan dianlisis yang diharapkan akan bermanfaat kepada pemangku kebijakan untuk menjadi landasan acuan untuk memperbaiki program di masa depan. Kesimpulannya peran dari pemangku kebijakan dan seluruh elemen instansi akan menentukan keberhasilan talent management. Beberapa titik krusial dalam sosialisasi berkelanjutan perlu dikembangkan. Beberapa tantangan yang akan dibutuhkan dimasa mendatang juga menjadi perhatian agar pemerintah dapat lebih aware mengantisipasinya
Peran Kejenuhan Belajar Terhadap Motivasi Belajar Mahasiswa Prodi MSDMA Dzakirah Rida Sulaeman; Dian Indriyani
Nusantara Journal of Multidisciplinary Science Vol. 1 No. 11 (2024): NJMS - Juni 2024
Publisher : PT. Inovasi Teknologi Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kejenuhan belajar biasa saat ini sering terjadi pada mahasiswa. Hal ini biasanya disebabkan oleh mahasiswa yang merasa terbebani secara emosional, fisik, dan mental yang dapat memberikan dampak negatif seperti penurunan prestasi belajar, bolos saat jam pelajaran, kuliah hanya untuk mengisi absensi dan keluar masuk kelas dengan alasan yang tidak jelas sat jam pembelajaran jika hal ini dibiarkan dapat juga membuat mahasiswa tertinggal materi yang diajarkan sehingga dapat menimbulkan dampak negatif lainnya yaitu stress dan sulit menyesuaikan diri dengan pembelajaran yng ada. Usaha yang dapat dilakukan untuk mengatasi kejenuhan serta dapat mengembalikan motivasi belajar adalah self-elficacy atau efikasi diri, yaitu keyakinan bahwa ia dapat mengetahui kemampuannya dalam mengatasi masalah dan dapat mengontrol diri dari fase kejenuhan (burnout). Self-efficacy dapa berupa dukungan moral & fisik dari orang terdekat seperti teman, orang tua, maupun dosen. ketika mahasiswa percaya memiliki kemampuan mengatasi masalah & mengontrol tindakan sendiri sehingga mahasiswa lebih produktif dan memiliki konsentrasi yang tinggi. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan triangulasi data berupa observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kejenuhan belajar mahasiswa berasal dari stress/beban belajar yang berlebihan dan mahasiswa termotivasi oleh metode belajar bervariatif yang disampaikan oleh dosen. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa situasi dan kondisi yang dialami mahasiswa yang menyebabkan kejenuhan belajar berperan terhadap motivasi belajar.
Peran Kualitas Tidur Terhadap Konsentrasi Belajar Mahasiswa Politeknik STIA LAN Jakarta Haical Azka Gifahrianto; Debora Tarigas Sakiu; Kayla Aura khairunnisa; Dian Indriyani
Nusantara Journal of Multidisciplinary Science Vol. 1 No. 11 (2024): NJMS - Juni 2024
Publisher : PT. Inovasi Teknologi Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tidur merupakan kebutuhan biologis penting bagi kehidupan manusia, terutama bagi mahasiswa yang membutuhkan konsentrasi optimal dalam pembelajaran. Namun, masih banyak mahasiswa yang mengalami kurang tidur, mengakibatkan berbagai masalah seperti kurangnya fokus, depresi, obesitas, dan penurunan daya ingat. Ahli neurosains Kristen Willeumier PhD merekomendasikan tidur selama tujuh sampai sembilan jam setiap malam, dengan jendela tidur ideal antara jam sepuluh malam hingga pukul enam pagi. Data survei terhadap sepuluh mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Baiturahmah Padang menunjukkan bahwa rata-rata mahasiswa mengalami kualitas tidur yang buruk, kurang dari tujuh sampai delapan jam per hari. Oleh karena itu, penting bagi mahasiswa untuk memprioritaskan tidur yang cukup guna meningkatkan konsentrasi dan kinerja akademis mereka.
Pengaruh Keaktifan Mahasiswa Dalam Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Terhadap Kualitas Belajar Mahasiswa/I Politeknik STIA LAN Jakarta Program Studi Manajemen Sumber Daya Manusia Aparatur Safira Tresa Kayla; Dian Indriyani
Nusantara Journal of Multidisciplinary Science Vol. 1 No. 11 (2024): NJMS - Juni 2024
Publisher : PT. Inovasi Teknologi Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perguruan tinggi di indonesia mengalami perkembangan yang signifikan, semakin banyak perguruan tinggi yang memperluas kurikulum untuk mencakup pengembangan keterampilan tambahan di luar ranah akademik. Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) merupakan salah satu aspek yang mendapat perhatian dalam memfasilitasi pertumbuhan mahasiswa secara holistik. Badan Pusat Statistik (BPS) telah melakukan riset bahwa pendidikan tinggi di Indonesia terus mengalami pertumbuhan yang signifikan dari tahun ke tahun. Pertumbuhan jumlah mahasiswa memiliki korelasi dengan berpartisipasi dalam kegiatan UKM, hal ini tentunya memberikan dampak terhadap kualitas belajar mahasiswa. Dampak yang sangat dirasakan yaitu bahwa banyak sekali para mahasiswa yang terlalu memprioritaskan kegiatan UKM dan melupakan tanggung jawabnya sebagai seorang mahasiswa. Padahal kegiatan UKM memiliki kelebihan untuk para mahasiswa, seperti menambah relasi, menambah pengalaman dan juga meningkatkan skill dan pengetahuan, jika mahasiswa dapat memanajemen waktu, pastinya mahasiswa tersebut akan merasakan keuntungan dari kedua hal tersebut. hal inilah yang menjadikan tantang bagi para mahasiswa. Berdasarkan hal tersebut, peneliti memiliki ketertarikan untuk meneliti Pengaruh Keaktifan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Terhadap Kualitas Belajar Mahasiswa/i. Hal ini disebabkan karena Pengaruh Keaktifan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Terhadap Kualitas Belajar Mahasiswa/I sangat relevan dengan semua para mahasiswa.
Studi Kasus: Dampak Keharmonisan Keluarga Terhadap Motivasi Belajar Mahasiswa Politeknik STIA LAN Jakarta Nada Shatara Martiza; Dian Indriyani
Nusantara Journal of Multidisciplinary Science Vol. 1 No. 11 (2024): NJMS - Juni 2024
Publisher : PT. Inovasi Teknologi Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi dampak keharmonisan keluarga terhadap motivasi belajar mahasiswa di POLITEKNIK STIA LAN Jakarta. Metodologi penelitian kualitatif digunakan dengan menggunakan studi kasus mendalam terhadap sejumlah mahasiswa di POLITEKNIK STIA LAN JAKARTA. Pendekatan kualitatif dipilih karena memungkinkan peneliti untuk memperoleh pemahaman yang mendalam tentang pengalaman individu dalam konteks keharmonisan keluarga dan motivasi belajar. Data yang dikumpulkan melalui wawancara mendalam dan observasi partisipatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keharmonisan keluarga memiliki dampak yang signifikan terhadap motivasi belajar terhadap motivasi belajar mahasiswa. Suasana harmonis di dalam keluarga memberikan dukungan emosional yang penting bagi mahasiswa, meningkatkan kepercayaan diri dan rasa aman emosional mereka. Keluarga yang harmonis juga menciptakan lingkungan yang memungkinkan pembelajaran yang efektif.