Raqika Salsabila Putri
Universitas Negeri Surabaya

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Investasi Berkelanjutan terhadap Nilai Pasar Perusahaan di Sektor Food and Beverage Raqika Salsabila Putri; Agustina Dewi Indriani
Indonesian Journal of Economics Management and Accounting Vol. 2 No. 1 (2025): IJEMA - Januari 2025
Publisher : PT. INOVASI TEKNOLOGI KOMPUTER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi pengaruh investasi berkelanjutan terhadap nilai pasar perusahaan di sektor food and beverage. Pendekatan Kuantitatif digunakan dengan data dari laporan keberlanjutan dan laporan keuangan tahunan empat perusahaan yaitu Garuda Food, Mayora, Indofood, dan Unilever. Analisis statistik mencangkup regresi linear untuk menguji hubungan antara indikator keberlanjutan dengan nilai pasar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa investasi berkelanjutan memiliki dampak positif dan signifikan terhadap nilai pasar perusahaan dengan implikasii praktis untuk meningkatkan daya saing di pasar global
PROFITABILITY PARADOX PASCA DIVERSIFIKASI USAHA: PERTUMBUHAN PENDAPATAN, STRUKTUR BIAYA, DAN PROFITABILITAS PT SINGARAJA PUTRA TBK Ahmad Fahre Zamil Saputra; Alisa; Raqika Salsabila Putri; Risky Budianto
Jurnal Ekonomi Manajemen Dan Bisnis (JEMB) Vol. 4 No. 2 (2026): November
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jemb.v4i2.9336

Abstract

Penelitian ini menganalisis profitability paradox pasca diversifikasi usaha pada PT Singaraja Putra Tbk (SINI), yaitu kondisi ketika pertumbuhan pendapatan tidak diikuti oleh perbaikan profitabilitas. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan desain studi kasus tunggal runtut waktu berdasarkan laporan keuangan konsolidasian SINI periode 2021-2025. Analisis dilakukan melalui analisis horizontal, analisis vertikal, analisis rasio, profit bridge, dan analisis bauran segmen untuk mengidentifikasi sumber tekanan laba setelah diversifikasi ke pertambangan batu bara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendapatan meningkat dari Rp380,34 miliar pada 2021 menjadi Rp534,02 miliar pada 2025, tetapi laba bruto justru menurun secara majemuk sebesar 0,97% per tahun. Profitability paradox terjadi pada 2024 dan 2025 ketika pendapatan meningkat masing-masing 46,31% dan 22,72%, sementara rugi bersih semakin besar. Beban keuangan menjadi sumber tekanan utama, dengan kontribusi sebesar 75,7% terhadap penurunan margin laba bersih periode 2022-2025, diikuti pelemahan margin bruto sebesar 39,4%. Temuan menunjukkan bahwa diversifikasi meningkatkan pendapatan, tetapi belum menghasilkan perbaikan profitabilitas karena tekanan margin dan terutama beban pendanaan.