p-Index From 2021 - 2026
0.408
P-Index
This Author published in this journals
All Journal IJEMA
Putri Sabila
Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Peran Bantuan Sosial Dalam Mengurangi Ketimpangan Antar 34 Provinsi Di Indonesia Pada Tahun 2018-2024 Putri Sabila; Nasywa Febriane; Keisya Inayah; Wahyu Destiani; Muhammad Ariel Fattah
Indonesian Journal of Economics Management and Accounting Vol. 2 No. 7 (2025): IJEMA - Juli 2025
Publisher : PT. INOVASI TEKNOLOGI KOMPUTER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ketimpangan ekonomi antarprovinsi masih menjadi tantangan dalam pembangunan nasional di Indonesia. Bantuan sosial sebagai instrumen fiskal diharapkan mampu mengurangi ketimpangan melalui peningkatan kesejahteraan kelompok miskin. Penelitian ini menganalisis peran bantuan sosial terhadap ketimpangan di 34 provinsi Indonesia selama 2018–2024 dengan menggunakan data panel dan regresi efek tetap serta efek acak. Hasil menunjukkan bahwa bantuan sosial berpengaruh negatif dan signifikan terhadap Rasio Gini, meskipun efektivitasnya bervariasi antar wilayah. Temuan ini menekankan pentingnya optimalisasi penyaluran bantuan sosial dan sinergi dengan program pemberdayaan ekonomi.
Dampak Konsentrasi Pm2.5 Terhadap Harapan Hidup Di Negara-Negara Asean: Analisis Data Panel Tahun 2005-2020 Putri Sabila; Nasywa Febriane; Keisya Inayah; Wahyu Destiani; Fitri Amalia
Indonesian Journal of Economics Management and Accounting Vol. 2 No. 11 (2025): IJEMA - November 2025
Publisher : PT. INOVASI TEKNOLOGI KOMPUTER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Polusi udara, terutama PM2.5, menjadi ancaman serius bagi kesehatan masyarakat di ASEAN seiring pesatnya pertumbuhan ekonomi dan industrialisasi. Penelitian ini menganalisis pengaruh PM2.5 terhadap harapan hidup di sepuluh negara ASEAN periode 2005-2020 menggunakan data panel dari World Development Indicators. Estimasi dengan model Fixed Effects menunjukkan bahwa PM2.5 berpengaruh negatif signifikan, di mana peningkatan 1 μg/m³ PM2.5 menurunkan harapan hidup sebesar 0,145 tahun. Pengeluaran kesehatan per kapita berpengaruh positif signifikan, sementara urbanisasi memberikan dampak positif marginal. Hasil ini menegaskan adanya beban kesehatan yang lebih besar pada negara berpendapatan rendah. Penelitian merekomendasikan penguatan regulasi emisi, peningkatan investasi kesehatan, dan kerjasama regional sebagai langkah strategis untuk meningkatkan harapan hidup dan mendukung pencapaian Sustainable Development Goals di kawasan ASEAN