Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PERAN PENGETAHUAN IBU DAN FAKTOR DEMOGRAFI DALAM PELAKSANAAN PROGRAM PENGENDALIAN DIABETES MELITUS PADA ANAK DI KABUPATEN LANGKAT Afiatika Ahsani; Lily Putri Marito
Jurnal Ilmiah Keperawatan IMELDA Vol. 12 No. 1 (2026): Jurnal Ilmiah Keperawatan IMELDA
Publisher : Program Studi S1/DIII-Keperawatan Universitas Imelda Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52943/jikeperawatan.v12i1.2241

Abstract

Parental knowledge is an important factor in the success of the Diabetes Mellitus (DM) Control Program in children. A good understanding enables mothers to effectively implement preventive measures, monitoring, and routine management. The aim of this study was to map the level of mothers' knowledge about DM and the DM control program in children, identify barriers to program implementation, and analyze the relationship between mothers' knowledge and demographic factors with the implementation of the DM control program in Langkat District. This study used a quantitative descriptive cross-sectional design with 45 mothers selected through purposive sampling. This research was conducted in March-May 2025 at the Puskesmas Stabat Lama. Data were collected through a structured questionnaire measuring four variables: knowledge of symptom recognition, prevention strategies, blood sugar monitoring, and diet management, as well as program implementation scores. Data analysis was conducted using descriptive statistics, Pearson's correlation test, and analysis of the relationship between demographic factors (age and education) and perceived barriers to implementation. The results showed that mothers' overall knowledge was moderate to high, with the highest scores in blood sugar monitoring and prevention. The main barriers included limited information, time constraints, lack of family support, and practical skills. Correlation analysis showed a moderate positive relationship between mothers' knowledge levels and program implementation (r = 0.452, p = 0.003). The conclusion of this study is that mothers' knowledge of diabetes control programs in children is moderate to high (75.6% - 85%). Several major inhibiting factors in implementing diabetes control programs in children include limited access to information, limited medical and adequate health facilities, and economic hardship.  
Faktor Yang Berhubungan Dengan Kepuasan Pasien dalam Menggunakan SIMRS di Ruang Pendaftaran Online Rumah Sakit Islam Malahayati Medan Tri Budiarti; Anggi Maulida Sari; Cut Roza Asminanda; Lily Putri Marito; Ahmad Yani
Jurnal Ners Vol. 10 No. 3 (2026): JULI 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i3.59641

Abstract

Kepuasan pasien mengenai Sistem Informasi terhadap Manajemen Rumah Sakit (SIMRS) dirumah sakit merupakan komponen utama untuk menilai tingkat kepuasan pasien. Pemicu komponen yang mempengaruhi kepuasan penggunaan SIMRS meliputi kualitas sistem, dan kualitas informasi, serta kualitas dalam peayanan. Masalah dari pasien yang melakukan pendaftaran secara manual dimana pasien tidak dapat melaksanakan pendaftaran melalui secara online Penelitian ini bertujuan agar dapat mengetahui berbagai Faktor apa saja Yang Berhubungan dengan Tingkat Kepuasan Pasien terhadap menggunakan SIMRS diruang Pendaftaran Online Rumah Sakit Islam Malahayati Medan. Penelitian ini dilakukan pada Maret–April 2026 dengan memakai metode penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif atau berdasarkan jumlah dan diketahui sejumlah 62 responden. Hasil penelitian ini melihatkan 62 responden yang mengatakan bahwa mutu sistem terdapat dikategorikan sebagai kurang baik sebanyak 27 responden (43,7%), baik sebanyak 35 responden (56,3%), dan kualitas informasi dinilai kurang baik sebanyak 38 responden (62,5%), baik sebanyak 24 responden (37,5%), kualitas layanan yang memberikan penilaian kurang puas sejumlah 35 responden (59,4%) dan puas sebanyak 27 responden (40,6%), serta kepuasan pasien dalam menggunakan SIMRS di dalam ruangan pendaftaran secara online dikategorikan sebagai katagorikan kurang baik sebanyak 28 responden (43,7%), baik sebanyak 34 responden (56,3%).