Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Ekstraksi Topik dan Deteksi Keberpihakan Portal Berita: Pendekatan Inverted Pyramid Prompting Menggunakan DeepSeek: Pendekatan Inverted Pyramid Prompting Menggunakan DeepSeek Hullio Kaisar Leisina; Faisal Farobi Ahmad; Suprianto; Hendra Supendar; Riza Fahlapi
Jurnal Komputer Teknologi Informasi Sistem Komputer (JUKTISI) Vol. 5 No. 1 (2026): Juni 2026
Publisher : LKP KARYA PRIMA KURSUS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62712/juktisi.v5i1.1218

Abstract

Media daring turut membentuk persepsi publik melalui pilihan isu dan cara pembingkaian pemberitaan, sehingga pemetaan kecenderungan keberpihakannya menjadi penting namun sulit dilakukan secara manual pada volume berita yang besar. Metode pembelajaran mesin klasik terkendala dalam menemukan topik yang belum diketahui dan mendeteksi sikap tersirat tanpa pelabelan manual yang masif. Penelitian ini bertujuan menemukan isu dominan dan mengklasifikasikan keberpihakan dua portal berita, yaitu Detik.com dan Kompas.com, terhadap pemerintah menggunakan model bahasa besar DeepSeek. Berita dikumpulkan melalui scraping tanpa kata kunci pada periode 1–31 Mei 2026, menghasilkan 27.789 artikel (2.200 dari Detik.com dan 25.589 dari Kompas.com). Untuk mengatasi batas token dan biaya, diterapkan ekstraksi teras berita berbasis prinsip piramida terbalik (inverted pyramid) dan two-pass prompting yang didukung context caching, sementara penemuan topik dan deteksi sikap dijalankan melalui prompting bertahap. Pemrosesan seluruh korpus menggunakan model deepseek-v4-flash hanya menelan biaya sebesar USD 1,56 atau diperkirakan sekitar 82% lebih hemat dibanding pemrosesan teks utuh. Pada evaluasi terhadap gold standard hasil anotasi manual (n = 12), klasifikasi sikap memperoleh akurasi 91,67% dan F1-Score makro 0,930. Pemetaan keberpihakan mengungkap bahwa mayoritas pemberitaan bersifat netral, dengan proporsi Pro-Pemerintah lebih tinggi pada Detik.com (32,9%) sementara proporsi Non-Pro-Pemerintah lebih tinggi pada Kompas.com (8,4%). Penelitian ini menunjukkan bahwa kombinasi DeepSeek, inverted pyramid, dan two-pass prompting merupakan pendekatan yang efektif dan efisien untuk analisis wacana media berskala besar tanpa pelabelan manual.