Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisa dan Visualisasi Data Pengiriman Kontainer Menggunakan Bahasa Pemrograman R dan Tableau Dana Saputra Purba; Karyawaty Gultom
Jurnal Minfo Polgan Vol. 14 No. 1 (2025): Artikel Penelitian
Publisher : Politeknik Ganesha Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33395/jmp.v14i1.14797

Abstract

Pengiriman kontainer dari Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sei Mangkei ke Pelabuhan Belawan merupakan bagian penting dalam sistem logistik nasional. Pemilihan moda transportasi yang efisien berpengaruh besar terhadap biaya operasional dan dampak lingkungan, khususnya emisi karbon. Penelitian ini bertujuan membandingkan efisiensi antara moda transportasi kereta api dan truk berdasarkan konsumsi bahan bakar, biaya, dan emisi karbon. Data historis pengiriman kontainer dari PT Sei Mangkei Nusantara Tiga dianalisis menggunakan metode bahasa pemrograman R dengan bantuan pustaka tidyverse, sementara visualisasi data dilakukan melalui Tableau. Data tambahan mengenai konsumsi bahan bakar dan emisi karbon diperoleh dari berbagai sumber terpercaya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengiriman kontainer menggunakan kereta api lebih hemat bahan bakar dan menghasilkan emisi karbon yang lebih rendah dibandingkan dengan truk. Untuk pengangkutan 24 kontainer sejauh 136–137 km, kereta api mengonsumsi 340–476 liter BBM, sedangkan truk membutuhkan 657,6–1.084,8 liter. Dari sisi biaya, kereta api memerlukan Rp2,3–3,2 juta, sementara truk mencapai Rp4,4–7,3 juta. Emisi karbon dari kereta api tercatat sebesar 476–671,2 kg CO₂, sedangkan truk menghasilkan 920,64–1.529,56 kg CO₂. Artinya, truk menghasilkan hampir dua kali lipat emisi dibandingkan kereta api. Selain itu, penggunaan kereta api juga berkontribusi dalam mengurangi kemacetan lalu lintas akibat berkurangnya jumlah kendaraan berat di jalan. Temuan ini merekomendasikan penggunaan kereta api sebagai moda transportasi logistik yang lebih efisien dan ramah lingkungan.
PENGARUH FREKUENSI PENGGUNAAN MEDIA DIGITAL GOOGLE CLASSROOM DAN MOTIVASI BELAJAR TERHADAP SELF-EFFICACY KEMAMPUAN BAHASA INGGRIS MAHASISWA AKADEMI MANAJEMEN INFORMATIKA DAN KOMPUTER POLIBISNIS Karyawaty Gultom; Hanafi Asnan; Laina tussifah Santoso
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol. 9 No. 3 (2026): June 2026
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v9i3.6405

Abstract

Abstract: This research aims to investigate the way learning motivation and the intensity of utilizing the digital platform Google Classroom influence the English language self-efficacy of AMIK Polibisnis students. The study applied a quantitative approach with an ex-post facto causal design. A total of 30 students were selected as the sample through purposive sampling. The instrument was a five-point Likert scale questionnaire that had undergone validity and reliability testing. Data were analyzed using simple linear regression and multiple linear regression. The findings revealed that learning motivation had a positive and significant effect (sig. 0.001), the level of Google Classroom use also positively and significantly impacted self-efficacy (sig. 0.000), and both variables together exerted a significant influence (sig. 0.000183) with a 32.2% contribution. The results indicate that students' confidence in their English competence grows as the frequency of accessing Google Classroom and their learning drive increase. Consequently, continuously optimizing the use of Google Classroom and fostering learning enthusiasm are crucial steps to strengthen students' self-belief in English learning within higher education institutions.  Keywords: Google Classroom; Learning Motivation; Self-Efficacy; English Ability   Abstrak: Tujuan studi ini adalah untuk mengkaji bagaimana motivasi belajar dan intensitas pemanfaatan media digital Google Classroom memengaruhi keyakinan diri (self-efficacy) berbahasa Inggris mahasiswa AMIK Polibisnis. Riset ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain kausalitas ex-post facto. Sampel terdiri dari 30 mahasiswa yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Instrumen yang digunakan berupa angket berskala Likert lima tingkat yang telah melewati pengujian validitas dan reliabilitas. Analisis data dilakukan dengan regresi linier sederhana dan regresi linier berganda. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa motivasi belajar memberikan dampak positif dan signifikan (sig. 0,001), intensitas penggunaan Google Classroom juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap efikasi diri (sig. 0,000), dan kedua variabel secara bersamaan memberikan pengaruh yang signifikan (sig. 0,000183) dengan kontribusi sebesar 32,2%. Temuan studi memperlihatkan bahwa keyakinan diri mahasiswa terhadap kemampuan bahasa Inggris mereka bertambah seiring dengan meningkatnya frekuensi akses Google Classroom dan tingginya dorongan belajar. Karenanya, upaya mengoptimalkan pemanfaatan Google Classroom secara terus-menerus serta mendorong semangat belajar menjadi langkah penting guna memperkuat rasa percaya diri mahasiswa dalam mempelajari bahasa Inggris di lingkungan perguruan tinggi. Kata Kunci: Google Classroom; Motivasi Belajar; Self-Efficacy; Kemampuan Bahasa Inggris