Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Deteksi Ujaran Kebencian Pada Media Sosial Terkait Pemilu 2024 Menggunakan Algoritma Naive Bayes Adesyan Lahinda; Irene R.H.T. Tangkawarow; Efraim R.S. Moningkey
Jurnal Minfo Polgan Vol. 14 No. 2 (2025): Artikel Penelitian
Publisher : Politeknik Ganesha Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33395/jmp.v14i2.15665

Abstract

Pemilu 2024 memiliki peranan yang sangat krusial dalam sistem demokrasi Indonesia, terutama karena didominasi oleh pemilih muda yang aktif menggunakan media sosial sebagai alat komunikasi politik. Namun, kondisi ini juga menghadirkan tantangan besar, terutama dengan meningkatnya penyebaran ujaran kebencian yang dapat dianggap sebagai pelanggaran Pemilu. Konten semacam ini terus meningkat, berpotensi merusak citra dan kualitas Pemilu serta mengganggu proses demokrasi. Meskipun ujaran kebencian telah diatur dalam Undang-Undang Pemilu dan Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE), pengawasan secara manual masih sulit dilakukan karena banyaknya konten yang beredar di media sosial. Penelitian ini bertujuan untuk mendeteksi ujaran kebencian sebagai pelanggaran Pemilu 2024 di media sosial dengan menggunakan metode Naïve Bayes. Dataset yang digunakan terdiri dari 408 komentar dari Twitter dan 445 komentar dari YouTube. Data tersebut dikategorikan ke dalam dua kelompok, yaitu ujaran kebencian dan non-ujaran kebencian, kemudian diuji secara otomatis dan manual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model mencapai akurasi 100% untuk data Twitter dan YouTube pada pengujian otomatis, sedangkan pengujian manual memperoleh akurasi 95,00% untuk Twitter dan 92,59% untuk YouTube.
Penerapan Multi Criteria Decision Making Menggunakan Metode AHP & SAW pada Perhitungan Kinerja Karyawan PT. Artha Buana Kreasi Munir A.J. Tujuwale; Irene R.H.T. Tangkawarow; Audy A. Kenap
Jurnal Minfo Polgan Vol. 14 No. 2 (2025): Artikel Penelitian
Publisher : Politeknik Ganesha Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33395/jmp.v14i2.15848

Abstract

Penilaian kinerja karyawan merupakan aspek penting dalam memastikan efektivitas dan produktivitas perusahaan. PT. Artha Buana Kreasi selama ini menghadapi kendala dalam proses evaluasi karena belum adanya sistem yang terstruktur dan objektif. Penelitian ini menerapkan pendekatan Multi Criteria Decision Making (MCDM) menggunakan metode Analytic Hierarchy Process (AHP) dan Simple Additive Weighting (SAW) sebagai solusi untuk menghasilkan penilaian kinerja yang lebih akurat dan konsisten. Tiga kriteria utama yang digunakan dalam penelitian ini adalah servant leadership, employee performance, dan employee competence, masing-masing dengan sejumlah sub-kriteria terkait. AHP digunakan untuk menentukan bobot prioritas tiap kriteria melalui penyusunan matriks perbandingan, penghitungan nilai eigen, serta pengujian rasio konsistensi, sedangkan SAW digunakan untuk menghitung nilai akhir kinerja berdasarkan bobot dan skor penilaian setiap alternatif karyawan. Data diperoleh melalui wawancara dengan pihak manajemen serta penyebaran kuesioner kepada 20 karyawan dan atasan langsung sebagai penilai. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi metode AHP dan SAW mampu memberikan ranking karyawan yang lebih terukur, objektif, dan sesuai dengan bobot kriteria yang telah ditentukan. Selain itu, pendekatan ini membantu perusahaan mengidentifikasi aspek kinerja yang membutuhkan peningkatan serta mendukung proses pengambilan keputusan strategis di bidang manajemen sumber daya manusia. Secara keseluruhan, sistem evaluasi berbasis MCDM ini dinilai efektif untuk diterapkan sebagai model penilaian kinerja karyawan di PT. Artha Buana Kreasi.
Analisis Usability pada Website Pemerintah Daerah Kabupaten Minahasa Menggunakan Metode Heuristic Evaluation Timothy Tendean; Irene R.H.T. Tangkawarow
Edutik : Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi dan Komunikasi Vol. 6 No. 3 (2026): EduTIK : Juni 2026
Publisher : Jurusan PTIK Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.67142/edutik.v6i3.441

Abstract

ABSTRAK              Website Pemerintah Daerah Kabupaten Minahasa (minahasa.go.id) merupakan media utama penyampaian informasi dan layanan publik kepada masyarakat. Namun, sejauh ini belum pernah dilakukan pengukuran usability secara formal terhadap website tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur tingkat usability website menggunakan metode Heuristic Evaluation berdasarkan 10 prinsip heuristik Nielsen. Data dikumpulkan melalui kuesioner berskala Likert kepada 154 responden yang terdiri dari pegawai Pemerintah Kabupaten Minahasa dan masyarakat umum. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa sebagian besar prinsip heuristik memperoleh nilai rata-rata di atas 4,00 dengan severity rating 0 (tidak ada masalah). Permasalahan paling menonjol ditemukan pada prinsip Help and Documentation dengan severity rating 3 (major usability problem), diikuti oleh Error Prevention dan Help Users Recognize, Diagnose, and Recover from Errors dengan severity rating 2 (minor usability problem). Secara keseluruhan, website dinilai memiliki tingkat usability yang cukup baik namun masih memerlukan pengembangan pada aspek bantuan pengguna, pencegahan kesalahan, dan umpan balik sistem. ABSTRACT              The official website of Minahasa Regency Local Government (minahasa.go.id) serves as the primary medium for disseminating public information and services to the community. However, no formal usability assessment has previously been conducted on this website. This study aims to measure the usability level of the website using the Heuristic Evaluation method based on Nielsen's 10 heuristic principles. Data were collected through a Likert-scale questionnaire administered to 154 respondents comprising government employees and the general public. Evaluation results indicate that most heuristic principles achieved average scores above 4.00 with a severity rating of 0 (no problem). The most significant issue was identified in the Help and Documentation principle, receiving a severity rating of 3 (major usability problem), followed by Error Prevention and Help Users Recognize, Diagnose, and Recover from Errors with a severity rating of 2 (minor usability problem). Overall, the website demonstrates an adequate usability level but requires further development in user assistance, error prevention, and system feedback.