Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Ketergantungan Impor Bawang Putih terhadap Tiongkok dan Risiko Kerentanan Ketahanan Pangan Nasional Tahun 2025 Aninda Pramesti Putri
Journal of Golden Generation Economic Vol. 2 No. 2 (2026): Agustus : Journal of Golden Generation Economic
Publisher : PT. Lembaga Penerbit Penelitian Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65244/jggeconomic.v2i2.890

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat ketergantungan impor bawang putih Indonesia terhadap Tiongkok serta risikonya terhadap ketahanan pangan nasional dalam upaya menuju swasembada pangan tahun 2025. Metode penelitian yang digunakan adalah analisis deskriptif dengan pendekatan kuantitatif dan kualitatif menggunakan data Badan Pusat Statistik (BPS) dan studi literatur terkait perdagangan internasional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lebih dari 97% impor bawang putih Indonesia berasal dari Tiongkok sehingga menunjukkan tingginya ketergantungan terhadap satu negara pemasok utama. Kondisi tersebut berpotensi menimbulkan risiko terhadap stabilitas pasokan dan harga di dalam negeri. Selain itu, keterbatasan kondisi iklim dan kesesuaian lahan pertanian menyebabkan produksi domestik belum mampu memenuhi kebutuhan nasional secara optimal. Oleh karena itu, diperlukan strategi peningkatan produksi dalam negeri dan diversifikasi sumber impor guna mendukung penguatan ketahanan pangan nasional.
Transformasi Visibilitas Usaha Mikro melalui Penguatan Identitas Fisik dan Identitas Digital di Desa Sukasejati Mbajeng Niken Prameswary; Erin Cahya Kirana; Aninda Pramesti Putri; Azi Matur Rahmi
Jurnal Pengabdian Masyarakat (ABDIRA) Vol 6, No 4 (2026): Abdira
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/abdira.v6i4.2404

Abstract

Micro-enterprises in rural areas play a vital role in supporting local economic activity by providing goods and services that meet daily needs. However, these businesses often lack an identity that would enhance their visibility to consumers. This community service initiative aimed to boost micro enterprise visibility through business mapping, the provision of banners (as physical identity markers), and assistance in registering business locations on Google Maps (as digital identity markers). The implementation employed a descriptive-participatory approach involving observation, business identification and mapping, communication with business owners, the provision of identity materials, and digital technology support. The mapping process identified eleven business units as the program's targets. The intervention successfully strengthened business identities in both the physical realm through banner installation and the digital realm by listing business locations on Google Maps. The initiative demonstrates that strengthening physical and digital identities serves as a crucial first step toward increasing micro-enterprise visibility and expanding business opportunities by making them more easily discoverable by consumers.