Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PELAKSANAAN PELATIHAN PEMBUATAN LARUTAN LIDAH BUAYA SEBAGAI PENGHAMBAT MIKROORGANISME DI DESA KUTACANE, ACEH TENGGARA: STUDI PENGABDIAN MASYARAKAT Nur Triningtias; Sri Wahyuni Sambo
Journal of Golden Generation Abdimas Vol. 1 No. 1 (2025): September : Journal of Golden Generation Abdimas
Publisher : PT. Lembaga Penerbit Penelitian Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65244/jgga.v1i1.27

Abstract

Pemanfaatan tanaman lidah buaya (Aloe vera) sebagai bahan alami untuk menghambat pertumbuhan mikroorganisme merupakan solusi alternatif yang ramah lingkungan dan berkelanjutan. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan melaksanakan pelatihan pembuatan larutan ekstrak lidah buaya di Desa Kutacane, Aceh Tenggara, sebagai upaya peningkatan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam pengendalian mikroorganisme secara alami. Metode pelatihan meliputi teori, demonstrasi, praktik langsung, serta evaluasi pre-test dan post-test. Hasil pelatihan menunjukkan peningkatan signifikan dalam pengetahuan dan kemampuan peserta membuat larutan lidah buaya, serta kesadaran akan manfaatnya dalam menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan. Pelatihan ini diharapkan dapat mendorong pemanfaatan tanaman herbal sebagai antiseptik alami di masyarakat desa.
PENINGKATAN KAPASITAS PENJAMAH MAKANAN DALAM RANGKA PENCEGAHAN KERACUNAN DI SPPG KUTA CINGKAM KECAMATAN LAWE ALAS KABUPATEN ACEH TENGGARA TAHUN 2026 Inneke Mutiara Amelia; Mutiara Hikmah; Nur Triningtias; Nelly Masna Barus; Khalikul Fadli
Jurnal Prinsip Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2026): Juni : Jurnal Prinsip Pengabdian Masyarakat
Publisher : PT. Lembaga Penerbit Penelitian Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65244/jppm.v2i1.632

Abstract

Keracunan makanan merupakan salah satu masalah kesehatan masyarakat yang masih menjadi perhatian serius di Indonesia. Kejadian ini sering terjadi pada penyelenggaraan makanan skala kelompok akibat rendahnya penerapan prinsip higiene dan sanitasi oleh penjamah makanan. Penjamah makanan memiliki peran strategis dalam menjamin keamanan pangan, sehingga peningkatan kapasitas mereka menjadi hal yang sangat penting dalam upaya pencegahan keracunan makanan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas penjamah makanan dalam pencegahan keracunan di SPPG Kuta Cingkam Kecamatan Lawe Alas Kabupaten Aceh Tenggara Tahun 2026. Metode yang digunakan adalah pendekatan edukatif-partisipatif melalui penyuluhan, pelatihan, demonstrasi, simulasi, dan pendampingan intensif. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test, observasi praktik, serta penilaian perubahan perilaku. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pada aspek pengetahuan, sikap, dan keterampilan penjamah makanan. Nilai rata-rata pengetahuan meningkat dari 56,3 menjadi 85,7. Perubahan perilaku terlihat pada peningkatan praktik cuci tangan, penggunaan alat pelindung diri, serta pengolahan makanan yang lebih higienis. Selain itu, terjadi perbaikan pada kondisi sanitasi lingkungan dapur. Kegiatan ini membuktikan bahwa intervensi berbasis edukasi dan praktik langsung efektif dalam meningkatkan kapasitas penjamah makanan. Diperlukan upaya berkelanjutan melalui monitoring dan kebijakan untuk mempertahankan perubahan perilaku.