Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

EDUKASI PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT (PHBS) UNTUK PENCEGAHAN PENYAKIT MENULAR DI LINGKUNGAN RUMAH TANGGA: STUDI PENGABDIAN MASYARAKAT DI DESA PULO KEMIRI (BATU BULAN ASLI) Nelly Masna Barus; Khalikul Fadli; Mutiara Hikmah
Journal of Golden Generation Health Vol. 1 No. 2 (2025): November 2025 : Journal of Golden Generation Health
Publisher : PT. Lembaga Penerbit Penelitian Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65244/jggh.v1i1.29

Abstract

Penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) merupakan langkah strategis dalam mencegah penyakit menular di tingkat rumah tangga, terutama di wilayah pedesaan yang masih terbatas dari segi fasilitas sanitasi dan akses informasi kesehatan. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan praktik PHBS warga Desa Pulo Kemiri (Batu Bulan Asli) melalui edukasi langsung, pendampingan kader kesehatan, dan penyuluhan berbasis komunitas. Metode kegiatan meliputi sosialisasi, pembagian media edukatif, demonstrasi cuci tangan, dan monitoring perilaku pasca intervensi. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman warga tentang PHBS, dengan perubahan positif dalam kebiasaan mencuci tangan, pengelolaan sampah rumah tangga, dan penggunaan jamban sehat. Program ini efektif dan direkomendasikan untuk dilanjutkan secara berkala guna memperkuat ketahanan kesehatan masyarakat.
Dukungan Petugas Kesehatan Terhadap Proses Keberhasilan Pengobatan Orang dengan Gangguan Jiwa (ODGJ)dalam Memberikan Perawatan yang Dibutuhkan Pasien Syaiful Bachri; Nelly Masna Barus; Mutiara Hikmah; Khalikul Fadli; Rahmat Pannyiwi
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.3270

Abstract

Orang dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) memerlukan dukungan menyeluruh untuk mencapai keberhasilan pengobatan. Dukungan petugas kesehatan menjadi salah satu faktor krusial yang dapat meningkatkan kepatuhan pengobatan, mengurangi stigma, serta memperbaiki kualitas hidup pasien. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran dan bentuk dukungan petugas kesehatan terhadap keberhasilan pengobatan ODGJ dalam memberikan perawatan yang dibutuhkan pasien. Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif analitik dengan desain cross-sectional pada 120 responden yang terdiri dari petugas kesehatan dan keluarga pasien ODGJ di wilayah kerja Puskesmas X. Instrumen penelitian berupa kuesioner dukungan petugas kesehatan dan observasi kepatuhan pengobatan pasien. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara dukungan petugas kesehatan dengan keberhasilan pengobatan ODGJ (p<0,05). Bentuk dukungan yang paling berpengaruh adalah dukungan emosional, informasi, dan instrumental, termasuk pemantauan terapi, edukasi keluarga, dan kunjungan rumah. Kesimpulan penelitian ini menegaskan bahwa dukungan petugas kesehatan memiliki peran penting dalam keberhasilan pengobatan ODGJ dan harus menjadi bagian integral dari pelayanan kesehatan jiwa di tingkat primer.
Pengaruh Faktor Lingkungan dan Perilaku Terhadap Kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di Daerah Endemis Eyastuti Azis; Masrikat Maya Diana Claartje; Syafruddin; Yermi; Khalikul Fadli
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.7241

Abstract

Demam Berdarah Dengue (DBD) merupakan penyakit menular yang masih menjadi masalah kesehatan masyarakat di daerah endemis. Faktor lingkungan, seperti genangan air dan kondisi sanitasi, serta perilaku masyarakat, seperti penggunaan kelambu dan pengelolaan sampah, diduga memengaruhi kejadian DBD. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh faktor lingkungan dan perilaku terhadap kasus DBD di daerah endemis. Penelitian ini menggunakan desain observasional analitik dengan pendekatan cross-sectional. Sampel terdiri dari 150 rumah tangga di wilayah endemis DBD, yang diambil secara purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner perilaku masyarakat, pengamatan kondisi lingkungan, dan catatan kasus DBD dari puskesmas setempat. Analisis data menggunakan regresi logistik untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian DBD. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lingkungan dengan genangan air permanen (OR=3,45; 95% CI: 1,72–6,92) dan perilaku tidak rutin membersihkan lingkungan (OR=2,78; 95% CI: 1,34–5,78) secara signifikan meningkatkan risiko kasus DBD. Faktor lain seperti penggunaan kelambu dan penutup bak air juga berpengaruh, namun tidak signifikan secara statistik. Faktor lingkungan dan perilaku masyarakat berperan penting dalam kejadian DBD. Intervensi promotif dan preventif yang menyasar perubahan perilaku serta perbaikan lingkungan dapat menurunkan risiko penyakit.
Pemeriksaan Bakteriologis Escherichia Coli Pada Sampel Air Minum Rumah Tangga Di Kecamatan Lawe Sumur Kabupaten Aceh Tenggara Tahun 2026 Siska Putri Belangi; Inneke Mutiara Amelia; Mutiara Hikmah; Khalikul Fadli; Nur Triningtias P
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 2 (2026): April - Juni
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i2.479

Abstract

Safe drinking water is a basic necessity and must meet health requirements, including being free from bacteriological contamination such as Escherichia coli. This study aimed to determine the bacteriological quality of household drinking water in Lawe Sumur District, Southeast Aceh Regency in 2026. This research used a descriptive design with a laboratory survey approach. A total of 30 household drinking water samples were collected from three selected villages: Lawe Sumur Village, Kute Bunin Village, and Terutung Megara Baru Village, with 10 samples from each village. Bacteriological examination was conducted using the Sanitarian Kit method to detect the presence of E. coli. The results showed that out of 30 samples, 19 samples (63.3%) met the requirements (MS) or were negative for E. coli, while 11 samples (36.7%) did not meet the requirements (TMS) or were positive for E. coli. In Lawe Sumur Village, 8 samples (80%) met the requirements and 2 samples (20%) did not. In Kute Bunin Village, 6 samples (60%) met the requirements and 4 samples (40%) did not. In Terutung Megara Baru Village, 5 samples (50%) met the requirements and 5 samples (50%) did not. The study concludes that bacteriological contamination still exists in household drinking water in Lawe Sumur District. Therefore, improved monitoring and public education on safe drinking water management are necessary.
PENYULUHAN BAHAYA MEROKOK PADA PELAJAR SEKOLAH MENENGAH PERTAMA (SMP) DI KABUPATEN ACEH TENGGARA TAHUN 2025 Mutiara Hikmah; Nur Triningtias P; Nelly Masna Barus; Khalikul Fadli
Journal of Golden Generation Abdimas Vol. 2 No. 1 (2026): Maret : Journal of Golden Generation Abdimas
Publisher : PT. Lembaga Penerbit Penelitian Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65244/jgga.v2i1.342

Abstract

Merokok merupakan kebiasaan yang berdampak buruk pada kesehatan, terutama bagi remaja yang sedang berada pada masa perkembangan. Penelitian menunjukkan bahwa pelajar SMP mulai terpapar rokok akibat pengaruh teman sebaya, lingkungan, serta kurangnya pemahaman tentang bahaya rokok. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan memberikan penyuluhan kepada siswa-siswi SMP di Kabupaten Aceh Tenggara agar memahami bahaya rokok, serta membekali mereka dengan strategi penolakan terhadap rokok. Metode kegiatan meliputi kunjungan langsung ke lima sekolah, pemberian materi melalui ceramah, presentasi visual, leaflet, serta sesi tanya jawab. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa sebagian siswa laki-laki pernah mencoba merokok karena pengaruh teman, dan sebagian besar siswa belum memahami dampak jangka panjang rokok. Penyuluhan ini berhasil meningkatkan kesadaran siswa akan bahaya merokok dan pentingnya menciptakan lingkungan tanpa asap rokok. Diperlukan tindak lanjut berupa edukasi berkala dan keterlibatan keluarga serta kader kesehatan.
EDUKASI PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT (PHBS) UNTUK PENCEGAHAN PENYAKIT MENULAR DI LINGKUNGAN RUMAH TANGGA: STUDI PENGABDIAN MASYARAKAT DI DESA PULO KEMIRI (BATU BULAN ASLI) Nelly Masna Barus; Khalikul Fadli; Mutiara Hikmah
Journal of Golden Generation Health Vol. 1 No. 2 (2025): November : Journal of Golden Generation Health
Publisher : PT. Lembaga Penerbit Penelitian Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65244/jggh.v1i1.29

Abstract

Penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) merupakan langkah strategis dalam mencegah penyakit menular di tingkat rumah tangga, terutama di wilayah pedesaan yang masih terbatas dari segi fasilitas sanitasi dan akses informasi kesehatan. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan praktik PHBS warga Desa Pulo Kemiri (Batu Bulan Asli) melalui edukasi langsung, pendampingan kader kesehatan, dan penyuluhan berbasis komunitas. Metode kegiatan meliputi sosialisasi, pembagian media edukatif, demonstrasi cuci tangan, dan monitoring perilaku pasca intervensi. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman warga tentang PHBS, dengan perubahan positif dalam kebiasaan mencuci tangan, pengelolaan sampah rumah tangga, dan penggunaan jamban sehat. Program ini efektif dan direkomendasikan untuk dilanjutkan secara berkala guna memperkuat ketahanan kesehatan masyarakat.
PENINGKATAN KAPASITAS PENJAMAH MAKANAN DALAM RANGKA PENCEGAHAN KERACUNAN DI SPPG KUTA CINGKAM KECAMATAN LAWE ALAS KABUPATEN ACEH TENGGARA TAHUN 2026 Inneke Mutiara Amelia; Mutiara Hikmah; Nur Triningtias; Nelly Masna Barus; Khalikul Fadli
Jurnal Prinsip Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2026): Juni : Jurnal Prinsip Pengabdian Masyarakat
Publisher : PT. Lembaga Penerbit Penelitian Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65244/jppm.v2i1.632

Abstract

Keracunan makanan merupakan salah satu masalah kesehatan masyarakat yang masih menjadi perhatian serius di Indonesia. Kejadian ini sering terjadi pada penyelenggaraan makanan skala kelompok akibat rendahnya penerapan prinsip higiene dan sanitasi oleh penjamah makanan. Penjamah makanan memiliki peran strategis dalam menjamin keamanan pangan, sehingga peningkatan kapasitas mereka menjadi hal yang sangat penting dalam upaya pencegahan keracunan makanan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas penjamah makanan dalam pencegahan keracunan di SPPG Kuta Cingkam Kecamatan Lawe Alas Kabupaten Aceh Tenggara Tahun 2026. Metode yang digunakan adalah pendekatan edukatif-partisipatif melalui penyuluhan, pelatihan, demonstrasi, simulasi, dan pendampingan intensif. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test, observasi praktik, serta penilaian perubahan perilaku. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pada aspek pengetahuan, sikap, dan keterampilan penjamah makanan. Nilai rata-rata pengetahuan meningkat dari 56,3 menjadi 85,7. Perubahan perilaku terlihat pada peningkatan praktik cuci tangan, penggunaan alat pelindung diri, serta pengolahan makanan yang lebih higienis. Selain itu, terjadi perbaikan pada kondisi sanitasi lingkungan dapur. Kegiatan ini membuktikan bahwa intervensi berbasis edukasi dan praktik langsung efektif dalam meningkatkan kapasitas penjamah makanan. Diperlukan upaya berkelanjutan melalui monitoring dan kebijakan untuk mempertahankan perubahan perilaku.