Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Rancang Bangun dan Monitoring Sistem Pengering Sepatu Menggunakan Logika Fuzzy  Berbasis Mikrokontroler ESP8266 Lalu Kaisar Wisnu Kita; Mishthafiyatillah; M. Surya Bagus Rangkuti; Febran Danuarta
Journal of Golden Generation Engineering Vol. 2 No. 1 (2026): Januari : Journal of Golden Generation Engineering
Publisher : PT. Lembaga Penerbit Penelitian Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65244/jggengineering.v2i1.361

Abstract

Di Indonesia, pengeringan sepatu sering bergantung pada sinar matahari yang tidak selalu tersedia, terutama saat cuaca buruk. Penelitian ini mengembangkan alat pengering sepatu berbasis Internet of Things (IoT) yang andal dan efisien. Alat ini dilengkapi pemanas PTC, kipas DC, sensor DHT untuk memantau suhu dan kelembapan, serta sensor beban HX711 untuk mendeteksi kadar air. Sistem fuzzy digunakan untuk mengatur suhu dan kelembapan secara otomatis agar tetap optimal selama proses pengeringan. Hasil pengujian menunjukkan alat ini mampu mengurangi kadar air hingga 99,7% pada suhu 50 °C. Waktu pengeringan bervariasi tergantung bahan sepatu: kain (65% kelembapan) selama 120 menit, kanvas (85,5%) selama 125 menit, dan kulit (91%) selama 145 menit. Alat ini juga mendukung pemantauan dan pengendalian secara real-time melalui aplikasi web berbasis IoT, sehingga memudahkan pengguna dalam mengontrol proses pengeringan sepatu kapan saja dan di mana saja. 
Pengaruh Perawatan Intercooler terhadap Peningkatan Kinerja Mesin Gas di PT Maxpower Indonesia Baloi 2 Lalu Kaisar Wisnu Kita; Dwi Suryanto Nababan; Mishthafiyatillah
Journal of Golden Generation Engineering Vol. 2 No. 2 (2026): Juli : Journal of Golden Generation Engineering
Publisher : PT. Lembaga Penerbit Penelitian Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65244/jggengineering.v2i2.992

Abstract

Intercooler merupakan komponen penting pada sistem pemasukan udara mesin gas yang berfungsi menurunkan temperatur udara kompresi dari turbocharger sebelum memasuki ruang bakar. Penurunan kinerja akibat penumpukan kotoran (fouling) dapat mengurangi efisiensi pembakaran. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh perawatan rutin (preventive maintenance) intercooler terhadap kinerja mesin gas di PLTMG PT Maxpower Indonesia Baloi 2. Metode yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif melalui perbandingan data operasional 10 minggu sebelum dan sesudah perawatan. Hasil penelitian menunjukkan tekanan kerja intercooler meningkat 20,33% (dari 0,59 bar menjadi 0,71 bar), mengindikasikan hilangnya hambatan aliran. Tekanan gas masuk meningkat 29,35% yaitu dari 5,42 bar menjadi 6,61 bar, yang mengartikan suplai udara lebih optimal. Selain itu, charge temperature turun 5,44% (dari 62,4°C menjadi 59°C) dan exhaust temperature turun 2,82% (dari 638°C menjadi 620°C). Penurunan suhu ini membuktikan peningkatan efektivitas perpindahan panas dan efisiensi pembakaran. Simpulannya, perawatan intercooler secara efektif mampu meningkatkan performa mesin gas agar beroperasi lebih efisien, stabil, dan andal.