Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Mazhab Tafsir Ilmi dalam Tradisi Penafsiran Al-Qur’an: Kajian atas Perkembangan, Metode, dan Tokoh-Tokohnya Hilmia Dwi Putri; Shilvana Anggun Zaskia; Akhmad Dasuki
Journal of Golden Generation Multidisciplinary Vol. 2 No. 3 (2026): Juni : Journal of Golden Generation Multidisciplinary
Publisher : PT. Lembaga Penerbit Penelitian Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65244/jggm.v2i3.705

Abstract

Kajian tentang mazhab tafsir ilmi penting dikembangkan karena menunjukkan hubungan antara Al-Qur’an dan ilmu pengetahuan dalam tradisi penafsiran Islam. Penelitian ini berangkat dari pertanyaan mengenai bagaimana kelahiran dan perkembangan mazhab tafsir ilmi, apa sumber dan metode yang digunakannya, siapa tokoh-tokohnya, serta mengapa corak ini penting dikaji dalam studi Al-Qur’an kontemporer. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan perkembangan historis tafsir ilmi, menganalisis sumber dan metodenya, mengidentifikasi tokoh-tokoh utama beserta karya-karyanya, serta menegaskan urgensinya dalam kajian tafsir modern. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian kepustakaan (library research). Data dikumpulkan melalui telaah literatur dari jurnal, buku, dan karya tafsir yang relevan, lalu dianalisis secara deskriptif-analitis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tafsir ilmi merupakan corak penafsiran yang memadukan wahyu, akal, dan ilmu pengetahuan untuk memahami ayat-ayat kauniyah. Kesimpulannya, mazhab tafsir ilmi memiliki posisi penting dalam studi Al-Qur’an kontemporer selama digunakan secara proporsional, kritis, dan tetap berpijak pada kaidah tafsir.
Politik Identitas Keagamaan Dalam Pemilu dan Pengaruhnya Teori José Casanova Hilmia Dwi putri; Salsabila Azzahra
RUMI: Rumah Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 1 No. 3 (2026): RUMI (Rumah Ilmiah Jurnal Multidisiplin) (Juni)
Publisher : RUMI: Rumah Jurnal Ilmiah Multidisiplin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This article examines religious identity politics in Indonesian elections and its influence on voting behavior. The study is grounded in the fact that religion does not function merely as a private belief system, but also appears in the public sphere as a source of legitimacy, political mobilization, and electoral alignment. The research questions address how religious identity politics operates in elections, how José Casanova’s perspective explains the phenomenon, and how it affects voting behavior. This study aims to analyze the relationship between religion, the public sphere, and electoral choice within Indonesia’s democratic context. The research employs a qualitative library-based method using a sociology of religion approach. Data were analyzed descriptively and analytically through academic journals, scholarly writings, and supporting documents. The findings show that religious identity shapes candidate legitimacy, influences voter alignment, and increases political participation, yet also contributes to social polarization and weakens rational-programmatic considerations. From José Casanova’s perspective, this phenomenon can be understood as a form of the deprivatization of religion in the democratic public sphere.