Fifin Prakasiwi Yuhartanti
STIKES Guna Bangsa Yogyakarta

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

TINGKAT NYERI PADA PASIEN SINDROM KORONER AKUT : THE PAIN LEVELS IN PATIENTS WITH ACUTE CORRONARY SYNDROME Fifin Prakasiwi Yuhartanti; Teguh Santoso; Erika Nurwidiyanti
JURNAL KEPERAWATAN TROPIS PAPUA Vol. 5 No. 2 (2022): DESEMBER 2022
Publisher : Poltekkes Kemenkes Jayapura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47539/jktp.v5i2.308

Abstract

Karakteristik klinis pada pasien dengan sindrom koroner akut (SKA) adalah mual, muntah, sesak napas, dan yang paling sering yakni nyeri dada. Sindrom koroner akut terjadi akibat adanya sumbatan atau kekakuan pada pembuluh darah koroner yaitu pada right coronary artery (RCA), left mean artery (LMA) yang bercabang menjadi left anterior descendent (LAD) dan left circumflex (LCx). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara tingkat nyeri dengan lokasi penyumbatan arteri koroner pada pasien SKA. Penelitian ini merupakan penelitian retrospektif dengan pendekatan cross-sectional dengan responden sebanyak 75. Informasi data responden didapatkan dari data sekunder yang berasal dari rekam medis pasien pada bulan Juni-Desember 2020. Analisis data menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa usia rata-rata responden adalah 65,3±6,12 tahun dengan 74,7% responden berjenis kelamin laki-laki. 64% responden mengalami nyeri kategori berat dan 46,7% lokasi sumbatan atau infark berada di bagian inferior. Uji korelasi antara tingkat nyeri dengan lokasi sumbatan pembuluh koroner didapatkan nilai p= 0,000 dengan nilai korelasi koefisien 0,0799. Artinya, terdapat hubungan yang signifikan dan kuat antara tingkat nyeri dengan lokasi sumbatan koroner.