Immawanti
STIKes Marendeng Majene

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Hubungan dukungan sosial dan stres ibu hamil usia dini di Puskesmas Totoli Kabupaten Majene: Social support and stress among adolesscent pregnant in Totoli public health center, Majene Regency Immawanti; Pattola; Imron Yamana; Wahida Munir; Lusiana
Jurnal Keperawatan Tropis Papua Vol. 8 No. 2 (2025): DESEMBER 2025
Publisher : Poltekkes Kemenkes Jayapura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47539/jktp.v8i2.476

Abstract

Stres pada ibu hamil usia dini merupakan masalah kesehatan yang dapat berdampak negatif terhadap kesejahteraan ibu dan janin. Kehamilan pada usia kurang dari 20 tahun sering disertai dengan ketidaksiapan fisik, psikologis, dan sosial sehingga meningkatkan risiko stres selama kehamilan. Dukungan sosial berperan sebagai faktor protektif dalam menurunkan tingkat stres pada ibu hamil usia dini. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara dukungan sosial dan tingkat stres pada ibu hamil usia dini di wilayah kerja Puskesmas Totoli, Kabupaten Majene. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif korelasional dengan pendekatan cross-sectional. Sampel penelitian berjumlah 57 ibu hamil usia <20 tahun yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner multidimensional scale of perceived social support (MSPSS) dan Perceived Stress Scale (PSS), kemudian dianalisis menggunakan uji Chi-square dengan tingkat signifikansi 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki dukungan sosial tinggi (63,2%) dan tingkat stres rendah (75,4%). Proporsi stres tinggi lebih banyak ditemukan pada ibu dengan dukungan sosial rendah dibandingkan ibu dengan dukungan sosial tinggi. Analisis bivariat menunjukkan adanya hubungan yang bermakna antara dukungan sosial dan tingkat stres pada ibu hamil usia dini (p < 0,001). Penguatan dukungan keluarga dan lingkungan sosial penting dalam upaya pencegahan stres prenatal. Stress among adolescent pregnant women is a health concern that can negatively affect the well-being of both the mother and the fetus. Pregnancy at an age younger than 20 years is often accompanied by physical, psychological, and social unpreparedness, thereby increasing the risk of stress during pregnancy. Social support plays a protective role in reducing stress levels among adolescent pregnant women. This study aimed to analyze the relationship between social support and stress levels among adolescent pregnant women in the working area of Totoli Public Health Center, Majene Regency. This study employed a descriptive correlational design with a cross-sectional approach. The sample consisted of 57 pregnant women aged <20 years selected using a total sampling technique. Data were collected using the Multidimensional Scale of Perceived Social Support (MSPSS) and the Perceived Stress Scale (PSS), and analyzed using the Chi-square test with a significance level of 0.05. The results showed that most respondents had high social support (63.2%) and low stress levels (75.4%). High stress levels were more frequently found among mothers with low social support compared to those with high social support. Bivariate analysis indicated a significant relationship between social support and stress levels among adolescent pregnant women (p < 0.001). Strengthening family and social support is therefore important in preventing prenatal stress.
Pengaruh “Senam Ergonomik” Terhadap Penurunan Tekanan Darah pada Lansia yang mengalami Hipertensi Aisyah ichaAisyah; Immawanti; Pattola; Imran Yaman; St. Hawa
Journal Kiara : Nursing and Midwifery Vol. 2 No. 1 (2025): Edisi March - August 2025
Publisher : Kiara Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66453/jknm.v2i1.16

Abstract

Hipertensi adalah kondisi ketika tekanan darah sistolik lebih dari 140 mmHg dan tekanan darah diastolik lebih dari 90 mmHg. Salah satu upaya untuk mengatasi hipertensi dengan pengobatan non farmakologi, salah satunya dengan melakukan senam ergonomik. Senam Ergonomik adalah rangakain gerakan yang dapat mengembalikan posisi dan kelenturan system saraf dan aliran darah yang dikombinasi dengan teknik pernapasan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh senam ergonomik terhadap penurunan tekanan darah pada lansia penderita hipertensi di Lingkungan Tanangan. Jenis penelitian ini adalah penelitian Pra-Eksperimental dengan One Gruop Pre Test Design. Tehnik sampel yang digunakan adalah Purposive Sampling dan di dapatkan 18 responden. Pemberian intervensi selama 25 menit sekali setiap hari selama 5 hari berturut-turut. Hasil penelitian menunjukkan nilai rata-rata tekanan darah sistolik sebelum melakukan senam ergonomik 154,94 mmHg dan sesudah melakukan senam ergonomik nilai rata-rata tekanan darah sistolik menjadi 125,22 mmHg. Ditemukan juga Tekanan darah responden sebelum senam ergonomik sebagian besar pada hipertensi ringan dan sedang dan setelah melakukan senam ergonomik tekanan darah responden berada pada tekanan normal dan normal tinggi dan tidak ada lagi hipertensi ringan dan sedang. Hasil uji statistik setelah menggunakan uji Wilcoxom Signed Rank menunjukkan nilai p=0,0001 sehingga dapat simpulkan ada pengaruh senam ergonomik terhadap penurunan tekanan darah lansia. Diharapkan pendampingan atau pelatihan dari tenaga kesehatan atau instruktur senam yang kompeten serta dukungan dari pemerintah setempat dan keluarga lansia dalam menyediakan fasilitas, sarana, dan motivasi bagi para lansia agar tetap aktif mengikuti kegiatan senam, salah satunya senam ergonomic