Ahmadi Ahmadi
Institut Agama Islam Insan Prima Misbahul Ulum Gumawang OKU Timur

Published : 7 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

Pelatihan dan Pendampingan Musik Hadroh Al–Habsyi pada Grup Hadroh Khusus Jamaah Ibu–Ibu Di Desa Karang Jaya Kecamatan Belitang II Kabupaten OKU Timur Akhsanul Huda; Ahmadi Ahmadi; Ahmad Junadi
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5 No 01 (2024): Juni 2024
Publisher : Institut Agama Islam Insan Prima Misbahul Ulum Gumawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70688/jepkm.v5i01.391

Abstract

pembelajaran musik hadroh al-habsy pada grup hadroh khusus jamaah ibu-ibu dan juga sebagai salah satu upaya untuk meningkatkan daya tarik kearifan lokal di Desa Karang Jaya Kecamatan Belitang II Kabupaten OKU Timur. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini adalah metode observasi, wawancara, workshop dan pendampingan, dan juga dokumentasi. Adapun komponen pelatihan yang dilaksanakan meliputi intrumen terbangan/rebana, bass, tam, calti, dan vokal. Proses pelatihan dan pendampingan musik hadroh al-habsy pada grup hadroh khusus jamaah ibu-ibu di Karang Jaya Kecamatan Belitang II Kabupaten OKU Timur ini dibina oleh Dosen bersama mahasiswa dan dibantu oleh masyarakat sekitar yang memiliki latar belakang dapat memainkan alat musik hadroh al-habsy. Berdasarkan kegiatan pengabdian ini daapat ditarik kesimpulan bahwa kemampuan jamaah ibu-ibu memiliki peningkatan dalam setiap pelatihan, hal ini ditunjukan dari hasil evaluasi pada setiap pertemuanya. Adapun aspek yang digunakan dalam evaluasi ditinjau dari ranah kognitif, afektif, dan psikomotorik. Pelatihan ini dilaksanakan secara efektif agar memperoleh hasil yang maksimal.
PENGEMBANGAN KETERAMPILAN DIGITAL SISWA DI ERA REVOLUSI INDUSTRI 4.0: PELATIHAN TEKNOLOGI INFORMASI DI MTS YPPI WONOREJO BELITANG, OKU TIMUR Ahmadi Ahmadi; Suyitno Suyitno; Eni Yusnita
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5 No 02 (2024): Desember 2024
Publisher : Institut Agama Islam Insan Prima Misbahul Ulum Gumawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70688/jepkm.v5i02.461

Abstract

Pengabdian masyarakat dengan judul "Pengembangan Keterampilan Digital Siswa di Era Revolusi Industri 4.0: Pelatihan Teknologi Informasi di MTs YPPI Wonorejo Belitang, OKU Timur" bertujuan untuk meningkatkan keterampilan digital siswa melalui pelatihan teknologi informasi yang terfokus. Program ini mengatasi kesenjangan literasi digital dengan memberikan pelatihan komprehensif, meliputi dasar-dasar pengoperasian komputer, perangkat lunak produktivitas, dan praktik internet sehat. Dilaksanakan selama tiga hari, pelatihan mencakup metode ceramah, demonstrasi, dan praktik langsung. Hasilnya menunjukkan peningkatan signifikan pada keterampilan digital siswa, dengan skor post-test meningkat sebesar 25-35% pada berbagai indikator. Kegiatan ini menunjukkan efektivitas pelatihan berbasis praktik dan kebutuhan dalam membekali siswa dengan kompetensi esensial untuk era digital. Temuan ini menekankan pentingnya literasi digital dalam pendidikan untuk mempersiapkan siswa menghadapi tantangan Revolusi Industri 4.0.
Pendampingan Partisipatif dalam Pembinaan Karakter Islami Anak melalui Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPA) di Desa Margo Koyo Kecamatan Belitang Jaya Kabupaten OKU Timur Ahmadi Ahmadi; Qoniatul Rofiah; Rina Anggraini; Laila Nikmatul Hasanah; Selvi Wulandari; Dani Kristanto
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6 No 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Institut Agama Islam Insan Prima Misbahul Ulum Gumawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70688/jepkm.v6i2.553

Abstract

This community service activity aims to strengthen the development of children’s Islamic character through participatory mentoring in Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPA) activities in Margokoyo Village, Belitang Jaya District, OKU Timur Regency. As a non-formal Islamic educational institution, TPA plays a strategic role in reinforcing the values of Islamic Religious Education, particularly in the aspects of faith (aqidah), worship (ibadah), and morality (akhlaq). However, preliminary observations revealed that TPA learning activities remain primarily oriented toward the technical ability to read the Qur’an and have not been systematically integrated with Islamic character development. The community service program was implemented using a participatory mentoring approach involving TPA teachers, students, parents, and community leaders. The implementation methods consisted of planning, implementation, and evaluation stages, focusing on character-based Qur’anic learning assistance, habituation of daily religious practices, strengthening moral values through role modeling and educational storytelling, and enhancing the pedagogical capacity of TPA teachers. The results of the program indicate an improvement in students’ religious understanding, positive behavioral changes reflected in increased discipline, politeness, and religiosity, as well as heightened motivation to participate in TPA activities. In addition, TPA teachers demonstrated improved competence in integrating Islamic character values into Qur’anic learning. These findings confirm that structured and contextual participatory mentoring is effective in strengthening the role of TPA as a community-based institution for fostering children’s Islamic character grounded in Islamic Religious Education.
Akulturasi Gamelan-Hadroh dalam Dakwah Kultural: Pendampingan Karakter dan Musikalitas Santri di Pondok Pesantren Darul Wangi Bedilan Ogan Komering Ulu Timur Suyitno Suyitno; Ahmadi Ahmadi
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7 No 1 (2026): Juni 2026
Publisher : Institut Agama Islam Insan Prima Misbahul Ulum Gumawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70688/jepkm.v7i1.608

Abstract

The utilization of traditional musical instruments in Islamic boarding schools (pesantren) often faces challenges such as limited instructors, stagnation in innovation, and poor rhythmic tempo stability in students' musical performance. This community service program aims to optimize the function of gamelan instruments through a clinical mentoring method acculturated with Islamic percussion instruments (hadroh) as a medium for cultural dawah. The partner for this program is the Darul Wangi Islamic Boarding School, Bedilan, East Ogan Komering Ulu. The implementation method was based on a participatory approach that included physical observation, collaborative arrangement formulation, and focused training using the isolated group practicing technique to separate the focus of male and female students based on group gender comfort. The psychomotor evaluation results showed a 100% success rate, with the students successfully mastering four collaborative sholawat arrangements with smooth tempo transitions. Affectively, this program successfully internalized core character values of discipline, reduction of sectoral ego in teamwork, and boosted students' self-confidence through an evaluation staging performance. Furthermore, this cross-cultural integration provides a tactical contribution to strengthening religious moderation and providing an emotional catharsis space for students. The program sustainability strategy has also been institutionalized through the establishment of an independent musical group management to ensure the continuity of inclusive cultural dawah in the modern era.
Penguatan Nilai Moderasi Beragama Anak Usia Dini Melalui Edukasi Lingkungan Berbasis Tanaman Obat Keluarga Muslimah Muslimah; Ahmadi Ahmadi; Selvi Wulandari
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7 No 1 (2026): Juni 2026
Publisher : Institut Agama Islam Insan Prima Misbahul Ulum Gumawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70688/jepkm.v7i1.613

Abstract

Strengthening religious moderation values in early childhood is essential for developing tolerant, inclusive, and harmonious character in a plural society. This community service study aims to describe the implementation of religious moderation values through environmental education based on Family Medicinal Plants (TOGA) in Margokoyo Village, Belitang Jaya District, OKU Timur Regency, targeting local early childhood children as partners. A qualitative descriptive method was employed through the stages of preparation, training and guidance in planting, evaluation, and final reinforcement. Data were collected through observation and documentation at each stage of the program. The results indicate that TOGA activities not only enhance knowledge about medicinal plants but also internalize religious moderation values, including cooperation, tolerance, mutual respect, and environmental care. Children demonstrated high enthusiasm and positive interactions without distinguishing religious or cultural backgrounds. Environmental education based on TOGA proves to be a contextual, enjoyable, and effective learning medium for instilling religious moderation values from an early age, while also equipping children to live harmoniously in a diverse society.
Peran Neuro-Linguistic Programming dalam Pendidikan Islam: Analisis Sistematis Penguatan Karakter dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Irwan Suryadi; Rachmi Rachmi; Ahmadi Ahmadi
Idaarotul Ulum Vol 7 No 2 (2025): Idaaratul Ulum
Publisher : Institut Agama Islam Insan Prima Misbahul Ulum Gumawang OKU Timur Sumatera Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70688/idaarotululum.v7i2.579

Abstract

Islamic education plays a strategic role in shaping students’ character and developing human resources who are faithful, ethical, and competent. A major challenge is strengthening educators’ character and professionalism amid social dynamics and the complexities of modern human needs. This study examines the role of Neuro-Linguistic Programming (NLP) in Islamic education as a strategic approach for character building and human resource development. A qualitative approach using Library Research within a Systematic Literature Review (SLR) framework was employed, analyzing 34 relevant journals, books, and scientific proceedings. The findings show that NLP enhances self-awareness, emotional regulation, motivation, and effective communication, reinforcing positive character and behavior among students. Moreover, NLP supports educators’ professionalism and promotes value-based leadership and human resource management in Islamic educational institutions. Integrating NLP with ethical and prophetic leadership principles can sustainably improve human resource quality. The study concludes that NLP serves as a complementary, adaptive, and humanistic approach aligned with Islamic education goals, offering theoretical, practical, and policy implications for managing Islamic educational institutions.
Strategi Manajemen Pendidikan Islam Berbasis Teknologi Digital Di Era Society 5.0 Ahmadi Ahmadi; Widodo Widodo; Eni Yusnita; Muhadi Muhadi
Idaarotul Ulum Vol 7 No 2 (2025): Idaaratul Ulum
Publisher : Institut Agama Islam Insan Prima Misbahul Ulum Gumawang OKU Timur Sumatera Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70688/idaarotululum.v7i2.581

Abstract

Perkembangan teknologi digital di era Society 5.0 menghadirkan tantangan dan peluang bagi lembaga pendidikan Islam untuk melakukan transformasi manajemen yang adaptif, inovatif, dan tetap berlandaskan nilai-nilai keislaman. Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan strategi manajemen pendidikan Islam berbasis teknologi digital melalui kajian literatur terhadap 17 sumber referensi yang relevan, termasuk jurnal SINTA open access dan publikasi akademik. Pendekatan penelitian menggunakan metode kualitatif dengan teknik analisis isi (content analysis), yang mencakup reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, untuk mensintesis konsep, teori, dan temuan penelitian terdahulu secara sistematis. Hasil kajian menunjukkan enam aspek strategi utama: (1) perencanaan strategis yang mengintegrasikan nilai-nilai Islam dan analisis data digital untuk pengambilan keputusan yang tepat, (2) kepemimpinan adaptif dan pengelolaan sumber daya manusia yang mendorong guru dan staf berinovasi dengan teknologi, (3) digitalisasi kurikulum dan pembelajaran yang menggabungkan media digital dan nilai-nilai Islam, (4) pemanfaatan teknologi untuk administrasi, evaluasi, dan monitoring pendidikan secara transparan, (5) penguatan kompetensi guru melalui pelatihan literasi digital dan pengembangan media pembelajaran, serta (6) pengelolaan tantangan dan pemanfaatan peluang digitalisasi untuk meningkatkan kualitas pendidikan.