Penelitian ini menganalisis optimalisasi pendidikan agama Islam di SMP Sandika terkait standar kompetensi dan kompetensi dasar (SKKD), materi pembelajaran, strategi pembelajaran, dan sistem evaluasi yang diterapkan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, menggabungkan tinjauan pustaka dengan observasi lapangan. Data dikumpulkan melalui observasi, analisis dokumen, dan evaluasi literatur yang relevan. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan inferensi, menggunakan triangulasi untuk memastikan validitas data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan agama di SMP Sandika selaras dengan kurikulum saat ini, khususnya kurikulum 2013 dan implementasi bertahap kurikulum Merdeka. Materi pembelajaran mencakup Al-Quran dan Hadits, Aqidah, moralitas, fiqih/ibadah, dan sejarah peradaban Islam. Strategi pembelajaran yang diterapkan terbukti sangat efektif dalam meningkatkan pemahaman dan penerapan nilai-nilai Islam dalam kehidupan sehari-hari siswa. Pembelajaran dinilai secara berkelanjutan melalui evaluasi kognitif, afektif, dan psikomotor. Namun, beberapa kendala masih tetap ada, seperti rendahnya motivasi dan konsentrasi siswa akibat pandemi COVID-19, keterbatasan fasilitas dan infrastruktur, serta penggunaan teknologi yang berlebihan. Oleh karena itu, kolaborasi antara guru, orang tua, dan sekolah sangat penting untuk meningkatkan kualitas pembelajaran dan mendorong perkembangan pribadi siswa.