Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGARUH PENDIDIKAN PERKOPERASIAN TERHADAP KEBERHASILAN KOPERASI MELALUI PARTISIPASI ANGGOTA SEBAGAI VARIABEL INTERVENING PADA ANGGOTA PUSKUD SUMBAR Leoni Leoni; Marwan Marwan
Jurnal Ilmiah Manajemen, Ekonomi, & Akuntansi (MEA) Vol 9 No 3 (2025): Edisi September - Desember 2025
Publisher : LPPM STIE Muhammadiah Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31955/mea.v9i3.6363

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh pendidikan perkoperasian terhadap keberhasilan koperasi melalui partisipasi anggota sebagai variabel intervening pada anggota Pusat Koperasi Unit Desa Sumatera Barat. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan kausal. Populasi dalam penelitian ini adalah anggota aktif Pusat Koperasi Unit Desa Sumatera Barat dan jumlah sampel yang dipilih adalah 62 anggota dan dipilih menggunakan proportional random sampling. Data yang digunakan adalah data primer yang diperoleh melalui penyebaran kuesioner kepada anggota koperasi dengan kriteria yang telah ditentukan dan data sekunder dari Pusat Koperasi Unit Desa Sumatera Barat. Metode yang digunakan adalah analisis jalur (Path Analysis) dengan bantuan program SPSS 25. Hasil penelitian ini adalah (1) pendidikan perkoperasian berpengaruh signifikan terhadap partisipasi anggota koperasi, (2) pendidikan perkoperasian berpengaruh signifikan terhadap keberhasilan koperasi, (3) partisipasi anggota koperasi berpengaruh signifikan terhadap keberhasilan koperasi, (4) pendidikan perkoperasian berpengaruh signifikan terhadap keberhasilan koperasi melalui partisipasi anggota koperasi sebagai variabel intervening.
Diagnostic Challenges and Management Considerations for Aortic Root Aneurysm in Adult Suspected with Marfan Syndrome: A Case Report Maharani, Ni Putu Ika Regina; Leoni Leoni; Wibowo, Ganda
Jurnal Ilmiah Kedokteran dan Kesehatan Vol. 3 No. 3 (2024): September : Jurnal Ilmiah Kedokteran dan Kesehatan
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/klinik.v3i3.5839

Abstract

Aortic aneurysm is an abnormal dilatation of the aorta commonly associated with hereditary genetic disorders such as Marfan syndrome, with an incidence of approximately 5–10 cases per 100,000 people per year, predominantly involving the ascending aorta. Diagnosing Marfan syndrome remains challenging in clinical practice, especially in settings with limited diagnostic resources such as rural areas in Indonesia. This study is a case report describing the diagnostic process and management of a patient with an aortic root aneurysm suspected to be associated with Marfan syndrome. Data were collected from medical records, physical examinations, and supporting investigations such as transthoracic echocardiography (TTE), and were compared with relevant literature and updated clinical guidelines (ESC Guidelines 2024 and Revised Ghent Criteria 2010). The findings showed that a patient presenting with clinical features of Marfan syndrome, including Corrigan’s sign, diastolic murmur, and a systemic score ≥7—had significant aortic root dilatation (7.08 cm) accompanied by severe aortic regurgitation and decreased left ventricular function. Conservative therapy with bisoprolol, candesartan, and standard heart failure medications was administered to stabilize the condition before referral to a tertiary hospital for advanced imaging and surgical planning. Conclusion: This case highlights the importance of comprehensive history taking, careful physical examination, and echocardiography as essential tools for the early diagnosis of aortic aneurysm related to Marfan syndrome, particularly in healthcare facilities with limited diagnostic resources. Early detection and proper management play a crucial role in preventing fatal complications and reducing mortality.