Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Pengembangan Manajemen Usaha dan Pengolahan Produk Inovasi Bagi Kelompok Wanita Tani Khoirun Nisa'; M. Oktavian; Supriono Supriono; Leli Akhlaqun Nisa; Nuurun Alaa Nuurin
Jumat Ekonomi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 3 (2023): Desember
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas KH. A. Wahab Hasbullah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32764/abdimasekon.v4i3.4155

Abstract

Manajemen usaha ialah sebuah proses di mana perusahaan merencanakan, mengatur, mengarahkan dan mengendalikan kegiatan dan sumber daya perusahaan untuk mencapai tujuannya dengan cara yang efektif dan efisien dalam lingkungan yang selalu berubah. Kelompok wanita tani yang ada di desa sudimoro salah satu kegiatan di desa sudimoro yang terbilang cukup aktif dalam kegiatan usaha di bidang pertanian dan produk namun kelompok tersebut terdapat kendala seperti Kurangnya Pengetahuan mitra PKM terkait pengelolaan manajemen usaha yang baik, Kurangnya pengelolaan inovasi produk dan Tidak ada nya tindak lanjut dalam hal pelatihan-pelatihan yang pernah terlaksana. Tujuan pengabdian PKM ini adalah untuk memberdayakan potensi hasil lahan yang di miliki oleh Kelompok Wanita Tani. Dalam penelitian ini penulis memadukan metode ( Research and Development ) yakni metode penelitian yang digunakan untuk menghasilkan, produk tertentu, dan menguji keefektifan suatu produk. Dengan metode (PAR) Participatory Action Research adalah sebuah proses dimana sebuah komunitas berusaha mempelajari sebuah masalah secara ilmiah dengan tujuan memandu. Hasil dari penelitian ini adalah dampak bagi sosial Masyarakat desa sudimoro dari sektor ekonomi
Sosialisasi Dalam Menentukan Strategi Branding dan Marketing Online di Desa Manunggal Wahyudi Wahyudi; Muhammad Saat Ibnu Waqfin; Khoirun Nisa'; Muhammad Arsyadul Arief; Famung Gangga; Durrotil Hikmah; Heni Nurlia Fatmawati; M Syifa'ul Umam
Jumat Ekonomi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 3 (2024): Desember
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas KH. A. Wahab Hasbullah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32764/abdimasekon.v5i3.5363

Abstract

Digital marketing telah menjadi komponen penting dari strategi pemasaran kontemporer. Cara konsumen berinteraksi dengan merek dan mencari informasi juga mengalami perubahan besar seiring dengan pesatnya kemajuan internet dan teknologi. Konsumen lebih cenderung menggunakan platform digital untuk membandingkan produk, mencari ulasan, dan membuat keputusan pembelian. Karena itu, kehadiran online yang kuat sangat penting bagi bisnis yang ingin tetap relevan dan kompetitif di pasar. Pelaku UMKM di Desa Manunggal yang masih memasarkan produk secara konvensional yaitu dilakukan secara offline dan menyebarkan informasi melalui mulut kemulut saja. Hal ini didasari oleh kurangnya informasi dan pengetahuan masyarakat mengenai digital marketing dan branding UMKM yang menjadikan pelaku UMKM sedikit tertinggal dengan UMKM lain yang telah menerapkan strategi digital marketing untuk usahanya. Salah satu sektor UMKM yang tertinggal pemasarannya adalah penjualan stik bawang dan krupuk didesa manunggal. Salah satu langkah strategis untuk membantu UMKM di Desa Manunggal Kecamatan Ngusikan Kabupaten Jombang adalah menyusun strategi branding dan marketing online. Dengan memahami konsep dasar branding, membangun identitas merek yang kuat, dan memanfaatkan berbagai platform digital, memperluas jangkauan pasar, dan meningkatkan pendapatan. Metode yang digunakan adalah sosialisasi sampai mengerti dan dapat mempraktekkan strategi branding dan marketing online dalam sebuah produk. Melalui kegiatan sosialisasi ini diharapkan dapat menyelesaikan permasalahan yang dihadapi oleh pihak mitra. Hasil dari kegiatan sosialisasi strategi branding dan marketing online di Desa Manunggal telah berhasil meningkatkan pemahaman ibu-ibu PKK dan pelaku UMKM mengenai pentingnya branding dalam membangun identitas produk. Peserta juga memahami langkah-langkah awal dalam memulai branding, serta pentingnya legalitas usaha dalam meningkatkan kepercayaan konsumen.
Sosialisasi Pemanfaatan Limbah Plastik Sebagai Wadah Tanam Sayur Di SDN Sebani Wahyudi Wahyudi; Rif’an Hariri; Khoirun Nisa'; Chusnul Chotima; khusnul Khotimah; Revin Fajariyatul Chuzairoh; Helmawan Nugroho; Wahyu Azalea Az'zahra
Jumat Pertanian: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 1 (2026): April
Publisher : LPPM Universitas KH. A. Wahab Hasbullah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32764/abdimasper.v7i1.6437

Abstract

Sebani Village, which is located in Sumobito District, Jombang Regency, East Java, has an area of about 6.45 km² with a population of around 4,650 people. Most people depend on the agricultural sector for their livelihood, with the main commodities being rice, corn, and horticultural vegetables such as chili, tomatoes, and kale. However, the problem here is regeneration in preparing prospective farmers in the coming masses, besides other problems faced in the village such as environmental problems in the form of the accumulation of household plastic waste. Single-use plastics, such as mineral water bottles, plastic cups, and detergent packaging, are widely found and are often simply thrown away without further processing. Therefore, to solve the problems that exist in Sebani village in the regeneration of farmers and plastic waste which only becomes waste without further processing so that it becomes more useful, a socialization program for planting vegetables with the use of plastic waste at SDN Sebani and MI Bustanul Ulum Sebani is very strategic. The qualitative research method used in this case combines interactive lectures, demonstrations, and hands-on practice, the results of the study show that the students' understanding of the benefits of growing vegetables using plastic waste media Students show a sense of pride and joy because they have successfully grown vegetables for the first time. Some students also expressed their desire to take care of the plant so that it can grow until harvest.
Pembuatan Geomapping Tata Letak Usaha Micro Menenga Kecil Desa Sebani Wahyudi Wahyudi; Didin Sirojudin; Khoirun Nisa'; Moh Faridl Darmawan; Elok Fadilatul Fajria; Nanda Ade Fahreza; Siti nurul hidayati aurelia putri wijaya
Jumat Informatika: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 1 (2026): April
Publisher : LPPM Universitas KH. A. Wahab Hasbullah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32764/abdimasif.v7i1.6438

Abstract

In today's digital age, the need for easily accessible information is essential. One of the efforts that can be made is to make a geomapping map of the layout of small micro businesses in Menenga village, with this information board, the village community and outside parties can easily find the existence of small micro businesses in order to help increase the visibility of small micro businesses, increase the attractiveness of the village, and encourage local economic growth. The approach method used in this activity is Participatory Action Research. This method emphasizes the active involvement of the community, village officials, and small and medium-sized micro business actors in every stage of activities, starting from problem identification, planning, implementation, to evaluation of results. This approach was chosen because it is in accordance with the main goal of the program, which is to empower village communities in the use of geomapping to support the promotion of micro, small and medium-sized enterprises in a sustainable manner. By directly involving the community, it is hoped that they can understand, master, and continue the management of micro and small and medium-sized business data independently in the future. Through this activity, a database of small and small micro businesses has been produced, digital geomapping maps, and banners of small micro businesses that are installed on village information boards. These results make it easier for the public and visitors to access information, as well as being an effective means of promotion for small and medium-sized micro business actors.
INOVASI PEMBUATAN JAM DIGITAL RUNNING TEXT BAGI PERANGKAT DESA DI BALAI DESA MANUNGGAL Khoirun Nisa'; Wahyudi Wahyudi; Muhammad Saat Ibnu Waqfin; Bambang Rianto; Hellyou Susanti; Siti Khalimatus Sa'diah; Lutfiah Khoirunnova; Moh Zuem Marzuki; Muhammad Iqbal Nasrullah
Jumat Informatika: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2025): April
Publisher : LPPM Universitas KH. A. Wahab Hasbullah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32764/abdimasif.v6i1.5364

Abstract

In today's digital information era, effective and efficient communication is the main key to conveying messages to the public. One of the increasingly popular communication media is Running Text, or what is often called running text. The work program for making Running Text is a program that is part of the community service program. The purpose of this program is to optimize the use of technology and increase the use of technology in the daily lives of village communities, encouraging adaptation to increasingly rapid digital developments. There is also a reason why the work program for making Running Text is as a digital clock and display of village hall information, so that the wider community can obtain information about the existence of the Manungal village hall. The flexibility of using Running Text, which is updated in real time and can be adjusted to the needs of the main hall, makes it a flexible medium for various types of information, from routine announcements to urgent notifications. The method applied in this service includes three main stages, namely design, implementation, and evaluation. Design is the process of work or design used to design a design object. In designing Running Text, the first step is to identify the main purpose of the information to be conveyed. Running Text is used to convey short and precise information. The sentences used must be short but informative, and use language that is easily understood by the community. The implementation of this community service program has succeeded in achieving the desired goals. The following are some of the results that have been achieved in the implementation of this community service program: Increasing Access to Information, Utilization of Digital Technology, Cost Savings by the village hall, and Increasing Time Awareness.
Potensi Energi Berkelanjutan Pembuatan Biogas Inovatif dari Kotoran Hewan Sapi Khoirun Nisa'; Muh Abdurrosyid Afif; Siti Nurazizah; Wahyudi Wahyudi
Jumat Pertanian: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2024): April
Publisher : LPPM Universitas KH. A. Wahab Hasbullah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32764/abdimasper.v5i1.4156

Abstract

Peternak adalah orang yang melakukan budidaya hewan seperti sapi, ayam, kambing atau sebagainya permasalahan yang sering dihadapi oleh peternak adalah cara untuk memanfaatkan limbah kotoran ternak. Padahal Pemanfaatan kotoran hewan ternak bisa dijadikan gas pengganti lpg. Oleh karena itu kegiatan pengabdian maasyarakat dilakukan untuk membantu peternak agar bisa memanfaatkan limbah kotoran sapi menjadi gas melalui sosialisai pembuatan gas dari kotoran sapi. Kegiatan ini dilakukan pada hari selasa tanggal 12 September 2023 dengan sasaran kegiatan masyarakat desa sudimoro yang terdiri dari Organisasi gabungan kelompok tani dan para peternak. Kegiatan ini terbagi menjadi dua tahapan, pertama sosialisasi cara memanfaatkan limbah kotoran menjadi gas dan kedua praktek cara pembuatan gas dari limbah kotoran.Hasil yang di dapat dari rata- rata presentasi ialah 80% , yang artinya kegiatan sosialisasi tersebut memiliki dampak yang positf terhadap masyarakat, khususnya Masyarakat, dengan dampak positif yang diperoleh maka peternak diharapkan mampu untuk mengelolah limbah dengan baik guna bisa menjadikan kotoran ternak menjadi bahan yang berguna untuk Masyarakat seperti gas.