Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Gambaran Cakupan ASI Eksklusif di Wilayah Adat Kajang Ammatoa, Kabupaten Bulukumba Fitri Adriani; Ningsi Angraeni; Lilis Suryani; Musfira Dahlan; Ni Made Ary Lisnawati
Journal of Language and Health Vol. 6 No. 4 (2025): Journal of Language and Health: December 2025
Publisher : CV. Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jlh.v6i4.1508

Abstract

Pemberian ASI eksklusif merupakan salah satu upaya penting untuk menunjang tumbuh kembang bayi secara optimal. Namun, cakupan ASI eksklusif pada bayi usia 0–6 bulan di Indonesia masih belum mencapai target nasional sebesar 80%. Di Provinsi Sulawesi Selatan, cakupan ASI eksklusif tahun 2023 sebesar 74,0%, dengan beberapa kabupaten/kota masih berada di bawah standar, termasuk Kabupaten Bulukumba yang mencatat cakupan sebesar 63%. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang memengaruhi pemberian ASI eksklusif di wilayah kerja Puskesmas Tanah Toa Kabupaten Bulukumba.Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif analitik dengan desain cross sectional. Sampel berjumlah 20 responden yang dipilih menggunakan teknik accidental sampling, yaitu ibu yang memiliki bayi usia 6–12 bulan dan datang berkunjung ke Puskesmas Tanah Toa pada saat penelitian berlangsung. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara langsung kepada responden menggunakan kuesioner terstruktur yang telah disiapkan, meliputi karakteristik responden, pengetahuan, pekerjaan, sikap ibu, dukungan keluarga, serta praktik pemberian ASI eksklusif. Data yang diperoleh selanjutnya dianalisis menggunakan uji chi-square untuk mengetahui hubungan antar variabel.Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki pengetahuan kurang tentang ASI eksklusif (94,1%), terdapat ibu yang bekerja (8,5%), memiliki sikap kurang mendukung terhadap pemberian ASI eksklusif (59,1%), serta kurang mendapatkan dukungan keluarga (8,5%). Hasil analisis statistik menunjukkan adanya pengaruh yang signifikan antara pengetahuan ibu, status pekerjaan, sikap ibu, dan dukungan keluarga terhadap pemberian ASI eksklusif.Kesimpulan dari penelitian ini adalah terdapat hubungan antara pengetahuan, pekerjaan, sikap ibu, dan dukungan keluarga dengan pemberian ASI eksklusif. Oleh karena itu, diperlukan upaya peningkatan edukasi, pembentukan sikap positif, serta penguatan dukungan keluarga, terutama bagi ibu bekerja, agar praktik pemberian ASI eksklusif dapat meningkat.