Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Manajemen Asuhan Keperawatan pada Pasien Tuberkulosis dengan Gangguan Pola Napas dan Intoleransi Aktivitas: Studi Kasus Jimmi Jimmi; Umi Hanik Fetriyah; Latifah Latifah
Journal of Language and Health Vol. 7 No. 1 (2026): Journal of Language and Health: March 2026
Publisher : CV. Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jlh.v7i1.1794

Abstract

Tuberkulosis merupakan penyakit infeksi yang menjadi masalah kesehatan utama karena dapat menimbulkan gangguan sistem pernapasan dan penurunan kondisi fisik pasien. Tujuan untuk menggambarkan penerapan asuhan keperawatan pada pasien dengan Tuberkulosis di RSUD Sultan Syuriansyah Banjarmasin. Penelitian ini menggunakan desain studi kasus deskriptif dengan pendekatan proses asuhan keperawatan meliputi pengkajian, penegakan diagnosis keperawatan, perencanaan, implementasi, dan evaluasi. Penelitian dilakukan pada satu pasien dengan Tuberkulosis selama 2 hari perawatan. Teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, pemeriksaan fisik, serta dokumentasi rekam medis. Analisis dilakukan dengan membandingkan kondisi pasien dengan standar asuhan keperawatan (SDKI, SIKI, SLKI). Hasil pengkajian pada pasien Tn. A menunjukkan keluhan sesak napas, batuk berdahak sejak dua minggu, serta mudah lelah saat beraktivitas. Ditegakkan empat diagnosis keperawatan yaitu pola napas tidak efektif, bersihan jalan napas tidak efektif, intoleransi aktivitas, dan perfusi perifer tidak efektif. Intervensi jalan nafas, batuk efektif, manajeme energi dan perawatan sirkulasi menunjukkan keempat masalah keperawatan teratasi sebagian. Pelaksanaan asuhan keperawatan pada pasien Tn. A dengan Tuberkulosis di RSUD Sultan Syuriansyah Banjarmasin, dengan empat masalah keperawatan pola napas tidak efektif, bersihan jalan napas tidak efektif, intoleransi aktivitas, dan perfusi perifer tidak efektif. telah mendapatkan intervensi namun belum optimal sehingga seluruh masalah keperawatan dinyatakan teratasi sebagian.