Penyebab utama kematian pada penderita diare adalah kekurangan cairan dan elektrolit (dehidrasi) melalui feses berbentuk lembek sampai cair dan apabila dibiarkan dapat mengakibatkan tubuh tidak dapat berfungsi secara normal (Hospital Care for Children, 2016). Penelitian dilaksanakan bertujuan untuk mengetahui efektivitas buah pala terhadap diare pada balita usia di Puskesmas Mutiara. Jenis penelitian ini adalah pre – eksperimental design with out control. Subjek penelitian ini berjumlah 20 balita usia 1-5 tahun yang mengalami diare. Instrumen penelitian berupa pemberian buah pala pre test dan post tes. Teknik analisa yang digunakan adalah uji wilcoxon yang diselesaikan program SPSS. Hasil penelitian menunjukan terdapat efektivitas buah pala terhadap diare. Hasil analisa data diketahui bahwa sebelum diberikan perlakuan jumlah balita yang mengalami diare yaitu 20 responden atau 100% dan setelah diberikan perlakuan buah pala terjadi perubahan kejadian BAB menjadi normal pada balita yaitu 15 responden atau 75% dengan nilai asymp. Sig 0,000 (< 0,05). Merujuk dari hasil analisa data dan temuan penelitian maka dapat disimpulkan bahwa efektivitas buah pala berpengaruh terhadap diare pada balita.
Copyrights © 2025