Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Penguatan Literasi Digital Siswa Melalui Manajemen Pelatihan Desain Edukatif Berbasis Canva di MTsN 2 Kayong Utara Siti Nur Azizah; Muhammad Husni
QAWIUN : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2026): 2026
Publisher : PT.Hassan Group Publiseher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/qw.v2i1.957

Abstract

Kegiatan pengabdian ini bertujuan mendeskripsikan proses dan dampak penerapan manajemen pelatihan desain edukatif berbasis Canva yang diintegrasikan dengan nilai pendidikan agama Islam (PAI) sebagai Upaya pemberdayaan literasi digital produktif siswa MTsN 2 Kayong Utara. Masalah utama mitra adalah ketergantungan siswa pada konsumsi konten hiburan, padahal gawai yang dimiliki berpotensi digunakan kreatif dan edukatif. Pendekatan kualitatif deskriptif diadaptasi dari paradigma Service Learning dan siklus manajemen pendidikan, melibatkan 27 siswa kelas VIII yang terbagi menjadi dua rombongan belajar (Rombel 1 berjumlah 14 siswa dan Rombel 2 berjumlah 13 siswa). Kegiatan dilaksanakan dalam dua sesi lokakarya intensif (± 4 jam efektif). Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan dokumentasi artefak visual, dianalisis seluruh partisipan berhasil menyelesaikan proyek poster edukatif bertema infak, sedekah dan adab menuntut ilmu, lebih dari 80% karya memenuhi indikator tata letak visual yang ditetapkan. Integrasi nilai PAI memperkuat internalisasi keagamaan melalui strategi dakwah visual kontemporer. Keberhasilan program sangat bergantung pada perencanaan matang, pengorganisasian tepat, serta strategi adaptif dalam mengatasi keterbatasan infrastruktur. Penerapan prinsip manajemen pendidikan Islam terbukti efektif menjaga keberlangsungan dan mutu kegiatan. Model ini direkomendasikan sebagai praktik baik bagi penguatan literasi digital di madrasah di kawasan berkembang.
Problematika Hafalan Juz 'Amma: Studi Kasus Santri Kelas 2 Madrasah Diniyah Pondok Pesantren An-Nur 2 Malang Farhan Muzakki Fakhridana; Siti Nur Azizah; Annisa; Sabrina Nur Haliza
Aksioreligia Vol. 4 No. 1 (2026): Aksioreligia : Jurnal Studi Keislaman
Publisher : CV Global Research Publication

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59996/aksioreligia.v4i1.959

Abstract

The cognitive load problem was experienced by 2nd grade students of Madrasah Diniyah Pondok Pesantren An-Nur 2 Malang, showed by a decrease in the quality of Juz 'Amma memorization due to physical and mental fatigue. This study aims to analyze psychological problems in the process of memorizing Juz 'Amma and examine the effectiveness of psycho-pedagogical interventions in solving problems. This research method uses a qualitative approach with a case study method. The data source was determined through the purposive sampling technique, which involved students and tahfizh teachers. Data collection techniques were carried out comprehensively through participant observation, in-depth interviews, and documentation studies. Furthermore, the data were analyzed using interactive models (Miles, Huberman, and Saldana) which included the stages of data condensation, data presentation, and conclusion drawn, and tested for validity using triangulation of sources and techniques. The results of the study show that the difficulty in memorizing students purely stems from cognitive fatigue which triggers a decrease in motivation. To overcome this, psycho-pedagogical synergy has proven to be effective through external scaffolding of teachers (Talaqqi and Sim'i methods) and internal strategies of students (Wahdah method). In conclusion, memorization barriers are an accumulation of psychological and neurobiological factors that require adaptive handling. This study recommends a paradigm shift towards Differentiated Learning through the provision of halaqah zones and silent zones so that pedagogical interventions are more humane and on target.
Gamifikasi dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Islam: Analisis Efektivitas Quizizz dan Wordwall terhadap Retensi Belajar Siti Nur Azizah; Farhan Muzakki Fakhridana; Annisa
Quoba: Jurnal Pendidikan Vol 3 No 1 (2026): 2026
Publisher : PT.Hassan Group Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/qb.v3i1.997

Abstract

Sejumlah penelitian tentang gamifikasi dalam Pendidikan Agama Islam (PAI) menunjukkan kecenderungan yang cukup konsisten: Quizizz dan Wordwall dilaporkan efektif meningkatkan motivasi dan hasil belajar. Tulisan ini mengambil jarak kritis dari konsensus tersebut bukan sekadar untuk mempersoalkannya, melainkan untuk menunjukkan bahwa klaim tersebut terlalu kasar karena memperlakukan retensi sebagai konstruk tunggal yang homogen. Melalui tinjauan integratif-kritis atas literatur empiris dan teoretis, artikel ini berargumen bahwa pengetahuan PAI terbentang dalam tiga lapis yang berbeda secara epistemologis: retensi faktual-verbal (hafalan ayat, hadis, dan rukun), retensi konseptual-relasional (logika akidah dan fikih), serta internalisasi normatif-afektif (akhlak, adab, dan penghayatan nilai). Pembedaan ini bertumpu pada taksonomi kognitif revisi (Anderson & Krathwohl, 2001), taksonomi afektif (Krathwohl et al., 1964), dan logika internal tujuan pendidikan Islam. Dengan membaca temuan empiris melalui Teori Beban Kognitif (Sweller, 1988), prinsip retrieval practice (Roediger & Karpicke, 2006; Karpicke & Roediger, 2008), spaced repetition (Cepeda et al., 2006), dan Teori Determinasi Diri (Deci & Ryan, 1985; Ryan & Deci, 2000; Vansteenkiste et al., 2006), artikel ini menunjukkan bahwa efektivitas gamifikasi bersifat terstratifikasi: paling kuat pada lapis faktual-verbal, kondisional pada lapis konseptual-relasional, dan berpotensi kontraproduktif pada lapis normatif-afektif yang justru menjadi tujuan utama PAI. Kontribusi artikel ini adalah kerangka interpretatif "gamifikasi terstratifikasi" yang menggeser pertanyaan dari "apakah gamifikasi efektif" menuju pertanyaan yang lebih produktif: untuk lapis pengetahuan apa, dengan desain seperti apa, dan dengan risiko apa.