Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Studi Optimasi Hybrid Power System PLTS, Baterai, dan PLTD pada Isolated System Pulau Sarappo Lompo, Pangkep, Sulawesi Lingga Aditya Prayuda; Fajar Sidiq; Jerry Kurniawan
Jurnal Siber Multi Disiplin Vol. 4 No. 1 (2026): Jurnal Siber Multi Disiplin (April - Juni 2026)
Publisher : Siber Nusantara Research & Yayasan Sinergi Inovasi Bersama (SIBER)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jsmd.v4i1.661

Abstract

Pulau Sarappo Lompo merupakan pulau kecil yang terletak di gugusan Kepulauan Spermonde, perairan Selat Makassar. Pulau ini berjarak sekitar 30 km dari sebelah selatan Makassar, sehingga dikategorikan sebagai pulau terluar yang berpenghuni. Dengan sistem kelistrikan berbasis PLTD, sarana dan prasarana pulau ini hanya ditopang durasi pasokan listrik selama 12 jam per hari. Di sisi lain Pulau Sarappo Lompo memiliki tingkat radiasi sinar matahari mencapai 6.830 kWh/m2/hari dan rata-rata dalam satu tahun sebesar 5.668 kWh/m2/hari berdasarkan Global Horizontal Irradiation (GHI). Dengan potensi sebesar itu menjadikan energi surya sebagai pilihan ideal untuk dijadikan sumber energi terbarukan, yang juga dapat dikombinasikan dengan media penyimpanan berupa baterai, sehingga dapat memenuhi kebutuhan kelistrikan di pulau tersebut, dengan terbentuknya sistem pembangkit listrik hybrid. Penelitian ini bertujuan mengetahui cara untuk menurunkan ketergantungan terhadap pengoperasian PLTD dengan memanfaatkan potensi energi terbarukan yang ada sehingga sistem kelistrikan eksisting menuju hybrid power system yang lebih efisien. Perangkat lunak Homer Pro dijadikan sebagai media simulasi guna menemukan model paling ideal untuk sistem pembangkitan listrik hybrid. Berdasarkan hasil simulasi, desain paling optimal terkait implementasi hybrid power system antara pembangkit eksisting satu-satunya (PLTD 1 dan PLTD 2) dengan potensi energi surya (PLTS), Baterai dan Converter di pulau Sarappo Lompo jika dilihat dari sisi keekonomiannya adalah Model A (PLTD 1 + PLTD 2 + PLTS + Baterai + Converter) dengan nilai NPC sebesar Rp18.511.390.000,00 dan LCOE sebesar Rp1.894,16/kWh. Sedangkan jika dilihat dari dampak emisi (CO2) pada Model A sebesar 32.533 kg/tahun. Hasil penelitian ini dapat dijadikan referensi penerapan sistem pembangkitan hybrid di pulau-pulau kecil yang karakteristiknya mirip dengan pulau Sarappo Lompo.
Perhitungan Kelayakan Ekonomi-Teknik untuk Pemasangan PLTS Atap pada Pelanggan Tarif Rumah Tangga (1300, 3500, 7700 VA) Sebagai Upaya Kemandirian Energi Bersih Fajar Sidiq; Lingga Aditya Prayuda; Jerry Kurniawan; Ahmad Caputra Wisesa; Puput Tri Wijayanto
Jurnal Ilmu Multidisiplin Vol. 5 No. 2 (2026): Jurnal Ilmu Multidisplin (Juni - Juli 2026)
Publisher : Green Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jim.v5i2.2001

Abstract

Konsumen tenaga listrik harus turut serta dalam upaya pengurangan emisi CO2 dan tidak hanya bergantung pada pembangkit listrik dalam pemenuhan kebutuhan energi listrik mereka. Penggunaan PLTS atap off-grid dapat menjadi solusi untuk pemenuhan kebutuhan listrik secara mandiri dan tentunya turut andil dalam pengurangan emisi gas CO2. PLTS atap off-grid sangat mungkin diaplikasikan di daerah yang memiliki potensi energi surya yang tinggi, termasuk Sidoarjo. Penelitian dilakukan untuk mengetahui kelayakan ekonomi-teknik penggunaan PLTS atap off-grid di Sidoarjo untuk pelanggan R1-1300 VA, R2-3500 VA dan R3-7700 VA. Studi kelayakan ekonomi didasarkan pada perhitungan nilai NPV, IRR, BCR dan payback period, sedangkan studi kelayakan teknis dilakukan dengan perhitungan performa ratio. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara teknis, PLTS atap off-grid layak diaplikasikan pada semua tipe pelanggan, dengan performa ratio di atas 70%. Dari sisi ekonomis, PLTS atap off-grid layak diaplikasikan pada semua pelanggan R2-3500 VA dan R3-7700 VA, sedangkan untuk pelanggan R1-1300 VA hanya layak diaplikasikan pada pelanggan dengan tagihan minimal Rp 5.613.080,- per tahunnya.