Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Model Inkuiri Terbimbing Berbantuan LKPD Terhadap Keterampilan Generik Sains Renitati Renitati; Rizalul Fiqry; Syahriani Yulianci
Lambda: Jurnal Ilmiah Pendidikan MIPA dan Aplikasinya Vol. 5 No. 2 (2025): Lambda : Jurnal Ilmiah Pendidikan MIPA dan Aplikasinya
Publisher : Lembaga Bale Literasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58218/lambda.v5i2.1545

Abstract

Penelitian ini bertujuan menguji pengaruh model inkuiri terbimbing berbantuan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) terhadap keterampilan generik sains siswa kelas III di SDN Inpres O’o, Kabupaten Bima. Keterampilan generik sains mencakup kemampuan dasar berpikir ilmiah seperti observasi, klasifikasi, pengukuran, integrasi konsep, prediksi, penarikan kesimpulan, komunikasi, dan perancangan. Masih lemahnya penguasaan keterampilan ini mendorong perlunya pendekatan pembelajaran yang mendorong eksplorasi dan berpikir sistematis sejak dini. Penelitian menggunakan desain pre-eksperimental dengan pendekatan one-group pretest-posttest. Sampel terdiri atas 10 siswa yang dipilih secara purposif. Perlakuan berupa pembelajaran menggunakan model inkuiri terbimbing dengan panduan LKPD diberikan dalam beberapa sesi, yang mencakup tahapan orientasi hingga evaluasi. Data dikumpulkan melalui instrumen penilaian berbasis skala Likert lima poin dan dianalisis menggunakan uji paired samples t-test dan penghitungan Cohen’s d. Hasil menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan signifikan antara skor pretest dan posttest pada seluruh indikator (p > 0,05). Namun, nilai effect size tertinggi ditemukan pada indikator klasifikasi (d = 0,404) dan observasi (d = 0,289), yang menunjukkan adanya potensi perubahan praktis meski tidak signifikan secara statistik. Kesimpulan dari penelitian ini mengindikasikan bahwa model inkuiri terbimbing berbantuan LKPD memiliki potensi pengembangan, khususnya dalam mendorong keberanian siswa berpikir dan berbicara ilmiah. Keterbatasan pelaksanaan menggarisbawahi pentingnya pelatihan guru serta penyempurnaan LKPD yang sesuai dengan karakteristik siswa usia dini dan kondisi lokal sekolah dasar.