Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Hukum Agraria: Problematika Sengketa Tanah di Kota Makassar Yandi Wahyudi; Marlina
Jurnal Siber Multi Disiplin Vol. 4 No. 1 (2026): Jurnal Siber Multi Disiplin (April - Juni 2026)
Publisher : Siber Nusantara Research & Yayasan Sinergi Inovasi Bersama (SIBER)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jsmd.v4i1.862

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi akar penyebab dan kelemahan sistemik dalam regulasi pertanahan serta mengevaluasi tantangan penyelesaiannya di Kota Makassar. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus, didukung oleh teknik pengumulan data melalui wawancara, observasi, dokumentasi, dan FGD yang dianalisis menggunakan NVivo 12 Plus. Proses analisis melibatkan coding tematik, eksplorasi pola dengan fitur query dan relationship, serta visualisasi data untuk mendukung interpretasi temuan secara sistematis. Studi ini menemukan bahwa sengketa tanah di Kota Makassar dipicu oleh tumpang tindih kepemilikan dan sertifikat, kelemahan regulasi agraria yang tidak konsisten antara peraturan nasional dan kebijakan daerah, prosedur administrasi yang rumit, kurangnya koordinasi antar lembaga, serta keterbatasan akses masyarakat terhadap jalur hukum, terutama bagi kelompok rentan. Kondisi ini menimbulkan ketidakpastian hukum, ketimpangan distribusi tanah, dan konflik sosial-ekonomi yang berkepanjangan. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, diperlukan pendekatan komprehensif berbasis hukum agraria yang menekankan keadilan, kepastian hukum, dan kemanfaatan, termasuk harmonisasi regulasi, penyederhanaan prosedur administrasi, penerapan sistem informasi pertanahan digital, serta mekanisme mediasi dan pemberdayaan masyarakat agar penyelesaian sengketa tanah lebih efektif, transparan, dan berkelanjutan.
Kajian Hukum Terhadap Tindak Pidana Penebangan Pohon Ilegal di Kabupaten Gowa Marlina; Yandi Wahyudi
Jurnal Siber Multi Disiplin Vol. 4 No. 1 (2026): Jurnal Siber Multi Disiplin (April - Juni 2026)
Publisher : Siber Nusantara Research & Yayasan Sinergi Inovasi Bersama (SIBER)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jsmd.v4i1.863

Abstract

Urgensi penelitian ini terletak pada perlunya penguatan penegakan hukum dalam menghadapi maraknya kasus illegal logging yang merusak ekosistem hutan lindung di Kabupaten Gowa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tindak pidana penebangan pohon ilegal, mengevaluasi penerapan sanksi pidana, serta menilai efektivitas penegakan hukum. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dokumentasi, dan FGD. Analisis data dilakukan menggunakan NVivo 12 Plus. Temuan studi menunjukkan bahwa maraknya penebangan pohon ilegal di Kabupaten Gowa disebabkan oleh kombinasi faktor ekonomi, sosial-budaya, kelembagaan, dan hukum. Tingginya nilai kayu dan keterbatasan alternatif penghasilan mendorong masyarakat melakukan pembalakan liar, sementara norma sosial dan kurangnya kesadaran lingkungan memperkuat praktik ini. Keterbatasan kapasitas aparat, sarana pengawasan, prosedur hukum yang panjang, serta koordinasi antar lembaga yang lemah mengurangi efektivitas penegakan hukum dan efek jera sanksi pidana. Studi juga menekankan pentingnya keterlibatan masyarakat melalui edukasi dan sosialisasi hukum, sehingga strategi pengendalian penebangan ilegal harus bersifat multidimensional, mengintegrasikan pemberdayaan ekonomi, pendidikan konservasi, penguatan kapasitas aparat, dan penegakan hukum yang konsisten untuk menjaga kelestarian hutan.