Komang Trisna Sumadewi
Departemen Anatomi-Histologi, Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan, Universitas Warmadewa, Denpasar, Bali, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Edukasi Penyakit Infeksi dan Pelatihan Pembuatan Sabun pada Kader Remaja di Yayasan Kerti Praja, Denpasar Fransiscus Fiano Anthony Kerans; Luh Gde Evayanti; Ni Putu Diah Witari; Komang Trisna Sumadewi; Anak Agung Ayu Asri Prima Dewi; Dewa Ayu Agung Alit Suka Astini; Ida Kurniawati; Gede Agus Surya Pratama
Warmadewa Minesterium Medical Journal Vol. 5 No. 2 (2026): Mei 2026
Publisher : Warmadewa University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22225/wmmj.5.2.2026.125-133

Abstract

Penyakit infeksi masih menjadi permasalahan kesehatan masyarakat di Indonesia, termasuk HIV/AIDS dan tuberkulosis (TBC) yang masih ditemukan pada kelompok usia remaja dan usia produktif. Kader remaja Yayasan Kerti Praja (YKP) Denpasar memerlukan peningkatan pengetahuan mengenai pencegahan penyakit infeksi serta keterampilan berbasis potensi lokal. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan kader remaja mengenai penyakit infeksi serta memberikan pelatihan pembuatan sabun padat dan sabun cair berbahan alami dari tanaman obat keluarga (TOGA), yaitu lidah buaya dan belimbing wuluh. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi tahap persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi yang melibatkan 10 kader remaja komunitas “Girls Act” melalui penyuluhan, diskusi interaktif, demonstrasi, dan praktik langsung pembuatan sabun dengan metode cold process. Evaluasi dilakukan menggunakan pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pengetahuan, serta observasi keterampilan praktik. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan persentase jawaban benar dari 86% pada pre-test menjadi 95,79% pada post-test, mengindikasikan terdapat peningkatan sebanyak 9,79 %. Selain itu, seluruh peserta (100%) aktif mengikuti kegiatan dan mampu menghasilkan produk sabun cair dan sabun padat sesuai prosedur. Kegiatan ini terbukti meningkatkan pengetahuan dan keterampilan peserta serta berpotensi mendukung perilaku hidup bersih dan sehat melalui pemanfaatan bahan alami yang mudah diperoleh.