Fika Aulia Nidasari
Universitas Negeri Surabaya

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis Pengelolaan PAD Sektor Pariwisata dan Implikasinya terhadap Belanja Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat di Kabupaten Magetan (2019-2024) Nadya Ayunda Pramesty; Fika Aulia Nidasari; Mashur Hasan Bisri
Jurnal Administrasi Publik dan Pembanguan Vol 8, No 1 (2026): JANUARI - JUNI 2026
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jpp.v8i1.18660

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat bagaimana sektor pengelolaan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan bagaimana hal ini berdampak pada pemberdayaan anggaran ekonomi masyarakat di Kabupaten Magetan dari tahun 2019 hingga 2024. Metode yang digunakan adalah kualitatif dan menggunakan pendekatan studi kasus. Data yang digunakan berasal dari sumber sekunder seperti laporan APBD, publikasi dari Badan Pusat Statistik (BPS), dan dokumen kebijakan yang relevan. Studi dokumentasi, observasi tidak langsung, dan studi literatur digunakan untuk mengumpulkan data; data dianalisis menggunakan model interaktif Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun pandemi COVID-19 mengubah jumlah kunjungan wisatawan ke Telaga Sarangan, sebagai destinasi unggulan, ada tren pemulihan yang signifikan setelah pandemi. Meskipun sektor pariwisata mempunyai potensi besar untuk meningkatkan PAD, pengelolaannya belum optimal karena kurangnya sistem pengelolaan, kurangnya pengawasan, dan kebijakan yang tidak terintegrasi antar lembaga. Selain itu, peningkatan PAD di sektor pariwisata belum mempunyai dampak yang signifikan terhadap pengeluaran untuk pemberdayaan ekonomi masyarakat. Hal ini ditunjukkan oleh fakta bahwa belanja yang dialokasikan pada sektor umum masih dominan dibandingkan dengan program pemberdayaan yang secara langsung menyasar komunitas di sekitar destinasi wisata. Studi ini menemukan bahwa meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui optimalisasi sektor pariwisata tidak hanya bergantung pada peningkatan jumlah wisatawan; peningkatan tata kelola PAD dan integrasi kebijakan belanja daerah yang lebih fokus diperlukan. Oleh karena itu, diperlukan kebijakan yang dapat menghubungkan strategi sumber penerimaan daerah dengan alokasi belanja yang fokus pada pemberdayaan ekonomi masyarakat.