Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Evaluasi Pembelajaran Berbasis Digital di Sekolah Dasar Indonesia: Studi Observasional pada Masa Transisi Pendidikan Digital Zahrin Aisha Mahfuz; Nafhila Isna Fahra; Latifah Utami; Azizah Gusdelia; Muhammad Faqih; Claudea Deby Marta; Muhammadi; Ranti Meizatri
Jurnal Pendidikan Transformatif (JPT) Vol. 5 No. 1 (2026): Februari 2026
Publisher : Yayasan Aya Sophia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9000/jupetra.v5i1.2263

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji penerapan evaluasi pembelajaran berbasis digital di sekolah dasar dengan menelaah jenis media yang digunakan, mekanisme pelaksanaannya, serta kelebihan dan kendala yang dihadapi dalam praktik pembelajaran. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode observasi non-partisipatif. Kegiatan observasi dilakukan di beberapa sekolah dasar pada berbagai wilayah dengan melibatkan guru dan siswa sebagai subjek penelitian. Pengumpulan data dilakukan melalui pengamatan langsung terhadap proses evaluasi pembelajaran, dokumentasi kegiatan, serta pencatatan menggunakan instrumen observasi terstruktur. Data yang terkumpul dianalisis secara deskriptif kualitatif dengan mengaitkan hasil observasi dengan teori evaluasi pembelajaran berbasis digital. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru telah memanfaatkan beragam media digital, seperti Google Forms, Quizizz, Kahoot!, Wordwall, dan Google Classroom, dalam melaksanakan evaluasi pembelajaran. Pemanfaatan media digital tersebut memberikan dampak positif berupa peningkatan efisiensi penilaian, percepatan pemberian umpan balik, serta meningkatnya keterlibatan dan motivasi belajar siswa. Namun, pelaksanaannya masih menghadapi hambatan berupa keterbatasan jaringan internet, ketersediaan sarana pendukung, dan kemampuan digital guru yang belum merata. Penelitian ini menyimpulkan bahwa evaluasi pembelajaran berbasis digital berperan penting dalam meningkatkan efektivitas pembelajaran di sekolah dasar, tetapi memerlukan dukungan infrastruktur dan penguatan kompetensi guru agar dapat diterapkan secara optimal dan berkelanjutan.