Latar Belakang: Keselamatan Pasien adalah bentuk dari sebuah sistem yang bertujuan agar asuhan pasien lebih aman, meliputi pengkajian risiko, identifikasi dan pengelolaan risiko pasien, pelaporan dan analisis insiden, kemampuan belajar dan tindak lanjutnya dari insiden, serta implementasi solusi untuk mengurangi munculnya risiko dan mencegah terjadinya cidera yang disebabkan oleh kesalahan akibat pelaksanaan tindakan atau tidak melakukan tindakan yang dibutuhkan. Tujuan: Untuk mengetahui Hubungan Pengetahuan Perawat dengan Kepatuhan Pelaksanaan SPO Pencegahan Jatuh pada Pasien Rawat Inap di Ruangan Mawar Cempaka dan Antorium Rumah Sakit Elim Rantepao Tahun 2025. Metode: Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif yang menggunakan deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi yaitu semua perawat yang bekerja di ruang mawar cempaka dan antorium Rumah Sakit Elim Rantepao dengan teknik pengambilan sampel yaitu total sampling. Besarnya sampel sebanyak 40 responden. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas pengetahuan responden adalah baik yaitu sebanyak 36 orang (90%), mayoritas kepatuhan perawat dalam pelaksanaan pencegahan jatuh pada pasien Rawat Inap adalah patuh yaitu sebanyak 36 orang (90%). Ada Hubungan Pengetahuan Perawat dengan Kepatuhan Pelaksanaan SPO Pencegahan Jatuh pada Pasien Rawat Inap dimana nilai p=0,002. Kesimpulan: Terdapat Hubungan Pengetahuan Perawat dengan Kepatuhan Pelaksanaan SPO Pencegahan Jatuh pada Pasien Rawat Inap di Ruangan Mawar Cempaka dan Antorium Rumah Sakit Elim Rantepao Tahun 2025. Disarankan perawat dapat meningkatkan kepatuhan terhadap SPO pencegahan jatuh melalui penerapan prosedur secara konsisten dalam praktik sehari-hari, aktif mengikuti pelatihan atau workshop tentang keselamatan pasien.