Hardi K
Institut Toraja Raya Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PENGGUNAAN ALAT PELINDUNG DIRI (APD) PADA TENAGA KERJA DI PT. EASTERN PEARL FLOUR MILLS MAKASSAR TAHUN 2022 Hardi K; Maryono Dassi; Yuspandian
Jurnal Ilmiah Kesehatan Promotif Vol. 10 No. 2 (2026): Juni 2026
Publisher : Institut Toraja Raya Indonesia (ITRI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Alat pelindung diri adalah alat yang digunakan untuk melindungi sebagian atau seluruh tubuh dari potensi bahaya dan kecelakaan kerja. Jenis penelitian yang digunakan ialah penelitian survey observasional dengan Rancangan Cross Sectional, study yang bertujuan melihat hubungan Penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) pada tenaga kerja di PT. Eastern Pearl Flour Mills Makassar Tahun 2022, sebanyak 200 tenaga kerja. Penarikan sampel dengan metode Simple Random Sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan pelatihan K3 dengan penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) Tenaga Kerja dengan nilai p (0.000) < 0.05. Ada hubungan jam kerja dengan penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) Tenaga Kerja dengan nilai p (0.013) < 0.05. Ada hubungan masa kerja dengan penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) Tenaga Kerja nilai p (0.000) < 0.05.Penelitian ini disarankan kepada pihak manajemen supaya memberikan pelatihan K3 bagi Tenaga Kerja, agar Tenaga Kerja dapat menerapkan K3 untuk menjaga keselamatan kerja pada diri sendiri serta orang lain. Diharapkan kepada semua Tenaga Kerja untuk menggunakan APD, memeriksakan diri dan kesesuaian jam kerja untuk mewujudkan keselamatan serta kesehatan kerja.
FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN MOTIASI KERJA TENAGA KESEHATAN DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH SULTAN DG. RADJA KABUPATEN BULUKUMBA TAHUN 2025 Maryono Dassi; Hardi K
Jurnal Ilmiah Kesehatan Promotif Vol. 10 No. 2 (2026): Juni 2026
Publisher : Institut Toraja Raya Indonesia (ITRI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Motivasi kerja tenaga kesehatan di Rumah Sakit sangat mempengaruhi kualitas kerja setiap individu serta kualitas pelayanan. Untuk mempengaruhi motivasi baik yang positif maupun yang negatif. Pendekatan yang positif ialah dengan membantu dan melibatkan mereka agar dapat berkonstribusi didalam pelayanan kepada setiap keadan. Sedangkan pendekatan yang negatif ialah ketika mereka di motivasi oleh rasa takut dan dimanipulasi, disini mereka akan berusaha keras untuk mencapai sesuatu karena terlalu terpusat pada upaya agar tidak kehilangan pekerja Penelitian ini dilaksanakan di Rumah Sakit Umum Daerah Sultan Dg.Radja Kabupaten Bulukumba tahun 2013. Jenis penelitian yang digunakan adalah observasional dengan pendekatan cross sectional study yaitu untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan motivasi kerja tenaga kesehatan di Rumah Sakit Umum Daerah Sultan Dg.Raja Kabupaten Bulukumban Tahun 2013. Sampel penelitian ini adalah tenaga kesehatan dengan pengambilan sampel secara Proporsive sampling dengan jumlah 120 sampel. Hasil penelitian diperoleh bahwa pendidikan berhubungan motivasi kerja di RSUD dengan nilai p (0,000) < 0,05, insentif berhubungan motivasi kerja di RSUD dengan nilai p (0,000) < 0,05, masa kerja berhubungan dengan motivasi kerja di RSUD dengan nilai p (0,000) < 0,05 dan prromosi jabatan berhubungan dengan status motivasi kerja di RSUD dengan nilai p (0,000) < 0,05. Bagi pihak Rumah Sakit memberikan peluang pekerjanya agar dapat melanjutkan pendidikan yang sesuai dengan potensinya agar mereka dapat termotivasi dalam bekerja..