Leni Wijaya
SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN MITRA ADIGUNA PALEMBANG

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

EDUKASI PEMANFAATAN KAPSUL DAUN SALAM DAN KEMANGI SEBAGAI TERAPI KOMPLEMENTER PADA PENDERITA DM TIPE 2 DI KELURAHAN TALANG JAMBE Bela Purnama Dewi; Ani Syafriati; Fahrun Nur Rosyid; Leni Wijaya; Haryoto Haryoto
Jurnal Pengabdian Kesehatan Masyarakat Mulawarman Vol. 4 No. 1 (2026): Juni 2026
Publisher : Fakultas Kedokteran, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Diabetes mellitus (DM) tipe 2 merupakan salah satu penyakit kronis yang memerlukan pengelolaan jangka panjang untuk mencegah terjadinya komplikasi. Hasil observasi awal di Kelurahan Talang Jambe menunjukkan bahwa penderita DM masih memiliki keterbatasan pengetahuan mengenai pemanfaatan terapi komplementer yang aman dan berbasis bukti, termasuk penggunaan tanaman herbal sebagai terapi pendamping. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan penderita DM tipe 2 dalam memanfaatkan kapsul daun salam (Syzygium polyanthum) dan daun kemangi (Ocimum sanctum) sebagai terapi komplementer. Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 5 Oktober 2025 di Kelurahan Talang Jambe dengan melibatkan 57 penderita DM tipe 2. Metode yang digunakan meliputi edukasi kesehatan, demonstrasi, dan pelatihan pembuatan kapsul herbal. Evaluasi dilakukan menggunakan pre-test dan post-test pengetahuan yang diberikan sebelum dan sesudah kegiatan, serta observasi keterampilan peserta selama praktik pembuatan kapsul. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan tingkat pengetahuan peserta mengenai pemanfaatan terapi komplementer dan penggunaan herbal yang aman. Selain itu, sebagian besar peserta mampu membuat, menyimpan, dan menjelaskan cara penggunaan kapsul herbal sesuai prosedur yang telah diajarkan. Kegiatan ini juga meningkatkan kesadaran peserta mengenai pentingnya pengelolaan diabetes secara mandiri serta penggunaan terapi komplementer yang tetap terintegrasi dengan pengobatan medis standar. Dengan demikian, edukasi dan pelatihan pemanfaatan kapsul daun salam dan daun kemangi dapat menjadi salah satu strategi pemberdayaan masyarakat dalam mendukung pengelolaan diabetes mellitus tipe 2 di tingkat komunitas.