Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pencegahan ISPA melalui Pembagian Masker dan Leaflet pada Pekerja Tambang di Desa Lambuluo, Konawe Utara Listy Handayani; Hariati Lestari; Hartati Bahar; Akifah; Sri Tungga Dewi; Waode Mitha Fatrisya S; Tri Amelia Nur; Wa Iki; Istiqomah Irwan
Gudang Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2026): GJPM - Juli
Publisher : PT. Gudang Pustaka Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/gjpm.v4i2.2173

Abstract

Paparan debu dan polusi udara di lingkungan pertambangan menjadi faktor risiko penting terjadinya gangguan pernapasan, termasuk Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA), pada pekerja tambang. Desa Lambuluo, Kecamatan Motui, Kabupaten Konawe Utara merupakan wilayah yang berada di sekitar aktivitas pertambangan sehingga pekerja berpotensi mengalami pajanan debu secara terus-menerus. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan kesadaran pekerja tambang tentang bahaya polusi udara di tempat kerja serta mendorong perilaku pencegahan ISPA melalui pembagian masker dan media edukasi leaflet. Sasaran kegiatan adalah 40 pekerja tambang yang berdomisili di Desa Lambuluo. Kegiatan dilaksanakan pada 24–25 Juli 2025 dengan pendekatan door to door. Tahapan kegiatan meliputi koordinasi dengan pemerintah desa, penyusunan dan pencetakan leaflet, penyiapan masker percontohan, distribusi paket masker dan leaflet, serta edukasi singkat mengenai bahaya debu tambang, dampaknya terhadap kesehatan pernapasan, cara penggunaan masker yang benar, dan pentingnya mengganti masker apabila kotor atau rusak. Evaluasi dilakukan secara deskriptif berdasarkan cakupan penerima masker dan leaflet, dengan indikator keberhasilan minimal 80% dari sasaran. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa 38 dari 40 pekerja tambang menerima masker dan leaflet, dengan capaian sebesar 95%. Capaian ini menunjukkan bahwa pendekatan door to door efektif menjangkau pekerja dan memungkinkan penyampaian pesan kesehatan secara lebih personal. Kegiatan ini menjadi langkah awal promotif-preventif dalam pencegahan ISPA, namun perlu dilanjutkan dengan edukasi berkala, pemantauan kepatuhan penggunaan masker, dan pengendalian debu yang lebih komprehensif di lingkungan kerja tambang secara berkelanjutan oleh pihak terkait.
The relationship between behavior, history of contact with patients and home environment with the incidence of tuberculosis in the working area of the Wakobhalu Muna Public Health Center Waode Mitha Fatrisya S; Yasnani Yasnani; Siti Selfia
Indonesian Journal of Health Science Vol 6 No 3 (2026)
Publisher : PT WIM Solusi Prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54957/ijhs.v6i3.2295

Abstract

Tuberculosis (TB) is a disease caused by Mycobacterium tuberculosis. Tuberculosis can attack the lungs and can attack all parts of the body. Tuberculosis (TB) is an infectious disease caused by the bacteria Mycobacterium Tuberculosis. Globally, approximately 1.25 million people will die from TB in 2023. The purpose of this study is to determine the factors related to the causes of tuberculosis in the working area of ​​the Wakobhalu Community Health Center in 2026. The cross-sectional research methodology was used in the form of a quantitative study. Data were analyzed using the chi-square test. The population in this study were patients visiting the Wakobhalu Community Health Center. And the sample in this study were 32 TB-positive patients and 32 TB-negative patients. The sampling technique used was purposive sampling, namely the selection of samples based on certain criteria. The research instruments used were a consent informant sheet, a questionnaire sheet, stationery, documentation tools, and a computer. The results of the study showed that the knowledge variable had a significant value of 0.001, the home environment variable had a significant value of 0.006, and the history of contact with sufferers variable had a significant value of 0.000. The conclusion is that there is a relationship between knowledge, home environment, and history of contact with sufferers with the cause of Tuberculosis. Kata Kunci: Lingkungan Rumah, Perilaku,Riwayat Kontak dengan Penderita,Tuberkulosis