p-Index From 2021 - 2026
0.408
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Info Abdi Cendekia
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Distribusi Kejadian Stunting pada Balita dan Penyakit Tidak Menular (PTM) pada Pra-Lansia di Posyandu Suhaeri; Salsinanda Dianmurdedi; Sarah Fathiyyah Faatin; Siti Hasni; Siti Sofiah; Sonia Novita Sari; Subaihatynnur Rahmadini; Safia Fahira; Radhya Awaliyah Alfarobi; Aurellia Asti Damayanti Sudiarto; Muhammad Bagus Ramdhany; Andi Fitriani
Info Abdi Cendekia Vol. 9 No. 1: Juni 2026
Publisher : Universitas YARSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33476/iac.v9i1.181

Abstract

Stunting merupakan masalah gizi kronis yang berdampak pada pertumbuhan fisik dan kognitif anak, sedangkan Penyakit Tidak Menular (PTM) merupakan penyakit kronis yang banyak dijumpai pada kelompok usia pra-lansia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis distribusi kejadian stunting pada balita dan PTM pada pra-lansia di Posyandu RW 01 Kelurahan Slipi. Kegiatan ini melibatkan 37 balita dan 28 pra-lansia dengan metode deteksi dini dan edukasi pada tanggal 21 November 2024. Hasil menunjukkan 2 balita (5,4%) mengalami stunting kategori pendek, sedangkan 35 balita (94,6%) memiliki tinggi normal. Pada kelompok pra-lansia, 11 orang (52,38%) berada dalam kategori obesitas II, dan mayoritas 10 orang (47,6%) berada dalam kondisi pre-diabetes. Edukasi tentang pola makan sehat berbasis "Isi Piringku" dilakukan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat. Faktor risiko utama stunting meliputi nutrisi ibu, ASI eksklusif, dan tingkat pendidikan. Faktor risiko PTM mencakup pola makan, aktivitas fisik, dan obesitas. Penelitian ini menyoroti pentingnya intervensi dini untuk mencegah stunting dan PTM di masyarakat
Pemberdayaan Desa Bantarsari, Kabupaten Bogor melalui Pengembangan dan Pelatihan Aplikasi Basis Data Penduduk Herika Hayurani; Suhaeri; Ario Adi Prakoso; Yoga Buntoro
Info Abdi Cendekia Vol. 9 No. 1: Juni 2026
Publisher : Universitas YARSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33476/iac.v9i1.192

Abstract

Era digital menuntut pemerintah desa untuk memodernisasi administrasi, khususnya pengelolaan data kependudukan. Desa Bantarsari, Kabupaten Bogor, sebelumnya masih menggunakan lembar kerja manual, yang menimbulkan inefisiensi dan membatasi pengambilan keputusan berbasis data. Program pengabdian kepada masyarakat ini mengembangkan aplikasi database penduduk berbasis web dan melatih staf desa sebagai administrator. Tujuannya adalah menyediakan platform terintegrasi untuk manajemen demografi serta meningkatkan kapasitas staf dalam penggunaan sistem digital. Metode meliputi asesmen kebutuhan, perancangan dan pengembangan sistem, pelatihan dengan evaluasi pre-test dan post-test, serta pendampingan pasca-pelatihan. Aplikasi dilengkapi fitur autentikasi pengguna, manajemen wilayah administratif, data penduduk dan keluarga, pengelompokan rumah tangga, statistik demografi, dan administrasi umum. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan signifikan: skor staf naik dari 40–45% pada pre-test menjadi 90–95% pada post-test, setara dengan kenaikan 50 poin. Temuan ini membuktikan program meningkatkan efisiensi administrasi, mendukung pengambilan keputusan, dan menjadi model kolaborasi universitas–masyarakat yang dapat direplikasi untuk penguatan e-government desa.