Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search

Kajian Penerapan Sistem e-Learning dalam Proses Pembelajaran di SLTA (Studi Kasus di SMAN 110 dan MAN 3 Jakarta) Aan Kardiana; Herika Hayurani; Sri Puji Utami; Elan Suherlan; Nova Eka Diana
Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi (SNATI) 2014
Publisher : Jurusan Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

SMAN 110 dan MAN 3 Jakarta merupakan mitraFakultas Teknologi Informasi Universitas YARSI dalamprogram Ipteks bagi Masyarakat hibah DIKTI sejak tahun 2012.Hasil pengedaran kuesioner menunjukkan 74 % guru dan 80 %siswa belum menerapkan sistem pembelajaran elektronik (elearning)dan untuk beberapa kemampuan penerapan TIK yangmasih kurang, sebesar 73 % guru dan 73 % siswa menginginkanmengikuti pelatihan. Kepemilikan PC, laptop dan modem, bukanmerupakan kendala untuk bisa memanfaatkan TeknologiInformasi dan Komunikasi dan melakukan koneksi internet.Mereka membutuhkan metode yang inovatif untuk membuatproses pembelajaran lebih informatif dan komunikatif. Metodeini harus mampu mengakomodasi kebutuhan psikologi guru dansiswa. Siswa membutuhkan kegiatan yang menyenangkan danberbagai latihan untuk meningkatkan pemahaman merekaterhadap topic yang dipelajari. Berdasarkan fakta tersebut, kamimenyelenggarakan kegiatan peningkatan dan utilisasi sistem elearningmelalui pelatihan: pembuatan materi pembelajaranmenggunakan Power Point dan Animasi Flash bagi guru;pembuatan ujian online bagi guru; Desain Web, Video Editing,Animasi Flash, dan Pemrograman Pascal --untukmempersiapkan siswa dalam menghadapi Olimpiade SainsNasional bidang Komputer-- bagi siswa kedua mitra dan sekolahlainnya di Jakarta. Program ini telah sukses dilaksanakanberdasarkan keikutsertaan peserta. Hasil kegiatan ini adalahsistem e-learning MAN 3 Jakarta (http://www.man3-jktelearning.sch.id) dan SMAN 110 Jakarta (http://www.sman110.com), menggunakan perangkat lunak Moodle versi 2.0.Pengelola, guru dan siswa telah menerapkan sistem e-learninguntuk meningkatkan proses pembelajaran, antara lain:mengunggah materi pembelajaran; memfasilitasi siswa untukmengumpulkan tugas dan melaksanakan ujian secara online,dan komunikasi. Berdasarkan umpan balik dari guru, 56 %menggunakan modem eksternal untuk melakukan koneksi keinternet, 20 % menggunakan modem internal, 19 %menggunakan Telkom Speedy dan lainnya sebesar 5 %.Sebanyak 64 % guru telah menerapkan sistem e-learning dalamproses pembelajarannya.
Sistem Layanan Desa Ciseeng Berbasis Web dan Android untuk Meningkatkan Pelayanan Desa pada Masyarakat Ahmad Sabiq; Suhaeri; Herika Hayurani; Erik Febriyanto; Ammar Abror
I-Com: Indonesian Community Journal Vol 2 No 3 (2022): I-Com: Indonesian Community Journal (Desember 2022)
Publisher : Fakultas Sains Dan Teknologi, Universitas Raden Rahmat Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1512.055 KB) | DOI: 10.33379/icom.v2i3.1764

Abstract

Kantor Desa Ciseeng di kecamatan Ciseeng, Kabupaten Bogor, melayani keperluan warganya berkaitan dengan surat-surat, seperti pelayanan pembuatan surat perizinan, pengantar KTP, dan beberapa layanan yang totalnya hampir 30 jenis. Kendala yang dihadapi oleh warga untuk mengajukan surat melalui pelayanan desa adalah mereka harus meluangkan waktu khusus. Untuk warga yang bekerja di luar wilayah Ciseeng, khususnya di luar Kabupaten Bogor, terpaksa harus cuti bekerja selama satu hari. Pada kegiatan Pengabdian kepada masyarakat ini, penulis membangun aplikasi sistem layanan desa Ciseeng berbasis web dan android. Melalui sistem tersebut, diharapkan warga desa Ciseeng dapat lebih mudah mengakses  layanan desa, serta staf kantor Desa Ciseeng dapat lebih mudah dan cepat dalam membuat surat-surat yang diperlukan warga. Beberapa perangkat desa yang mengurus perizinan dan perwakilan masyarakat desa telah mencoba menggunakan sistem yang telah dikembangkan, serta diberikan pelatihan penggunaan Sistem Pelayanan berbasis Web dan Android. Setelah mengikuti pelatihan tersebut, sebagian besar peserta dapat menguasai penggunaan Sistem Layanan Desa yang dikembangkan.
PELATIHAN PEMBUATAN SOAL TEST MENGGUNAKAN APLIKASI GOOGLE FORM Heri Yugaswara; Suhaeri Suhaeri; Herika Hayurani
Info Abdi Cendekia Vol 3 No 2: Desember 2020
Publisher : Lembaga Penelitian Universitas YARSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (173.422 KB) | DOI: 10.33476/iac.v3i2.39

Abstract

Cilebut 5 State Elementary School is an elementary school on Jalan Cilebut Barat Village, Sukaraja District, Bogor Regency. Some teachers have difficulty teaching online which is their task such as making online questions, so training is needed on how to make online test questions. The training provided was the creation of online questions using the Google Form application provided by Google. The activity method consists of 3 stages, namely the planning, implementation and evaluation stages. The planning stage includes team preparation, scheduling, participant and facilitator preparation. After training, each participant is given a test to measure his post-training ability. The test results of 72% of the activity participants were successful in the Google Form application training in making questions.
Peningkatan Skill Pembuatan Soal Online Menggunakan Moodle Bagi Guru SMA Auliffi Ermian Challen; Herika Hayurani; Harry Budiantoro
Jurnal ABDIMAS Budi Darma Vol 4, No 1 (2023): Agustus 2023
Publisher : STMIK Budi Darma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30865/pengabdian.v4i1.6599

Abstract

Penggunaan e-learning akan memudahkan siswa maupun guru dalam proses pembelajaran. Namun dikarenakan minimnya pengetahuan guru mengenai e-learning sehingga pelaksanaan dalam membuat soal online masih kurang. Tujuan pelaksanaan ini adalah untuk meningkatkan kemampuan guru membuat soal online menggunakan Moodle. Target untuk pengabdian ini adalah guru-guru di SMA Negeri 30 Jakarta. Kegiatan dilaksanakan dalam bentuk ceramah, demonstrasi, latihan, pendampingan, dan tanya jawab. Materi pelatihan terdiri dari fitur pengelolaan kursus bagi course creator, fitur pengelolaan bank soal, serta fitur kuis dan nilai. Target keberhasilan kegiatan ini adalah peserta kegiatan mengalami peningkatan kemampuan dalam membuat soal online.
Peningkatan Kualitas Layanan Desa Berbasis Digital Marketing bagi Komersialiasi Produk Desa Tertinggal Seuat Jaya Serang Hayurani, Herika; Purwaningsih, Endang; Budilaksono, Sularso; M. Rafly Afrizal Pratama; Dian Purnama Sari; Fathur Rizqy; Martha Riskiaty; Hafidz Putra Herlyansyah; Rio Griya Putra; Rogo Subandono
Info Abdi Cendekia Vol. 6 No. 2: Desember 2023
Publisher : Lembaga Penelitian Universitas YARSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33476/iac.v6i2.118

Abstract

Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan tambahan pengetahuan tentang pemanfaatan teknologi web dalam layanan desa melalui strategi digital marketing guna mendukung komersialisasi produk UMKM di Desa Seuat Jaya. Fokus utama adalah memberikan pemahaman mengenai cara memanfaatkan teknologi informasi untuk memperluas jangkauan dan meningkatkan penjualan produk, sekaligus menerapkan teknologi penjualan online. Permasalahan yang dihadapi mitra meliputi: (1) keterbatasan pemahaman tentang teknologi web dalam konteks layanan desa dan akses informasi terkait penjualan produk secara online, dan (2) kurangnya pengetahuan mengenai penerapan teknologi informasi serta penjualan online. Solusi yang dilakukan adalah melalui edukasi, pelatihan, dan pendampingan intensif dalam penggunaan teknologi web untuk layanan desa dan digital marketing, sehingga pelaku UMKM termotivasi dan terampil dalam memanfaatkan platform online guna komersialisasi produk. Kegiatan ini telah berhasil dilaksanakan dengan baik, terbukti dari peningkatan signifikan kesadaran dan pemahaman akan pentingnya penerapan teknologi informasi, disertai launching web company profile https://profil.digitaldesa.id/seuatjaya-serang dan penyempurnaan e commerce.
Revitalizing Pandan Mat MSMEs: A Journey of Product Diversification in Kadumaneuh, Pandeglang Regency Suyana, Hilma; Hayurani, Herika; Rofi’i, Muhammad
Entrepreneurship and Community Development Vol. 3 No. 1 (2025): MAY 2025
Publisher : Santoso Academy Network

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58777/ecd.v3i1.344

Abstract

This community service aims to increase the added value of pandan mat Micro, Small and Medium Enterprises (MSME) products in Kadumaneuh Village, Pandeglang Regency, through product diversification. Pandan mats are local products that have high economic potential but still face challenges in terms of marketing and product innovation. This community service is carried out by involving training for local craftsmen on product diversification techniques, marketing, and effective branding development. The results of this service are expected to increase the knowledge and skills of craftsmen in creating new, innovative products, such as accessories and decorations made from pandan mats. In addition, improving product quality and appropriate marketing strategies are expected to expand market reach and increase MSME income. The resulting managerial implications include the need to improve MSME managerial skills in product design management, the use of digital technology for marketing, and the development of collaborative strategies with other parties to increase production and distribution efficiency. This paper contributes to providing a strategic understanding of the importance of the role of digital marketing and financial literacy as a solution to increase the competitiveness and turnover of MSMEs in the era of digital transformation through a training approach based on partner needs.
MANAJEMEN KEUANGAN, DIFERENSIASI PRODUK, DAN PEMASARAN BERBASIS DIGITAL SOLUSI NILAI TAMBAH PRODUK UMKM Budiantoro, Harry; Suyana, Hilma; Hayurani, Herika; Destiyani, Annisa; Hestin, Hestin
An-Nizam Vol 4 No 2 (2025): An Nizam: Jurnal Bakti Bagi Bangsa
Publisher : Universitas Islam 45 Bekasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33558/an-nizam.v4i2.11347

Abstract

This community service program was conducted in Kadumaneuh Village with the objective of enhancing the quality of Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) engaged in the production of “kelomang” toys. These MSMEs face several critical challenges, including limited understanding of financial record-keeping, insufficient product innovation, and minimal utilization of digital media for marketing. Such conditions have constrained the competitiveness and market reach of “kelomang” products, ultimately leading to low turnover. The program employed three primary approaches. First, training sessions on basic financial record-keeping were provided to help MSME actors understand cash flow management, calculate profits, and manage business capital more effectively. Second, hands-on practice in product innovation focused on differentiating designs and diversifying materials to enhance product value and attract greater consumer interest. Third, mentoring on digital marketing strategies included the use of social media and e-commerce platforms to expand market reach, improve product visibility, and build a more professional brand image. The results demonstrated significant improvements in the partners’ ability to systematically manage their finances, develop more varied product innovations, and utilize digital platforms to extend their market presence. These achievements are expected to sustainably increase the competitiveness and turnover of MSMEs in Kadumaneuh Village, while also serving as a model for the development of creative enterprises based on local potential that are capable of competing in broader markets.
Hubungan Tempat Perindukan Nyamuk dengan Kejadian Malaria di Pesawaran Kholis Ernawati; Umar F. Achmadi; Herika Hayurani
Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol. 5 No. 3 (2014): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat
Publisher : Association of Public Health Scholars based in Faculty of Public Health, Sriwijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang : Tujuan penelitian ini adalah menganalisis hubungan malaria dengan tempat perindukan nyamuk Anopheles berupa lahan tambak terlantar. Penelitian dilaksanakan pada bulan Desember 2011. Lokasi penelitian adalah desa pantai di desa Sukarame, Sukamaju, dan Kampung Baru kecamatan Punduh Pedada, Kabupaten Pesawaran Propinsi Lampung, Indonesia. Metode : Data yang digunakan adalah data kasus malaria positif plasmodium dari laporan Puskesmas Pedada tahun 2010 dan hasil riset Strategi Nasional yang dilaksanakan di Punduh Pedada tahun 2010. Pemetaan lokasi menggunakan alat Global Positioning System (GPS). Data diolah dengan software ArcView 3.1. Digunakan peta citra satelit google earth 2007. Analisis hubungan malaria dengan tempat perindukan didasarkan pada buffer zone.Hasil penelitian : Hasil penelitian yaitu a) luas lokasi tambak di Punduh Pedada 472,412 Ha, b) ada hubungan antara habitat perindukan dengan kasus malaria, c) ada kemungkinan adanya penambahan tambak yang berpotensi menjadi tempat perindukan yaitu 7 lokasi di Sukarame, 14 lokasi di Sukamaju, dan 6 lokasi di Kampung Baru, dan d) sebagian besar masyarakat berisiko kena malaria karena lokasi pemukiman berada dekat lahan tambak.Kata Kunci : Teknologi Penginderaan Jauh, Global of Positioning System (GPS), Malaria, Tempat Perindukan Nyamuk, Tambak Terlantar
Pemberdayaan Desa Bantarsari, Kabupaten Bogor melalui Pengembangan dan Pelatihan Aplikasi Basis Data Penduduk Herika Hayurani; Suhaeri; Ario Adi Prakoso; Yoga Buntoro
Info Abdi Cendekia Vol. 9 No. 1: Juni 2026
Publisher : Universitas YARSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33476/iac.v9i1.192

Abstract

Era digital menuntut pemerintah desa untuk memodernisasi administrasi, khususnya pengelolaan data kependudukan. Desa Bantarsari, Kabupaten Bogor, sebelumnya masih menggunakan lembar kerja manual, yang menimbulkan inefisiensi dan membatasi pengambilan keputusan berbasis data. Program pengabdian kepada masyarakat ini mengembangkan aplikasi database penduduk berbasis web dan melatih staf desa sebagai administrator. Tujuannya adalah menyediakan platform terintegrasi untuk manajemen demografi serta meningkatkan kapasitas staf dalam penggunaan sistem digital. Metode meliputi asesmen kebutuhan, perancangan dan pengembangan sistem, pelatihan dengan evaluasi pre-test dan post-test, serta pendampingan pasca-pelatihan. Aplikasi dilengkapi fitur autentikasi pengguna, manajemen wilayah administratif, data penduduk dan keluarga, pengelompokan rumah tangga, statistik demografi, dan administrasi umum. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan signifikan: skor staf naik dari 40–45% pada pre-test menjadi 90–95% pada post-test, setara dengan kenaikan 50 poin. Temuan ini membuktikan program meningkatkan efisiensi administrasi, mendukung pengambilan keputusan, dan menjadi model kolaborasi universitas–masyarakat yang dapat direplikasi untuk penguatan e-government desa.