Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Rebusan Daun Salam Terhadap Penurunan Tekanan Darah Pada Penderita Hipertensi Baik Heni Rispawati; Dewi Nursukma Purqoti; Elisa Oktaviana; Ernawati; Ilham; Rias Pratiwi Safitri
Jurnal Kesehatan Qamarul Huda Vol. 14 No. 1 (2026): Juni 2026
Publisher : Universitas Qamarul Huda Badaruddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37824/jkqh.v14i1.2026.1112

Abstract

Hipertensi merupakan salah satu penyakit tidak menular yang menjadi penyebab kematian tertinggi di Indonesia. Apabila hipertensi tidak di tangani dengan baik,maka dapat menimbulkan berbagai komplikasi seperti kerusakan organ jantung, ginjal ,otak, dan mata.Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pemberian rebusan daun salam terhadap penurunan tekanan darah pada penderita hipertensi di Desa Taman Ayu Kecamatan Gerung Lombok Barat. Metode pada penelitian ini menggunakan desain pra-eksperimen dengan pendekatan one group pretest-posttest. Sampel berjumlah 18 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Intervensi berupa rebusan 10 lembar daun salam dalam 300 ml air hingga tersisa 200 ml, diberikan dua kali sehari selama 7 hari. Data dianalisis menggunakan uji statistik Wilcoxon karena data tidak berdistribusi normal. Hasil uji Wilcoxon menunjukkan bahwa semua responden mengalami penurunan tekanan darah, baik sistolik maupun diastolik, dengan nilai mean rank 9,50 dan total rank 171,00. Nilai p-value = 0,000 (<0,05) menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara pemberian rebusan daun salam terhadap penurunan tekanan darah. Kesimpulan dalam penelitian ini menunjukkan bahwa rebusan daun salam terbukti efektif menurunkan tekanan darah pada penderita hipertensi. Dapat dijadikan sebagai alternatif pengobatan non farmakologis yang alami dan mudah diterapkan dimasyarakat.
SKRINING KADAR HEMOGLOBIN DARAH SEBAGAI UPAYA DETEKSI DINI ANEMIA PADA SANTRIWATI PONDOK PESANTREN Elisa Oktaviana; Winda Nurmayani
Jurnal LENTERA Vol. 6 No. 2 (2026): Jurnal Lentera
Publisher : Institut Kesehatan Yarsi Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57267/lentera.v6i2.619

Abstract

Anemia among adolescent girls remains a common health problem and may affect learning concentration, immunity, and reproductive health. One of the efforts for early detection of anemia is hemoglobin screening. This community service activity aimed to determine hemoglobin levels as an effort for early detection of anemia among female students at Zeinta Elharam Baraca Islamic Boarding School. The screening was conducted using an Easy Touch hemoglobin testing device on 30 participants. The results showed that the mean age of participants was 13.80 years, ranging from 12 to 17 years. Of the 30 students examined, 5 students (16.7%) had hemoglobin levels below normal, while 25 students (83.3%) had normal hemoglobin levels. These findings indicate that some students are still at risk of anemia and require follow-up actions such as nutrition education, periodic hemoglobin monitoring, and appropriate health interventions. Hemoglobin screening can serve as an effective initial step in the early detection of anemia among female students in Islamic boarding schools.