Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Metode Mendeteksi Keberadaan Populasi dalam Memutuskan Siklus Hidup Nyamuk (Pemakaian Ovitrap) Terhadap Pengetahuan dan Motivasi sebagai Upaya Pengendalian Jentik Nyamuk Aedes Aegypti Mukriani; Musdalifah; Raudatul Jannah; Heny Marlina Riskawaty; Baik Heni Rispawati; M. Khalid Fredy Saputra; Eyastuti Azis
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.3267

Abstract

Demam Berdarah Dengue (DBD) masih menjadi masalah kesehatan masyarakat yang signifikan di Indonesia, terutama di wilayah padat penduduk dengan sanitasi yang kurang memadai. Salah satu metode efektif dalam pengendalian vektor nyamuk Aedes aegypti adalah penggunaan ovitrap sebagai alat deteksi dini keberadaan telur nyamuk. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pemakaian ovitrap terhadap peningkatan pengetahuan dan motivasi masyarakat dalam upaya pengendalian jentik nyamuk. Desain penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode quasi eksperimen berupa pre-test dan post-test tanpa kelompok kontrol. Sampel berjumlah 50 kepala keluarga diambil secara purposive sampling dari wilayah endemis DBD. Instrumen yang digunakan berupa kuesioner pengetahuan dan motivasi serta lembar observasi penggunaan ovitrap. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi peningkatan signifikan pengetahuan (p = 0.001) dan motivasi (p = 0.003) setelah dilakukan intervensi penggunaan ovitrap. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa ovitrap tidak hanya efektif sebagai alat deteksi, tetapi juga berfungsi sebagai media edukasi yang mampu meningkatkan kesadaran masyarakat dalam pengendalian vektor DBD. Diperlukan integrasi metode ini dalam program pemberdayaan masyarakat dan pemberantasan sarang nyamuk secara berkelanjutan.
Pengaruh Rebusan Daun Salam Terhadap Penurunan Tekanan Darah Pada Penderita Hipertensi Baik Heni Rispawati; Dewi Nursukma Purqoti; Elisa Oktaviana; Ernawati; Ilham; Rias Pratiwi Safitri
Jurnal Kesehatan Qamarul Huda Vol. 14 No. 1 (2026): Juni 2026
Publisher : Universitas Qamarul Huda Badaruddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37824/jkqh.v14i1.2026.1112

Abstract

Hipertensi merupakan salah satu penyakit tidak menular yang menjadi penyebab kematian tertinggi di Indonesia. Apabila hipertensi tidak di tangani dengan baik,maka dapat menimbulkan berbagai komplikasi seperti kerusakan organ jantung, ginjal ,otak, dan mata.Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pemberian rebusan daun salam terhadap penurunan tekanan darah pada penderita hipertensi di Desa Taman Ayu Kecamatan Gerung Lombok Barat. Metode pada penelitian ini menggunakan desain pra-eksperimen dengan pendekatan one group pretest-posttest. Sampel berjumlah 18 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Intervensi berupa rebusan 10 lembar daun salam dalam 300 ml air hingga tersisa 200 ml, diberikan dua kali sehari selama 7 hari. Data dianalisis menggunakan uji statistik Wilcoxon karena data tidak berdistribusi normal. Hasil uji Wilcoxon menunjukkan bahwa semua responden mengalami penurunan tekanan darah, baik sistolik maupun diastolik, dengan nilai mean rank 9,50 dan total rank 171,00. Nilai p-value = 0,000 (<0,05) menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara pemberian rebusan daun salam terhadap penurunan tekanan darah. Kesimpulan dalam penelitian ini menunjukkan bahwa rebusan daun salam terbukti efektif menurunkan tekanan darah pada penderita hipertensi. Dapat dijadikan sebagai alternatif pengobatan non farmakologis yang alami dan mudah diterapkan dimasyarakat.