Hipertensi merupakan salah satu penyakit tidak menular yang menjadi penyebab kematian tertinggi di Indonesia. Apabila hipertensi tidak di tangani dengan baik,maka dapat menimbulkan berbagai komplikasi seperti kerusakan organ jantung, ginjal ,otak, dan mata.Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pemberian rebusan daun salam terhadap penurunan tekanan darah pada penderita hipertensi di Desa Taman Ayu Kecamatan Gerung Lombok Barat. Metode pada penelitian ini menggunakan desain pra-eksperimen dengan pendekatan one group pretest-posttest. Sampel berjumlah 18 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Intervensi berupa rebusan 10 lembar daun salam dalam 300 ml air hingga tersisa 200 ml, diberikan dua kali sehari selama 7 hari. Data dianalisis menggunakan uji statistik Wilcoxon karena data tidak berdistribusi normal. Hasil uji Wilcoxon menunjukkan bahwa semua responden mengalami penurunan tekanan darah, baik sistolik maupun diastolik, dengan nilai mean rank 9,50 dan total rank 171,00. Nilai p-value = 0,000 (<0,05) menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara pemberian rebusan daun salam terhadap penurunan tekanan darah. Kesimpulan dalam penelitian ini menunjukkan bahwa rebusan daun salam terbukti efektif menurunkan tekanan darah pada penderita hipertensi. Dapat dijadikan sebagai alternatif pengobatan non farmakologis yang alami dan mudah diterapkan dimasyarakat.