Maulin Halimatunnisa'
Universitas Qamarul Huda Badaruddin

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Efektivitas Edukasi Kesehatan Berbasis Audio Visual terhadap Pengetahuan dan Teknik Menyusui Ibu dalam Mendukung Pencegahan Stunting di Wilayah Pedesaan Ellen Timmerman; Selvie Serly Rumagit; Kartini Tungka; Maulin Halimatunnisa'
Jurnal Kesehatan Qamarul Huda Vol. 14 No. 1 (2026): Juni 2026
Publisher : Universitas Qamarul Huda Badaruddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37824/jkqh.v14i1.2026.1166

Abstract

Stunting adalah masalah gizi jangka panjang yang berdampak terhadap pertumbuhan dan perkembangan anak. Salah satu upaya pencegahan yang efektif adalah pemberian ASI eksklusif 6 bulan pertama kehidupan. Namun, tingkat pengetahuan dan sikap terkait praktik tersebut masih belum optimal. Pemanfaatan media edukasi dengan audio visual dinilai dapat meningkatkan pengetahuan dan sikap karena mengkombinasikan unsur visual-auditori. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis adanya pengaruh edukasi kesehatan berbasis media audio visual terhadap peningkatan pengetahuan dan tehnik menyusui ibu sebagai upaya pencegahan stunting. Metodelogi penelitian ini adalah desain penelitian menggunakan quasi eksperimen dengan pendekatan pretest–posttest. Sampel berjumlah 30 ibu menyusui dengan bayi usia 0–6 bulan di wilayah kerja Puskesmas Kakas, Kabupaten Minahasa. Kelompok intervensi mendapatkan media audio visual, sedangkan kelompok kontrol menggunakan leaflet. Pengukuran menggunakan kuesioner terstandar. Analisis data dilakukan menggunakan uji Wilcoxon dan uji Mann–Whitney (?=0,05). Hasil Penelitian ini terdapat peningkatan signifikan pengetahuan dan teknik menyusui pada kedua kelompok setelah intervensi (p<0,05). Tidak ada perbedaan signifikan pada tingkat pengetahuan kelompok intervensi dan kontrol (p=0,195). Namun, terdapat perbedaan signifikan pada keterampilan teknik menyusui (p=0,008) dengan peningkatan lebih tinggi pada kelompok yang menggunakan edukasi media audio visual. Edukasi kesehatan berbasis audio visual terbuktri lebih efektif dalam meningkatkan keterampilan teknik menyusui dibandingkan dengan penggunaan leaflet dan berpotensi menjadi strategi edukasi guna mendukung pencegahan stunting di wilayah pedesaan.
Efektivitas Edukasi Kesehatan dalam Meningkatkan Motivasi Ibu Muda terhadap Pemberian Imunisasi Dasar Lengkap pada Bayi Usia 0–12 Bulan di Klinik Pratama Yulie Tondano Kartini Estelina Tungka; Jolie Febri Ponamon; Maulin Halimatunnisa&#039;; Jetty Mongdong
Jurnal Kesehatan Qamarul Huda Vol. 14 No. 1 (2026): Juni 2026
Publisher : Universitas Qamarul Huda Badaruddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37824/jkqh.v14i1.2026.1222

Abstract

Imunisasi dasar merupakan salah satu intervensi kesehatan yang berperan dalam melindungi bayi dari berbagai penyakit infeksi yang berpotensi menimbulkan kesakitan, kecacatan, hingga kematian. Keberhasilan program imunisasi tidak hanya ditentukan oleh ketersediaan layanan kesehatan, tetapi juga oleh motivasi ibu dalam memastikan bayi memperoleh imunisasi sesuai jadwal. Kondisi ini menjadi lebih penting pada ibu muda yang tinggal di daerah pedesaan dengan keterbatasan akses informasi kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi pengaruh edukasi kesehatan terhadap motivasi ibu muda dalam memberikan imunisasi dasar kepada bayi usia 0–12 bulan di klinik pratama Yulie Tondano. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan rancangan pra-eksperimental melalui pendekatan one-group pretest-posttest. Sebanyak 33 ibu muda yang memiliki bayi usia 0–12 bulan dipilih sebagai responden menggunakan teknik simple random sampling. Intervensi yang diberikan berupa edukasi kesehatan dengan media leaflet. Tingkat motivasi ibu diukur menggunakan kuesioner yang telah dinyatakan valid dan reliabel. Analisis data dilakukan menggunakan uji Wilcoxon dengan tingkat kemaknaan 5%. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan motivasi ibu setelah memperoleh edukasi kesehatan. Analisis statistik menghasilkan nilai Z = -5,224 dan p-value = 0,000 (p<0,05), yang mengindikasikan adanya pengaruh yang bermakna antara edukasi kesehatan dan motivasi ibu muda dalam pemberian imunisasi dasar pada bayi. Temuan ini menunjukkan bahwa edukasi kesehatan dapat dimanfaatkan sebagai salah satu strategi promotif untuk meningkatkan motivasi ibu dalam memenuhi kebutuhan imunisasi dasar bayi.