Imunisasi dasar merupakan salah satu intervensi kesehatan yang berperan dalam melindungi bayi dari berbagai penyakit infeksi yang berpotensi menimbulkan kesakitan, kecacatan, hingga kematian. Keberhasilan program imunisasi tidak hanya ditentukan oleh ketersediaan layanan kesehatan, tetapi juga oleh motivasi ibu dalam memastikan bayi memperoleh imunisasi sesuai jadwal. Kondisi ini menjadi lebih penting pada ibu muda yang tinggal di daerah pedesaan dengan keterbatasan akses informasi kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi pengaruh edukasi kesehatan terhadap motivasi ibu muda dalam memberikan imunisasi dasar kepada bayi usia 0–12 bulan di klinik pratama Yulie Tondano. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan rancangan pra-eksperimental melalui pendekatan one-group pretest-posttest. Sebanyak 33 ibu muda yang memiliki bayi usia 0–12 bulan dipilih sebagai responden menggunakan teknik simple random sampling. Intervensi yang diberikan berupa edukasi kesehatan dengan media leaflet. Tingkat motivasi ibu diukur menggunakan kuesioner yang telah dinyatakan valid dan reliabel. Analisis data dilakukan menggunakan uji Wilcoxon dengan tingkat kemaknaan 5%. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan motivasi ibu setelah memperoleh edukasi kesehatan. Analisis statistik menghasilkan nilai Z = -5,224 dan p-value = 0,000 (p<0,05), yang mengindikasikan adanya pengaruh yang bermakna antara edukasi kesehatan dan motivasi ibu muda dalam pemberian imunisasi dasar pada bayi. Temuan ini menunjukkan bahwa edukasi kesehatan dapat dimanfaatkan sebagai salah satu strategi promotif untuk meningkatkan motivasi ibu dalam memenuhi kebutuhan imunisasi dasar bayi.