Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Sosialisasi, Transplantasi, dan Monitoring Karang di Desa Munte Aldrian Tri Putra; I Kadek Aditya; Nur Hidayana; Nurfadillah Rahmadani; Puspita Sari; Winayanti; Ina; Nurfadila; Nirmala Sari Tandiea; Anisa Putri Febrianti S.; Yulpiana; Triwulan; Ahera Ashari Ahera Ashari; Chusnul Maqfira Andi Padang; Rianti; Theresia Liviana; Yusya; Atikha Fakhraini Faisal; Surianti; Eka Pratiwi Tenriawaru
Abdimas Toddopuli: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol. 7 No. 2 (2026): Volume 7, No 2, Juni 2026
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/atjpm.v7i2.7636

Abstract

Desa Munte merupakan desa pesisir dengan potensi terumbu karang. Akan tetapi, rendahnya pengetahuan masyarakat tentang cara merawat terumbu karang menyebabkan menurunnya jumlah terumbu karang di desa tersebut. Kegiatan ini bertujuan untuk mensosialisasikan pentingnya terumbu karang bagi perekonomian masyarakat dan meningkatkan patisipasi masyarakat dalam menjaga kelestarian terumbu karang. Kegiatan ini dilaksanakan pada Bulan Mei-Agustus 2025 dan pelaksanaan sosialisasi dan transplantasi karang pada tanggal 2-3 Agustus 2025. Kegiatan terdiri atas tahapan perencanaan, pelaksanaan, evaluasi, dan rencana tindak lanjut. Hasil kegiatan survei menunjukkan bahwa masalah prioritas di Desa Munte adalah masyarakat yang belum memahami pentingnya upaya konservasi terumbu karang dan kurangnya keterlibatan masyarakat dalam kegiatan transplantasi karang. Materi sosialisasi disampaikan oleh Sersan Marinir Bahri, Kepala Desa Munte, dan tim LKPR. Transplantasi karang dilakukan dengan melepaskan 12 media spider ke dasar laut kemudian mengikat bibit ke media tersebut. Bibit berasal dari karang sehat di sekitar lokasi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa kegiatan sosialisasi dan transplantasi karang di Desa Munte berhasil yang ditandai oleh partisipasi masyarakat selama kegiatan sosialisasi hingga pelepasan media dan antusiasme masyarakat untuk menjaga kelestarian terumbu karang.
Deteksi Bakteri Escherichia coli pada Tepung Sagu Basah dan Kapurung Nurfadila; Eka Pratiwi Tenriawaru; Sunarti Cambaba; Suhaeni
Cokroaminoto Journal of Biological Science Vol. 8 No. 2 (2026): Agustus 2026
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Escherichia coli adalah bakteri yang dapat hidup di usus manusia dan hewan, dan salah satu fungsinya untuk menjaga kesehatan sistem pencernaan.  Namun bakteri Escherichia coli juga merupakan jenis bakteri yang dapat digunakan sebagai indikator pencemaran pada makanan. Jika terdapat bakteri E. coli pada suatu bahan makanan, maka hal ini menandakan terkontaminasinya bahan makanan tersebut akibat dari proses pengolahan yang kurang higienis. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeteksi keberadaan bakteri E. coli pada sagu basah dan kapurung yang diproduksi oleh pabrik yang berlokasi di Jembatan Miring, Kota Palopo. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Mei 2024 di Laboratorium Sel dan Jaringan Fakultas Sains Universitas Cokroaminoto Palopo dan di Laboratorium Kesehatan Daerah Kota Palopo. Sampel pada penelitian ini diambil dari dua pabrik sagu tradisional di Jembatan Miring, tepatnya di Lorong Tondok Alla, Kelurahan Jaya, Kecamatan Telluwanua. Jenis penelitian ini yaitu kualitatif dan menggunakan metode most probable number (MPN) yang dibagi menjadi beberapa tahap, yaitu uji penduga, uji konfirmasi, dan isolasi-identifikasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pada tepung sagu basah dari kedua pabrik terdapat bakteri E. coli pada sampel pabrik 1 sebanyak 11 MPN/g, dan pada sampel pabrik 2 sebanyak 11 MPN/g sedangkan pada kapurung terdapat bakteri E. coli pada sampel pabrik 1 sebanyak 0,036 MPN/g dan sampel pabrik 2 sebanyak 0,036 MPN/g oleh karena itu sagu basah layak konsumsi jika diolah menjadi kapurung.