Artikel ini bertujuan merumuskan desain inovasi kurikulum Pendidikan Agama Islam berbasis proyek dan riset dengan fokus pada tahapan inovasi kurikulum PAI dan internalisasi hasil riset dalam pengembangan kurikulum. Kajian ini dilatarbelakangi oleh kebutuhan pembaruan kurikulum PAI agar tidak hanya berorientasi pada transmisi pengetahuan keagamaan, tetapi juga mampu membentuk peserta didik yang religius, kritis, kreatif, kolaboratif, dan responsif terhadap perubahan sosial-keagamaan kontemporer. Artikel ini menggunakan metode kajian pustaka integratif dengan menelaah literatur mutakhir tentang inovasi kurikulum PAI, Project-Based Learning, kurikulum berbasis riset, digitalisasi pembelajaran PAI, Kurikulum Merdeka, dan asesmen autentik. Hasil kajian menunjukkan bahwa inovasi kurikulum PAI berbasis proyek dan riset dapat dikembangkan melalui delapan tahapan, yaitu diagnosis kebutuhan, formulasi tujuan, rekonstruksi materi, desain proyek-riset, implementasi kolaboratif, asesmen autentik, evaluasi berbasis data, serta revisi kurikulum. Internalisasi hasil riset dilakukan dengan menerjemahkan temuan empiris ke dalam tujuan, materi, strategi, media, asesmen, budaya sekolah, dan pengembangan profesional guru PAI. Artikel ini menawarkan model I-PRO, yaitu Identification of Needs, Project and Problem Mapping, Research-Based Curriculum Action, dan Outcome Internalization sebagai kerangka konseptual inovasi kurikulum PAI berbasis proyek dan riset. Model ini menegaskan bahwa kurikulum PAI perlu dikembangkan secara adaptif, berbasis nilai Islam, dan berorientasi pada transformasi pembelajaran. Kata kunci: Inovasi Kurikulum, Pendidikan Agama Islam, pembelajaran berbasis proyek, kurikulum berbasis riset, internalisasi hasil riset.