Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Political Positioning of the Gerindra Party and the National Awakening Party (PKB) in the 2024 Indonesian General Election Fajri Assidiq; Diki Wahyudi
Internasional Journal of Politics and Public Policy Vol. 3 No. 1 (2026): January
Publisher : Konsultan Surya Buanan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70214/3efdg330

Abstract

This study examines the political positioning of the Great Indonesia Movement Party (Gerindra) and the National Awakening Party (PKB) in Indonesia’s 2024 General Election. Both parties represent contrasting ideological foundations and voter bases, making them important cases for analyzing contemporary party competition. Using a qualitative approach based on a literature review of academic studies, media sources, and electoral data, this research applies political marketing and positioning theory to explore how each party constructs and communicates its identity. The findings show that Gerindra adopts a nationalist-populist positioning centered on strong personal leadership, patriotism, and economic sovereignty, which effectively attracts cross-demographic support, particularly among young voters. In contrast, PKB maintains a cultural-religious positioning rooted in moderate Islamic values and strong ties to Nahdlatul Ulama (NU), resulting in a loyal but segmented electorate. Although PKB demonstrates stable electoral growth, its positioning is less competitive compared to Gerindra’s broader appeal. The study concludes that political positioning plays a crucial role in shaping voter preferences and electoral outcomes in Indonesia’s evolving democratic landscape.
Ketergantungan Penerima Bantuan Sosial dan Dampaknya terhadap Kesejahteraan Masyarakat Kota Malang Diki Wahyudi; Azka Rizky; Dewinnisa Thiflingga Ismanto
Jurnal Sosial Humaniora Vol. 3 No. 1 (2026): Juli
Publisher : Konsultan Surya Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70214/jwcm4c85

Abstract

Abstrak Dalam kebijakan kesejahteraan, bantuan sosial merupakan alat penting untuk melindungi kelompok rentan dan miskin dari guncangan ekonomi dan sosial. Namun, jika dukungan rutin dan jangka panjang tidak dipadukan dengan teknik pemberdayaan yang efektif, hal ini dapat menyebabkan ketergantungan di kalangan penerima manfaat. Dengan fokus pada pendapatan, konsumsi rumah tangga, partisipasi tenaga kerja dan kesejahteraan jangka panjang di Kota Malang, studi ini berusaha menganalisis ketergantungan penerima bantuan sosial dan dampaknya terhadap kesejahteraan. Menggunakan metodologi literatur review, studi ini meninjau laporan resmi dan publikasi dari tahun 2023–2025 yang relevan dengan topik ketergantungan kesejahteraan dan bantuan sosial. Analisis dilakukan secara naratif dengan menghubungkan temuan teoretis dan empiris menggunakan kerangka teori ketergantungan kesejahteraan. Temuan studi menunjukkan bahwa bantuan sosial di Kota Malang sangat penting untuk menjaga stabilitas pengeluaran rumah tangga yang rendah dan membantu menurunkan tingkat kemiskinan secara bertahap antara tahun 2023 - 2025. Namun, bantuan sosial memiliki dampak yang relatif kecil dalam meningkatkan pendapatan dan mempromosikan kesejahteraan jangka panjang. Ketergantungan penerima bantuan sosial dapat mengurangi motivasi untuk bekerja dan menunda perjalanan menuju kemandirian finansial, terutama jika dukungan tersebut tidak dipadukan dengan inisiatif pemberdayaan. Studi ini menyoroti pentingnya merevisi program bantuan sosial untuk mendukung kesejahteraan dan kemandirian ekonomi berkelanjutan di perkotaan, selain memberikan perlindungan jangka pendek.