Nurhana Alvianti widyaningsih
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Hubungan Pemberian Asi Eksklusif Dengan Perkembangan Pada Bayi Usia 6-12 Bulan Nurhana Alvianti widyaningsih; Koekoeh Hardjito; Ririn Indriani; Eny Sendra
JURNAL ILKES : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol 17 No 1 (2026): Jurnal Ilkes (Jurnal Ilmu Kesehatan)
Publisher : STIKES Karya Husada Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35966/ilkes.v17i1.402

Abstract

WHO merekomendasikan bahwa bayi harus disusui secara eksklusif sejak lahir hingga 6 bulan. Cakupan ASI di Jawa Timur pada tahun 2021 sebensar 73,6%, namun pada tahun 2022 cakupan tersebut mengalami penurunan menjadi 73,3%. Pemberian Air Susu Ibu (ASI) sangat penting bagi tumbuh kembang yang optimal baik fisik maupun mental dan kecerdasan bayi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pemberian Asi Esklusif dengan perkembangan pada bayi usia 6-12 bulan. Desain penelitian ini studi observasional analitik dengan cross sectional study. Sampel yang di gunakan berjumlah 61 Bayi usia 6-12 Bulan di wilayah kerja puskesmas mojo, dengan Teknik pengambilan sampel simple random sampling. Hasil penelitian menunjukkan bayi yang memperoleh ASI eksklusif sebanyak 46 bayi (75,4%) dan yang tidak memperoleh ASI eksklusif sebanyak 15 bayi (24.6%). Bayi dengan perkembangan normal sebanyak 60 bayi (98,4%) dan abnormal 1 bayi (1,6%). Ini menunjukkan sebagian besar bayi memperoleh ASI secara eksklusif dan perkembangan yang normal. Pada penelitian ini menunjukkan bahwa dalam sampel yang di teliti pemberian ASI Ekslusif tidak berhubungan secara signifikan dengan perkembangan, namun hasil ini tidak menghilangkan pentingnya ASI Ekslusif dalam pertumbuhan dan perkembangan bayi secara keseluruhan. Oleh karena itu rekomendasi pemberian ASI Ekslusif tetap perlu diperhatikan sesuai anjuran pertahanan global