Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk komunikasi spiritual yang dilakukan oleh K.H. Abd. Hafid dalam menyampaikan ajaran Islam serta mengkaji makna dan pengaruhnya terhadap kehidupan sosial keagamaan masyarakat Mandar di Kabupaten Majene. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data diperoleh melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi yang melibatkan keluarga, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta masyarakat yang mengenal dan merasakan pengaruh dakwah K.H. Abd. Hafid. Data yang terkumpul dianalisis melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi spiritual K.H. Abd. Hafid dilakukan melalui berbagai bentuk, yaitu dakwah lisan, keteladanan perilaku (uswah hasanah), pembinaan keagamaan, pendekatan interpersonal, serta keterlibatan aktif dalam kehidupan sosial masyarakat. Komunikasi yang dibangun bersifat persuasif, humanis, dan berorientasi pada pembentukan kesadaran spiritual masyarakat. Melalui pendekatan tersebut, ajaran Islam dapat diterima dengan baik karena disampaikan secara bijaksana, dekat dengan kehidupan masyarakat, dan tetap memperhatikan nilai-nilai budaya lokal Mandar. Adapun makna dan pengaruh K.H. Abd. Hafid terhadap kehidupan sosial keagamaan masyarakat terlihat dari meningkatnya kesadaran beragama, terbentuknya sikap moral yang baik, berkembangnya semangat kebersamaan, serta terjalinnya hubungan sosial yang harmonis. K.H. Abd. Hafid dimaknai sebagai sosok ulama, pendidik, dan pembimbing spiritual yang menjadi panutan masyarakat dalam menjalankan kehidupan beragama dan bermasyarakat.