Kemampuan berpikir kreatif matematis merupakan salah satu kompetensi penting yang perlu dikembangkan dalam pembelajaran matematika karena berperan dalam membantu siswa menghasilkan berbagai ide dan strategi penyelesaian masalah. Namun, kemampuan berpikir kreatif matematis siswa masih tergolong rendah akibat pembelajaran yang cenderung berpusat pada guru dan kurang melibatkan siswa secara aktif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) berbantuan media Engklek Geometri terhadap kemampuan berpikir kreatif matematis siswa kelas VII SMP pada materi bangun datar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian quasi experiment dan desain Nonequivalent Control Group Design. Sampel penelitian terdiri atas dua kelas, yaitu kelas eksperimen yang memperoleh pembelajaran menggunakan model PBL berbantuan media Engklek Geometri dan kelas kontrol yang memperoleh pembelajaran konvensional. Pengumpulan data dilakukan melalui tes kemampuan berpikir kreatif matematis yang diberikan dalam bentuk pretest dan posttest. Data dianalisis menggunakan uji normalitas, uji homogenitas, dan Independent Samples t-Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata nilai posttest kelas eksperimen sebesar 67 lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol sebesar 62. Selain itu, hasil pengujian hipotesis menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara kedua kelompok, sehingga hipotesis alternatif diterima. Temuan ini menunjukkan bahwa penerapan model Problem Based Learning berbantuan media Engklek Geometri mampu meningkatkan kemampuan berpikir kreatif matematis siswa, terutama pada aspek kelancaran (fluency), keluwesan (flexibility), keaslian (originality), dan elaborasi (elaboration). Dengan demikian, model pembelajaran Problem Based Learning berbantuan media Engklek Geometri dapat dijadikan sebagai alternatif pembelajaran yang efektif untuk meningkatkan kemampuan berpikir kreatif matematis siswa pada materi bangun datar.