Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING BERBANTUAN MEDIA ENGKLEK GEOMETRI TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF MATEMATIS SISWA KELAS VII SMP PADA MATERI BANGUN DATAR Defi Putri Aulia; Ariq Naufal Nugroho; Achmad Dedy Yusuf Effendi; Nurwiani; Lia Budi Tristanti
WAHANA PEDAGOGIKA: Jurnal Ilmiah Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 8 No. 1 (2026): WAHANA PEDAGOGIKA: Jurnal Ilmiah Pendidikan dan Pembelajaran
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Unisda Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52166/wp.v8i1.13462

Abstract

Kemampuan berpikir kreatif matematis merupakan salah satu kompetensi penting yang perlu dikembangkan dalam pembelajaran matematika karena berperan dalam membantu siswa menghasilkan berbagai ide dan strategi penyelesaian masalah. Namun, kemampuan berpikir kreatif matematis siswa masih tergolong rendah akibat pembelajaran yang cenderung berpusat pada guru dan kurang melibatkan siswa secara aktif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) berbantuan media Engklek Geometri terhadap kemampuan berpikir kreatif matematis siswa kelas VII SMP pada materi bangun datar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian quasi experiment dan desain Nonequivalent Control Group Design. Sampel penelitian terdiri atas dua kelas, yaitu kelas eksperimen yang memperoleh pembelajaran menggunakan model PBL berbantuan media Engklek Geometri dan kelas kontrol yang memperoleh pembelajaran konvensional. Pengumpulan data dilakukan melalui tes kemampuan berpikir kreatif matematis yang diberikan dalam bentuk pretest dan posttest. Data dianalisis menggunakan uji normalitas, uji homogenitas, dan Independent Samples t-Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata nilai posttest kelas eksperimen sebesar 67 lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol sebesar 62. Selain itu, hasil pengujian hipotesis menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara kedua kelompok, sehingga hipotesis alternatif diterima. Temuan ini menunjukkan bahwa penerapan model Problem Based Learning berbantuan media Engklek Geometri mampu meningkatkan kemampuan berpikir kreatif matematis siswa, terutama pada aspek kelancaran (fluency), keluwesan (flexibility), keaslian (originality), dan elaborasi (elaboration). Dengan demikian, model pembelajaran Problem Based Learning berbantuan media Engklek Geometri dapat dijadikan sebagai alternatif pembelajaran yang efektif untuk meningkatkan kemampuan berpikir kreatif matematis siswa pada materi bangun datar.
Pengaruh media pembelajaran GeoAR (Geometry Augmented Reality) dengan pendekatan Problem-Based Learning terhadap hasil belajar bangun ruang siswa SMP kelas IX Defi Putri Aulia; Intan Nur Ro'in Wijayanti; Mohammad Syafiqur Rohman; Jauhara Dian Nurul Iffah; Syarifatul Maf’ulah
Cakrawala Vol 5, No 1 (2026): Juni
Publisher : Institut Teknologi Dirgantara Adisutjipto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28989/cakrawala.v5i1.3783

Abstract

Pembelajaran geometri di tingkat SMP membutuhkan kemampuan visualisasi spasial yang baik, sedangkan media dua dimensi konvensional sering kali belum mampu mendukung pemahaman konsep secara optimal. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh penggunaan media pembelajaran Geometry Augmented Reality (GeoAR) terhadap hasil belajar siswa pada materi geometri ruang. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain pra-eksperimental tipe one-group pretest-posttest. Subjek penelitian adalah siswa kelas IX-A SMPN 5 Jombang tahun ajaran 2025/2026. Data dikumpulkan melalui tes hasil belajar sebelum dan sesudah penggunaan GeoAR. Analisis data dilakukan menggunakan uji normalitas Shapiro-Wilk dan Uji Peringkat Bertanda Wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan nilai signifikansi Wilcoxon sebesar 0,000 (< 0,05), sehingga terdapat perbedaan signifikan antara hasil belajar sebelum dan sesudah perlakuan. Sebanyak 29 dari 30 siswa mengalami peningkatan nilai setelah menggunakan GeoAR. Temuan ini menunjukkan bahwa GeoAR berdampak positif terhadap hasil belajar geometri ruang dan berpotensi menjadi media pembelajaran inovatif yang interaktif dan bermakna.
Pengembangan Instrumen Tes Kemampuan Berpikir Kreatif Matematis Materi Bangun Datar Pada Siswa SMP Defi Putri Aulia; Ariq Naufal Nugroho; Ahmad Dedy Yusuf Effendi; Syarifatul Maf’ulah
Jurnal Kiprah Pendidikan Vol. 5 No. 2 (2026): Jurnal Kiprah Pendidikan | April 2026
Publisher : Program Studi Pendididikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33578/kpd.v5i2.p127-138

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan instrumen tes kemampuan berpikir kreatif matematis pada materi bangun datar yang valid, praktis, dan efektif untuk siswa SMP. Penelitian ini adalah penelitian pengembangan dengan model ADDIE yang meliputi tahap analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Produk yang dikembangkan adalah instrumen tes berpikir kreatif matematis (TBKM). Tes berisi masalah materi bangun datar. Masalah disusung mengacu pada empat indikator kemampuan berpikir kreatif matematis, yaitu kelancaran (fluency), keluwesan (flexibility), keaslian (originality), dan elaborasi (elaboration). Instrumen penelitian ini adalah lembar validasi ahli dan angket respon siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa instrumen tes memiliki tingkat kevalidan tinggi dengan persentase validasi ahli sebesar 85,71% dan 88,57%. Hasil angket respons siswa menunjukkan tingkat kepraktisan sebesar 82,9% dengan kategori praktis. Hasil implementasi intrumen TBKM menunjukkan jika TBKM mampu mengukur semua indikator berpikir kreatif, sehingga TBKM memenuhi aspek efektif. Jadi TBKM yang dikembangkan dinyatakan valid, praktis, dan efektif serta layak digunakan sebagai alternatif penilaian kemampuan berpikir kreatif matematis siswa SMP pada materi bangun datar.