p-Index From 2021 - 2026
0.408
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Sinteza CERATA
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Review Artikel: Metode Analisis Kandungan Asam Retinoat Pada Sediaan Krim Layla Fatihatussir; Risma Fitriani; Galuh Suli Pitaloka; Nur Azizah; Baiq Khaeratinnisa; Eskarani Tri Pratiwi
CERATA Jurnal Ilmu Farmasi Vol 17 No 1 (2026): Cerata Jurnal Ilmu Farmasi
Publisher : Universitas Muhammadiyah Klaten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61902/cerata.v17i1.1425

Abstract

Kosmetika merupakan bahan atau sediaan yang digunakan pada bagian luar tubuh manusia (epidermis, rambut, kuku, bibir, dan organ genital bagian luar), atau gigi dan membran mukosa mulut, dengan tujuan untuk membersihkan, mewangikan, mengubah penampilan memperbaiki atau melindungi dari bau badan, dan memelihara tubuh pada kondisi baik. Krim pemutih wajah masih banyak yang mengandung bahan kimia berbahaya, seperti asam retinoat. Penggunaan asam retinoat tanpa pengawasan medis dapat menimbulkan efek samping seperti kulit kering, iritasi, dan bahkan berpotensi membahayakan janin. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dan membandingkan beberapa metode analisis, baik secara kualitatif maupun kuantitatif, yang digunakan untuk mendeteksi kandungan asam retinoat dalam krim pemutih. Hasil review menunjukkan bahwa metode yang umum digunakan untuk analisis kualitatif yaitu uji warna SbCl₃ dan Kromatografi Lapis Tipis (KLT), sedangkan untuk analisis kuantitatif meliputi Spektrofotometri UV-Vis, HPLC, dan UHPLC. Di antara semua metode, Ultra High Performance Liquid Chromatography (UHPLC) dinilai paling unggul karena mampu memberikan hasil yang akurat, presisi tinggi, sensitif, serta efisien dari segi waktu dan biaya.
Pengaruh Ukuran Partikel Simplisia Daun Rhizophora mucronata terhadap Profil FTIR yang Dikombinasi dengan Kemometrik Lina Permatasari; Neneng Rachmalia Izzatul Mukhlishah; Legis Ocktaviana Saputri; Selvira Anandia Intan Maulidya; Alfini Junaida; Risma Fitriani; Dzakiyyah Sulthanah Ahmad; Nisa Isnaini
Sinteza Vol. 6 No. 2 (2026): August
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/sinteza.v6i2.34383

Abstract

Rhizophora mucronata leaves contain various secondary metabolites that contribute to several pharmacological activities. The extraction efficiency and metabolite composition can be influenced by several factors, including the particle size of plant materials. This study aimed to evaluate the effect of particle size of R. mucronata leaves on their secondary metabolite composition using Fourier Transform Infrared (FTIR) spectroscopy combined with chemometric analysis. Dried leaves were ground and sieved into different particle sizes (4000 μm, 2000 μm, 500 μm, 177 μm, and 105 μm) using mesh sizes 5, 10, 35, 80, and 140. Each sample was extracted by ultrasound-assisted extraction (UAE) using 96% ethanol. The chemical profiles of the extracts were analyzed using FTIR spectroscopy. The dominant wavenumbers were further evaluated using Principal Component Analysis (PCA) and Hierarchical Cluster Analysis (HCA). The results showed that smaller particle sizes produced higher extraction yields. FTIR spectra revealed the presence of functional groups including O–H, C=O, C–O, and aromatic groups. Biplot on PCA indicated that O–H and C=O functional groups strongly influenced samples with particle sizes of 500 µm and 105 µm. The score plot classified the five samples into three groups: 105 µm and 500 µm (Group I), 2000 µm and 4000 µm (Group II), and 177 µm (Group III). Meanwhile HCA revealed high similarity (79.49%) between the 105 µm and 500 µm samples, while the sample 4000 µm and 105 µm  showed low similarity (24.50%). These findings indicate that particle size significantly influences the composition of extracted secondary metabolites.