This Author published in this journals
All Journal PESHUM
Cukup Islamiarso
Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Best Practice Model Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Berbasis Deep Learning untuk Meningkatkan Higher Order Thinking Skills Siswa Cukup Islamiarso; Darmanto Darmanto; Abdurrahmansyah Abdurrahmansyah; Nurlaila Nurlaila
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 4: Juni 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i4.16686

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan best practice model pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) berbasis deep learning dalam meningkatkan Higher Order Thinking Skills (HOTS) siswa. Latar belakang penelitian ini berangkat dari tuntutan pembelajaran abad ke-21 yang menekankan pengembangan kemampuan berpikir kritis, kreatif, kolaboratif, dan komunikatif, sementara pembelajaran PAI masih cenderung berfokus pada aspek kognitif tingkat rendah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode library research melalui pengumpulan data dari berbagai sumber ilmiah berupa jurnal, buku, dan penelitian relevan. Analisis data dilakukan dengan teknik analisis isi (content analysis) melalui tahapan reduksi data, penyajian data, interpretasi, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pembelajaran PAI berbasis deep learning mampu meningkatkan HOTS siswa melalui proses pembelajaran yang bermakna, reflektif, dan kontekstual. Aktivitas pembelajaran yang menekankan eksplorasi, kolaborasi, pemecahan masalah, serta refleksi nilai-nilai keislaman terbukti mendorong siswa untuk berpikir tingkat tinggi dan mengaitkan konsep agama dengan kehidupan nyata. Dengan demikian, best practice model pembelajaran PAI berbasis deep learning merupakan pendekatan inovatif yang efektif dalam meningkatkan kualitas pembelajaran dan HOTS siswa di era Kurikulum Merdeka.