Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pengaruh Kualitas Produk, Promosi dan Nilai Pelanggan terhadap Keputusan Pembelian Donat Eco Yossie Andika Hermawan; Putro Bagus Prasetyo; Makmur Sujarwo
Journal of Innovative and Creativity (Joecy) Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i2.11813

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menguji bagaimana kualitas produk, pemasaran, dan nilai pelanggan memengaruhi keputusan UMKM di Kota Tegal untuk membeli Donat Eco. Bisnis harus memahami variabel-variabel yang dapat memengaruhi penilaian konsumen saat memilih produk karena persaingan yang semakin ketat di sektor kuliner. Keputusan pembelian konsumen dianggap sangat dipengaruhi oleh faktor-faktor seperti kualitas produk, periklanan, dan nilai pelanggan. Penelitian ini menggabungkan metode survei dengan metodologi kuantitatif. Pelanggan yang telah membeli Donat Eco diberikan survei untuk diisi guna mengumpulkan data. Pengambilan sampel bertujuan (purposive sampling) digunakan untuk memilih sampel penelitian, dan responden harus berusia minimal 17 tahun dan telah melakukan setidaknya satu transaksi. Regresi linier berganda digunakan dalam analisis data untuk menentukan bagaimana setiap variabel memengaruhi keputusan pembelian konsumen. Temuan menunjukkan bahwa keputusan untuk membeli Donat Eco dipengaruhi secara positif oleh kualitas produk, pemasaran, dan nilai pelanggan. Produk berkualitas tinggi dapat meningkatkan kebahagiaan dan kepercayaan pelanggan, yang mendorong pembelian. Promosi yang menarik dan edukatif membantu meningkatkan kesadaran dan minat pelanggan terhadap produk. Di sisi lain, nilai pelanggan yang tinggi memperkuat keputusan pembelian dengan memberikan kesan kepada pelanggan bahwa keuntungan yang mereka terima sebanding dengan biaya yang mereka keluarkan. Ketiga faktor ini bekerja bersama untuk meningkatkan keputusan pembelian pelanggan. Hasil penelitian ini mengungkapkan bahwa peningkatan kualitas produk, manajemen promosi yang efisien, dan penyediaan nilai pelanggan yang optimal merupakan taktik penting untuk meningkatkan daya saing dan penjualan Donat Eco.
REKONSILIASI STRATEGI MANAJEMEN DI ERA DISRUPSI DIGITAL: INTEGRASI TECHNOPRENEURSHIP, QUALITY 4.0, DAN ARTIFICIAL INTELLIGENCE Yudhistira Brilliant Sulistio; Andika Chandra Purnama; Yossie Andika Hermawan; Wikki Setiawan Hakkim Dwi Saputra; Putro Bagus Prasetyo; Makmur Sujarwo
Journal of Innovative and Creativity (Joecy) Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i2.11846

Abstract

Era ekonomi digital memicu pergeseran paradigma manajerial dari pendekatan konvensional intuitif menuju tata kelola berbasis data (data-driven governance) yang menuntut ketahanan strategis organisasi yang tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan merumuskan rekonstruksi strategi manajemen melalui integrasi konsep technopreneurship, manajemen inovasi, kepemimpinan adaptif berskala Quality 4.0, serta pemanfaatan kecerdasan buatan (artificial intelligence). Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi pustaka (library research), data sekunder dianalisis secara mendalam melalui tahapan reduksi, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil pembahasan menunjukkan bahwa akselerasi kinerja dan daya saing usaha baru tidak semata-mata ditentukan oleh kecanggihan infrastruktur teknologi, melainkan oleh efisiensi eksekusi manajerial. Penerapan kerangka kerja Lean Startup melalui pencarian product-market fit yang iteratif, optimalisasi aset strategis berbasis Resource-Based View (RBV), dan otomatisasi operasional berbasis AI terbukti signifikan mampu memangkas biaya overhead sekaligus mendesain ulang model bisnis menjadi lebih fleksibel dan eksponensial (scalable). Kendati sektor usaha baru masih dibayangi oleh kendala literasi digital dan keterbatasan talenta, sinergi antara pendekatan teknologi tinggi (high-tech) dengan sentuhan kemanusiaan yang kuat (high-touch) menjadi pilar pertahanan strategis yang esensial. Penelitian ini menyimpulkan bahwa untuk menjamin keberlanjutan bisnis di pasar yang kompetitif, organisasi wajib membangun budaya tim yang inklusif, adaptif, dan transparan dalam kerangka keputusan yang etis.
Peran Akuntansi Manajemen Dalam Mitigasi Risiko Rantai Pasok Pada Perusahaan Ritel Moh. Zaky Banuardi; Wikki Setiawan Hakkim Dwi Saputra; Andika Chandra Purnama; Yudhistira Briliant Sulistio; Putro Bagus Prasetyo; Yossie Andika Hermawan; Sumarno Sumarno
Journal of Innovative and Creativity (Joecy) Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sektor ritel memiliki tingkat kerentanan yang tinggi terhadap gangguan rantai pasok, mulai dari keterlambatan pengiriman, fluktuasi harga vendor, hingga risiko penumpukan persediaan mati (dead stock). Akuntansi manajemen tidak lagi sekadar berfungsi sebagai alat pelaporan keuangan internal konvensional, melainkan telah bertransformasi menjadi instrumen strategis dalam mendeteksi dan memitigasi risiko operasional tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan memetakan kontribusi serta instrumen akuntansi manajemen yang efektif dalam memitigasi risiko rantai pasok pada perusahaan ritel. Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur (Literature Review) dengan menganalisis secara mendalam 15 jurnal ilmiah nasional dan internasional terindeks bereputasi. Hasil analisis literatur menunjukkan bahwa instrumen akuntansi manajemen seperti Activity-Based Costing (ABC), Strategic Management Accounting (SMA), penganggaran fleksibel, dan integrasi Sistem Informasi Akuntansi (SIA) berbasis ERP terbukti secara signifikan mampu menekan risiko finansial akibat ketidakpastian stok (stockout) dan distorsi informasi permintaan (bullwhip effect). Implikasi dari penelitian ini menegaskan pentingnya modernisasi fungsi akuntansi manajemen dari yang bersifat reaktif menjadi preventif guna menjaga ketahanan (resilience) bisnis ritel.