Sherly Angeline
SEKOLAH TINGGI MANAJEMEN BISNIS MULTI SARANA MANAJEMEN ADMINISTRASI DAN REKAYASA TEKNOLOGI

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENGARUH BUDAYA ORGANISASI DAN KOMUNIKASI INTERNAL TERHADAP PRODUKTIVITAS KERJA DENGAN LOYALITAS KARYAWAN SEBAGAI VARIABEL MEDIASI PADA PT. GABION CIPTA SEJAHTERA MEDAN Iventura Fitra Uli Tamba; Robin Robin; Sherly Angeline
Journal of Innovative and Creativity (Joecy) Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i2.11853

Abstract

Budaya organisasi dan komunikasi internal merupakan faktor strategis yang menentukan tingkat produktivitas kerja karyawan. Semakin baik budaya organisasi dan kelancaran arus informasi di dalam perusahaan, maka semakin tinggi pula kinerja yang dihasilkan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh budaya organisasi dan komunikasi internal terhadap produktivitas kerja, serta menguji peran loyalitas karyawan sebagai variabel mediasi pada PT. Gabion Cipta Sejahtera Medan. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan asosiatif. Populasi berjumlah 54 orang karyawan dan staf, sehingga digunakan teknik sensus untuk pengambilan sampel. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner dengan skala Likert 1–5. Analisis data meliputi uji validitas, reliabilitas, asumsi klasik, regresi linier berganda, uji t, uji F, dan analisis jalur untuk menguji efek mediasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa budaya organisasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap produktivitas kerja (t = 2,719; sig = 0,001 < 0,05). Komunikasi internal juga berpengaruh positif dan signifikan (t = 2,154; sig = 0,000 < 0,05), serta loyalitas karyawan berpengaruh positif dan signifikan (t = 2,060; sig = 0,001 < 0,05). Secara simultan, ketiga variabel berpengaruh signifikan dengan nilai F = 5,543 dan sig = 0,002 < 0,05. Koefisien determinasi sebesar 52,5% berarti variabel penelitian menjelaskan 52,5% variasi produktivitas kerja, sedangkan sisanya dipengaruhi faktor lain. Loyalitas karyawan terbukti berperan sebagai variabel mediasi yang memperkuat hubungan antara budaya organisasi dan komunikasi internal terhadap produktivitas kerja.